Hadits Ibnu Rusyd tentang keutamaan menuntut ilmu

Ibnu Rusyd, nama lengkapnya Abu al-Walid Muhammad ibnu Ahmad Ibnu Muhammad ibnu Ahmad ibnu Ahmad ibnu rusyd, lahir di Cordova, Andalus pada tahun 520 H/ 1126 M, sekitar 15 tahun setelah wafatnya abu Hamid al-Ghazali.  Ayahnya dan kakeknya menjadi hakim-hakim agung di Andalusia. Ibnu Rusyd sendiri menjabat hakim di Sevilla dan Cordova pada saat terjadi hubungan politik yang penting antara Andalusia dengan Marakasy, pada masa Khalifah al-Manshur. Dia-lah seorang ulama yang pendapatnya tentang ilmu Filsafat berseberangan dengan Imam al Ghazali. Di dunia Eropa dikenal dengan nama Averoos, kitab-kitabnya banyak diterjemahkan oleh para sarjana Barat yang menginspirasi terjadinya kebangkitan Eropa.

Berikut adalah hadits-hadits yang diungkapkan beliau tentang keutamaan ilmu. Diambil dari karya beliau berjudul “Hidayatul Muta’allamiin”, diterjemahkan oleh KH. Zainal Umam Amin, Lc., pengasuh PP Hasyim Asy’ari Bangsri, Jepara.

.

1. Dari Abdullah ibn Ablas Ra. Sesungguhnya beliau berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa dari umatku yang menghafalkan satu hadis, maka dia mendapatkan pahala tujuh puluh satu Nabi yang terpercaya.

(ketahuilah saudaraku, yang dimaksud dengan menghafalkan satu hadis adalah orang yang menyampaikan kepada orang lain satu hadis sekalipun tidak hafal dan tidak faham maknanya. Maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahalanya 71- nabi yang terpercaya)

.

2. Dari Nabira’ ibn’Azib Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa yang mempelajari 2 (dua) hadis dan mengamalkannya, atau mengajarkan kepada orang lain dan orang tersebut mengamalkannya, itu lebih baik baginya daripada ibadah selama 60 tahun.

.

3. Dari Abi Umamah Al-Bahily Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: barangsiapa yang pergi pagi-pagi ke masjid untuk belajar kebaikan atau mengajarkan kebaikan, maka dia berhak mendapatkan pahala seperti pahalanya orang haji yang sempurna.

.

4. Dari Abi Umamah berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Luqman berkata kepada anaknya: “Wahai anakku, duduklah di hadapan ulama dan dengarkanlah perkataan ahli hikmah, sesungguhnya Allah Swt. menghidupkan hati dengan cahaya ilmu dan hikmah sebagaimana Allah menghidupkan Bumi dengan Air hujan.

.

5. Dari Anas ibn Malik Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Perumpamaan ulama di bumi sebagaimana bintang-bintang yang menerangi kegelapan di darat dan di lautan, jikalau bintang-bintang hilang maka akan tersesat orang yang memberikan petunjuk.

.

6. Dari Ibn Mas’ud Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa yang belajar satu macam ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain karena Allah Swt., maka Allah akan memberikan pahala tujuh puluh Nabi.

.

7. Dari Anas ibn Malik Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa yang pergi menuntut satu macam llmu, maka para malaikat akan mengelilingi menghormatinya, burung di udara dan ikan di air mendo’akannya dan Allah menempatkannya di tempatnya tujuh puluh orang yang mati Syahid.

.

8. Dari Abdullah ibn Umar Ra. berkata: Rasulullah Saw bersabda: Jikalau ada lautan api antara kamu dan ilmu, maka lewatilah lautan itu demi ilmu. Sesungguhnya setiap sesuatu pasti ada jalannya, dan jalan surga adalah ilmu.

.

9. Dari Mu’adz ibn Jabal Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Allah Swt. membuka pintu langit dengan do’anya orang alim, sementara satu macam ilmu yang dipelajari oleh seorang mukmin dan tidak diamalkannya itu lebih baik dari pada ibadah setahun.

.

10. Dari A’uf ibn Malik Al-Asju’i Ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: Barangsiapa yang mempelajari satu masalah maka Allah Swt. akan mengalungkannya besok pada hari qiamat seribu kalung dari cahaya, dan Allah mengampuninya seribu dosa, dan Allah membangunkannva kota yang terbuat dari emas dan Allah menuliskan setiap rambut yang ada di badannya satu haji dan umroh.

.

One thought on “Hadits Ibnu Rusyd tentang keutamaan menuntut ilmu

  1. Dalam kitab Al-Wafi fi syarkhil arba`in An-Nawawi karya : Dr. Musthofa Al-Bugho disebutkan :

    شرط تحقق التقوى : لا تتحقق التقوى بمعانيها ولا تؤتي ثمارها الا اذا توفر العلم بدين الله تعالى لدى المسلم ليعرف كيف يتقى الله عز وجل ( انما يخشى الله من عباده العلماء ) : فاطر 28, لأن الجاهل لا يعرف ما يجب عليه فعله وما يجب عليه تركه , ولذلك كان العلم افضل العبادات وطريق وصول الى الجنة وعنوان ارادة الخير بالمرء ,

    Artinya :

    Syarat kenyataan/kepastian sebuah ketakwaan :

    Tidaklah nyata makna sebuah ketakwaan dan tidak juga mendapatkan buah ketakwaan kecuali apabila seorang muslim memperbanyak /menyempurnakan diri terhadap ilmu agama Alloh ta`ala supaya ia mengetahui bagaimana bertakwa kepada Alloh `azza wa jalla ( Sesungguhnya yang takut kepada Alloh diantara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama ) Fathir : 28.
    Karena orang yang bodoh tidak dapat mengetahui apa yang wajib dikerjakan olehnya dan juga tidak mengetahui apa yang wajib ditinggalkannya, oleh karenanya ilmu lebih utama dari pada ibadah dan dengan ilmu itu juga sebagai jalan sampainya ke surga dan sebagai alamat /tanda bagi seseorang untuk berkehendak / berkeinginan melakukan kebaikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s