Simulasi Rukyatul Hilal 1 Ramadlan 1430 H

Berikut adalah Simulasi Software tentang Rukyatul Hilal – awal Ramadlan 1430 Hijriyah. Ini adalah sekaligus akhir bulan sya’ban 1430 H.

Dari hasil simulasi, 1 Ramadlan 1430 H insya Allah jatuh pada tanggal 22 Agustus 2009.

Simulasi rukyatul hilal 1 ramadlan 1430 H diambil pada tanggal 21 Agustus 2009, saat maghrib (sunset terjadwal pukul 17.48 wib), lokasi Sleman Jogjakarta (6° 28′ S, 108° 18′ E). Pada saat itu posisi bulan sudah sangat dimungkinkan untuk di-rukyat, yaitu dengan posisi Azimuth:    274° 57.228′, dan Altitude:    11° 3.735′

Berikut adalah hasil gambarnya,

Sehari sebelumnya, 20 Agustus 2009 saat maghrib (sunset) 17.48 wib. Terlihat gambar sebagai berikut,

20Ags2009_5_48pm

Pada saat ini bulan masih di bawah ufuk saat sunset, Azimuth: 279° 48.658′, Altitude: -1° 59.037′. Artinya kecil kemungkinan (hampir tak mungkin) dapat di-rukyat, yang berarti keesokan harinya masih sya’ban.

Gambar di bawah adalah 21 Agustus 2009 saat maghrib (sunset) 17.48 wib. Terlihat gambar sebagai berikut,

21Ags2009_5_48pm

Local Time:    8/21/2009 5:48:00 PM, Location:    Sleman, Indonesia, Latitude:    6° 28′ S, Longitude:    108° 18′ E

Keterangan posisi bulan,

Name:    The Moon
Age of Moon:    Waxing Crescent, 1.17 days old
Object type:    Moon
Rises:    8/21/2009 at 6:18:29 AM
Transit:    8/21/2009 at 12:28:27 PM
Sets:    8/21/2009 at 6:38:06 PM

Azimuth:    274° 57.228′
Altitude:    11° 3.735′

Dari hasil simulasi ini, 1 Ramadlan 1430 H insya Allah jatuh pada tanggal 22 Agustus 2009.

.

PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1430 H jatuh bertepatan tanggal 22 Agustus 2009. Diprediksi penetapan awal Ramadan oleh Muhammadiyah tidak berbeda dengan penetapan pemerintah nanti.

PERHATIAN:

Ini semua hanyalah simulasi, ketepatannya tidak 100%. Bisa benar..bisa juga salah.

Pemerintah insya Allah akan melakukan rukyatul hilal pada tanggal 20 atau 21 Agustus 2009. Untuk penentuan 1 Ramadlan 1430 H, penulis tetap menunggu keputusan pemerintah berdasarkan rukyatul hilal yang sebenarnya. Inilah madzab yang ku ikuti.

.

Semoga manfaat.

Wallahu a’lam.

3 thoughts on “Simulasi Rukyatul Hilal 1 Ramadlan 1430 H

  1. Assalamu Al. Wr. Wb.

    Kita mulai menghitung malam 1 Ramadlan 1439H, yang diprediksi pada tanggal 21 Agustus 2009 mulai maghrib. Kita tunggu saja malam 15 Ramadlan 1430H nanti. Kita berharap pada hitungan tiap malam bertepatan dengan pada hitungan malam ke 15 Purnama terbit.
    Begitu juga kelak Syawal. Ketika dimulai malam pertama 1 syawal 1430H, saat masuk maghrib tanggal 19 september 1430H, besok paginya 20 September 2009M kita shalat ied. Terus saja dihitung hinggam malam ke 15. Kalau tepat purnama terbit pada malam ke 15 itu, berarti penetapan tanggal 1 Syawal sudah betul.
    Bukan hanya Ramadlan, tapi bulan qamariyah lainnya juga sama.

    wassalam.

  2. Menurut saya, apa yang tersaji memperkuat suatu pendapat bahwa “rukyat” harus memberikan peluang bagi “rukyat bil ‘ilmi”. Pada kenyataannya, hasil hisab yang menunjukkan hilal masih berada di bawah ufuk, tidak memungkinkan seorang pun dengan alat apalagi tanpa alat dapat melihat hilal. Ketika pada kondisi itu seseorang menyatakan melihat hilal, maka kuat dugaan orang tersebut “tidak dapat dipercaya”. Wallaahu a’lam.

    –> Terima kasih. Kami berusaha untuk mengacu pada ahlinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s