Hadits Memakai Peci dan Surban

Banyak sekali hadits yg menjelaskan tentang sunnahnya peci/tutup kepala, dan memang itu kebiasaan Rasul saw dan para sahabat radhiyallahu’anum. Di antaranya :

Ibn Umar ra jika berwudhu ia mengangkat pecinya dan membasahi rambutnya (Sunanul Kubra oleh Imam Albaihaqi)

dari Said bin Abdillah bin Dhirar ra berkata : Aku melihat anas bin Malik keluar dari kakus dengan peci putihnya, lalu mengusap pecinya. (Mushannif Ibn Abdurrazzaq)

berkata Hisyam bin Urwah ra, kulihat Zubair ra melakukan tawaf dan ia memakai peci (Akhbar Makkah oleh Imam Al Faakihiy)

Khalid bin Walid ra dalam peperangan Yarmuk, lalu ia mencari cari pecinya, dan tidak kunjung jumpa, maka peperangan berlangsung dan ia terus mencari pecinya hingga ia menemukannya, dan peci itu sudah usang, ia berkata : Aku hadir saat Rasul saw mencukur rambutnya, dan kutaruh sehelai rambut beliau saw dipeci ini, dan sejak itu aku selalu menang dalam peperangan (Ma’jamul Kabir oleh Imam Attabraniy)

Rasul saw menceritakan kemuliaan dan tingkatan para syuhada, lalu beliau mengangkat kepala beliau saw dan terjatuh peci beliau saw dari kepalanya (Musnad Ahmad dan Sunan Imam Tirmidziy)

.

Berikut hadits bahwa Rasul saw memakai imamah (sorban di kepala):

1. dari Amr bin Umayyah ra dari ayahnya berkata : Kulihat Rasulullah saw mengusap surbannya dan kedua khuffnya (Shahih Bukhari Bab Wudhu, Al Mash alalKhuffain).

2. dari Ibnul Mughirah ra, dari ayahnya, bahwa Rasulullah saw mengusap kedua khuffnya, dan depan wajahnya, dan atas surbannya (Shahih Muslim Bab Thaharah)

3. para sahabat sujud diatas Surban dan kopyahnya dan kedua tangan mereka disembunyikan dikain lengan bajunya (menyentuh bumi namun kedua telapak tangan mereka beralaskan bajunya krn bumi sangat panas untuk disentuh). saat cuaca sangat panas. (Shahih Bukhari Bab Shalat).

4. Rasulullah saw membasuh surbannya (tanpa membukanya saat wudhu) lalu mengusap kedua khuff nya (Shahih Muslim Bab Thaharah)

Masih belasan hadits shahih meriwayatkan tentang surban ini, mengenai hadits hadits dhoif yg mereka katakan tentang kemuliaan surban, seandainya kesemua hadits itu tidak ada, cukuplah hadits Nabi saw : “Barangsiapa yg tak menyukai sunnahku maka ia bukan golongangku” (Shahih Bukhari).

Memakai surban lebih afdhal, namun Rasul saw selalu memakai tutup kepala, maka peci merupakan sunnah.

Wallahu a’lam

.

Sumber: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=20135&catid=8

17 thoughts on “Hadits Memakai Peci dan Surban

  1. …sayang kalo cuma berjenggot tapi ngga berkopyah. itu bisa bedain yg byk bejenggot skrg ini. Kalo dipasangin ama kopyah kan jd jelas antum siapa, dan jadi lebih ati2 melangkah kemana

  2. Apakah Anda sudah membaca buku “Hadits-Hadits Bermasalah” karya Prof.Dr. KH. Ali Mustafa Ya’qub, disitu dengan jelas digambarkan tentang kedudukan surban, dan yang paling menarik disitu jg dibahas tentang kualitas Hadits mengenai peci dan surban.

    Saya merekomendasikan buku tersebut untuk anda baca, sebagai bentuk komparasi dalil.

    tapi terlepas itu semua artikel anda sangat menarik, terus berbagi!…

    • Tidak perlu mengutak-atik derajat kesahihan hadits karena kita belum memenuhi syarat sebagai seorang muhaddits,cukuplah kita berusaha terus belajar dan mengamalkan ilmu serta terus menjadi seorang hamba Allah yang ta’at terhadap Allah dan Rosulnya. Meributkan masalah hadits dan menyalahkan amalan sesama saudara muslim hanya akan menyia-nyiakan waktu kita untuk beramal sholih dan hanya menambah lebar keretakan ukhuwah Islamiyah diantara sesama muslim,..renungkanlah
      saudaraku

  3. Maaf, kepala saya kebetulan tidak bulat kepala sempurna (he…. bener nggak sih bahasanya), kalo pake kopyah (juga helm) posisinya jadi nggak lurus kedepan alias miring kesamping, lagipula kalo dipake sering jatuhnya. Kalo shalat, bgitu ruku’ biasanya kopyah jatuh, kalau ruku’ nggak jatuh… ya tunggu di sujud… biasanya jatuh juga….. gimana donk….. Shalat jadi nggak khusyu’ gara-gara kopyah…
    Its ok ! kita bisa blajar agama mulai dari yang kcil-kcil dulu lah…

  4. @ imm
    kata sape?? ati2 nganggep sunnah, sbagaimana ati2 nganggep bid’ah. prnah d masjid yg ane tmpatin (ane tgl d msjd), cm gara2 g pake kopiah, si fulan kurang dianggap bwt jd imam. pdhl dia yg plg bagus bacaanny, plg fasih tilawahny, lbh bnyk hflnny, & insya allah plg faham al-quran. slayakny qt lbh faham akan sunnah. ilmu qabla amal. jd, yg mw pke pnutup kpala ya monggo, tp g smw org kpalany pntes pke kopiah, kya cak arifin d atas nh. he2..
    no jidal please..:)
    ok, let’s fastabiqul khairat..:)

  5. btw, klo make kopiah/peci/kurban/imamahnya dgn niat ittiba’ rasul saw., insya allah dpt pahala sunnah jg, ‘tul ga?

  6. Assalamualaikum
    buat Mr.Arifin nih…
    kalo memang kepala nya tidak bulat serr ya jagn pake kopyah atau peci yang segi panjang tapi pake peci yang bulat yang sesuai ama bentuk kepala kita…kan banyak tuh diual ditoko baju muslim atau pasar2…trus ukurannya dibuat agak sedikit sesak…jadi tidak mudah jatuh,,,,smoga berhasil ya…
    buat penulis link nya udah aku copy nih ke bog ku…jangan lupa link saya dimunculin juga ya, terimakasih lho sebelumnya..oh ya pake nama penyejuk hatiku aja ya…lnk nya http://www.penyejukhatiku.co.cc/
    assalamualaikum.wr.wb

    –> Wa’alaikum salam wrwb. Terima kasih mas.. salam kenal. Sudah ku tambahkan.

  7. Ass hamba Allah..
    sunnah memang bukan wajib..
    tp mngapa kt hrs mngikuti sunnah rasul?
    krn,tanpa kt mengikuti sunnah rasul, siapa lagi yang akan jadi panutan ? dan sypa yang mau menolong kita di yaumil Qiyamah nanti kl kita tidak mengikuti sunnahny?!!
    hanya Rasulullah lah yang di beri hak dari Allah SWT yaitu safaat..
    mang gak mau kt tdk dapat safaat dari Rasulullah..
    Belajar tuh kl bisa jangan lewat buku.. kl bisa ada gurunya..!!
    sypa yang mau tanggung jawab atas ilmu yang kita pelajari nantinya..
    setan?!!pelajari lah dari kitab n alim ulama (GURU)..

    terima kasih ..
    wa’alaikum salam wr.wb.

    • ya …….syaikh muhammad bin abdulwahhab pun tidak pernah membuat aliran””wahabi””istilah ini tdk beliau lebellkan dlm dakwahnya,sehingga munculah mnsia manusia yg ada penyakit dalam hatinya yg ingin menjauhkan umat dari dakwahnya yang mulia yaitu dakwah tauhid yang berdasarkan manhaj alquran dan sunnah dan manhaj para ulama”sebelumnya…….saran saya buat sahabat seiman;janganlah kita mengatakan sesuatu yg kita tidak memiliki pengetahuan tentangnya……mari instropeksi diri……

  8. Assalamu’alaikum wr.wb.
    slama ni saya pake peci buat mnahan rambut depan biar gak ngganggu waktu shalat. so pake pecinya cuma kadang-kadang doank. yang jadi pertanyaan, klo di zaman Rasul SAW peci tu fungsinya buat apa y, sampe2 waktu perang masih pake juga?
    Terimakasih & Wassalam wr.wb…

  9. Dulu waktu saya masih kecil banyak orang yang sholat memakai songkok/peci hitam. Tapi sekarang saya lihat orang lebih suka memakai kopiah rajut atau peci haji.

  10. alhamdulillah
    sy pakai surban jubah (kalau lagi ibadah) di rumah
    diluar rumah belum berani sama komentar orang2, jadinya ya jadi pake gamis sarung+peci
    ngadep..presiden aja pake peci (biar sopan)
    ngadep Alloh ya pake peci biar sopan juga (tidak mengangap remeh).

    kalau Rasulullah pake, kenapa gak kita tiru?

  11. SubhanAllah,,
    sunnah Rasulullah memakai paci pada 3 tempat
    1.waktu beribadah
    2.waktu makan
    3.waktu kamar mandi

    jika salah mohon di benarkan.,.,

    wassalamu’alaikum wr.wb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s