Macam-Macam Shalawat

Lafadz-lafadz Shalawat

Dalam berbagai sumber, baik hadis maupun keterangan para ulama yang termuat dalam kitab-kitab kuning (istilah santri bagi kitab yang kertasnya berwama kuning) banyak sekali lafazh-lafazh shalawat. Seperti yang terhimpun dalam kitab Muktashar fî Ma’ânî Asmâ Allâh al-Husnâ, dalam bâb Ash-Shalâh ‘alâ al-Nabi, karangan Al-Ustâdz Mahmûd al-Sâmî, dan kitab Afdhalu al-Shalawâti ‘alâ Sayyidi al-Sâdâti, karangan Yûsuf bin Ismâ’îl al-Nabhânî.

Untuk itu dibawah ini adalah sebagian lafazh-lafazh shalawat tersebut baik yang bersumber dari hadis maupun kitab-kitab, berikut penjelasannya.

.

1. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakan oleh-Mu akan Muhammad, Nabi yang tidak pandai menulis dan membaca. Dan muliakan pulalah kiranya akan isterinya, ibu segala orang yang mukmin, akan keturunannya dan segala ahli rumahnya, sebagaimana engkau telah memuliakan Ibrahim dan keluarga Ibrahim diserata alam. Bahwasanya Engkau, wahai Tuhanku, sangat terpuzi dan sangat mulia.” (HR. Muslim dan Abû Dâud dari Abû Hurairah).

.

2. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku muliakan oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluargaya sebagaimana Engkau memuliakan keluarga Ibrahim dan berilah berkat olehmu kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim, bahwasanya Engkau sangat terpuji lagi sangat mulia diserata alam.” (HR.Muslim dan Abî Mas’ûd).

.

3. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memuliakan keluarga Ibrahim bahwasanya Engkau sangat terpuji dan sangat mulia. Ya Allah, wahai Tuhanku, berikan berkat oleh-Mu akan Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberi berkat kepada Ibrahim; bahwasanya Engkau sangat terpuji dan sangat mulia.” (HR. Bukhârî dari Abû Sa’îd, Ka’ab Ibn ‘Ujrah).

.

4. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad, hamba-Mu dan Rasul-Mu, Sebagaimana Engkau telah memuliakan Ibrahim; dan berilah berkat oleh-Mu kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.” (HR. Al-Bukhârî dan Abû Sa’îd).

.

5. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad, isteri-isterinya dan keturunannya, sebagajmana Engkau telah memuliakan keluarga Ibrahim. Dan beri berkatlah oleh-Mu kepadq Muhammad dan isteri-isterinya serta keturunan-keturunannya, sebagaimana Engkau telah memberikan berkat kepada keluarga Ibrahim: bahwasanya Engkau sungguh sangat terpuji dan amat mulia.” (HR. Al-Bukhârî dari Abû Hamîd Al-Sa’îdi).

.

Berkata Al-Nawâwî dalam Al-Adzkâr: “lafazh sha-lawat yang paling utama dibaca, ialah lafazh shalawat yang lengkap ini.

6. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad hamba-Mu dan pesuruh-Mu, Nabi yang ummi dan muliakanlah oleh-Mu akan keluarga Muhammad, jsleri-isterjnya dan keturunannya sebagajmana Engkau telah memuliakan Ibrahim dan keluarganya; dan berilah berkat oleh-Mu akan Muhammad, Nabi yang ummi dan akan keluarganya, isteri-isterinya dan keturunannya, se-bagaimana Engkau telah memberikan berkat kepada Ibrahim dan keluarganya, diserata alam, hanya engkau sajalah yang sangat terpuji dan sangat mulia.”

.

Lafazh-lafazh shalawat yang ringkas, ialah lafazh-lafazh yang diriwayatkan oleh Abû Dâud dan Al-Nasâ’i, yaitu :

7. Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad dan akan keluarganya.” (HR. Al-Nasâ’i dari Zaid ibn Kharijah).

.

8. Artinya: “Ya Tuhanku, muliakanlah oleh-Mu akan Muhammad Nabi yang ummi dan akan keluarganya.” (HR. Abû Dâud dari ‘Uqbah bin ‘Amir).

.

9. Artinya: “Wahai Tuhanku, limpahkanlah kiranya shalawat-shalawat-Mu dan rahmat-Mu serta berkat-Mu atas peng-hulu segala Rasul, ikutan segala orang yang taqwa, pe-nutup semua Nabi, yaitu: Muhammad, hamba-Mu dan rasul-Mu, imam segala kebajikan, pemimpin kebaikan dan utusan pembawa rahmat. Wahai Tuhanku, tempatkanlah dia pada suatu maqam yang dirindukannya oleh orang yang dahulu.” (HR. Ibnu Mâjah dari ‘Abdullah Ibn Mas’ûd).

.

Berkata Al-Sayuthî dalam Al-Hirz al-Ma’ânî: “Saya telah membaca keterangan Al-Subkî yang diterimanya dari ayahnya di dalam Al-Thabaqat, katanya: Sebaik-baiknya shalawat untuk dibaca dalam bershalawat, ialah bunyi shalawat yang dibaca di dalam tasyahhud (yang diriwayat-kan oleh Bukhârî dan Muslim). Maka barangsiapa mem-bacanya, dipandanglah ia telah bershalawat dengan sem-purna, dan barangsiapa membaca selainnya, maka mereka tetap berada dalam keraguan, karena bunyi lafazh-lafazh yang diriwayatkan oleh Bukhârî Muslim itu, adalah lafazh shalawat yang sering diajar oleh Nabi sendiri dan yang sering disuruh supaya kita membacanya.”

Dalam tasyahud akhir, Imam Syâfi’i r.a. menganggap shalawat atas Nabi Saw. sebagai salah satu dari rukun salat. Beliau biasa memakai shalawat sebagai berikut:

10. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada jun-junan kami, Muhammad, dan kepada keluarga junjunan kami, Muhammad, sebagaimana Engkaau telah melimpahkan shalawat kepada junjunan kami Ibrahim dan keluarga Ibrahim, berkatilah pula junjunan kami Muhammad, dan keluarga junjunan kami, Muhammad, sebagai-mana Engkau telah memberkati junjunan kami, Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

Selain itu, beliau juga suka memakai sighat shalawat lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Malik di dalam kitab Al-Muwattha’. Shalawat di atas juga diriwayatkan oleh Abû Dâud, Al-Turmudzî, Al-Nasâ’i, dan Al-Bayhaqi dari Ibn Mas’ûd, dengan ditambah lafal Sayyidinâ untuk Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.

Tambahan lafal sayyidina boleh jadi sebagai adab dari beliau atau mungkin pula mengikuti ucapan Rasulullah Saw. dalam salah satu sabdanya yang mengatakan:

Artinya: “Berdirilah kalain untuk menyebut sayyid (penghulu) kalian! “

Rasulullah Saw. juga bersabda, ditunjukan kepada Sa’ad bin Mu’adz:

Artinya: “Aku adalah sayyid (penghulu) manusia dan tidak sombong”.

Dalam hal ini Imam Syâfi’î r.a., telah mengamalkan shalawat yang dianggap oleh beliau paling sahih sanadnya.

.

11. Artinya: “Semoga Allah Swt. Mencurahkan shalawat kepada Muhammad “

Penjelasan:

Imam Al-Sya’rânî menuturkan bahwa Nabi Saw. Bersabda:

“Barangsiapa yang membaca shalawat ini, berarti ia telah membukakan bagi dirinya tujuh puluh pintu rahmat, dan ditanamkan Allah kecintaan kepada dirinya dalam hati umat manusia.”
Diceritakan, seorang penduduk negeri Syam datang meng-hadap Rasulullah Saw seraya berkata, “Ya Rasulullah, ayah saya sudah sangat tua, namun beliau ingin sekali melihat Anda.”
Rasulullah menjawab, “Bawa dia kemari!”
Orang itu berkata, “la buta, tidak bisa melihat.”
Rasulullah lalu bersabda, “Katakanlah kepadanya supaya ia mengucapkan Shallallâhu ‘alâ Muhammdin selama tujuh minggu setiap malam. Semoga ia akan melihatku dalam mimpi dan dapat meriwayatkan hadis dariku.”

Anjuran Rasulullah itu ditruti oleh orang tersebut. Benar saja, ternyata ia bisa bermimpi melihat Rasulullah Saw. Serta meriwayatkan hadis dari beliau.

.

12. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad dan Keluarganya.”

Penjelasan:

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik r.a. bahwa Rasulullah Saw. Bersabda: “Barangsiapa yang meng-ucapkan Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa Sallim ketika ia berdiri, dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia duduk. Barangsiapa yang mengucapkannya ketika duduk, dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia berdiri. “

.

13. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah Shalawat atas Muhammad, hamba dan nabi-Mu, nabi yang ummi.”

Penjelasan :

Imam Al-Ghazali di dalam kitab Al-Ihyâ’ mengatakan bahwa Rasulullah Saw. Bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku pada malam Jumat se-banyak delapan puluh kali, Allah akan mepgampuni dosa-dosanya selama delapan puluh tahun.”
Kemudian ditanyakan, “Ya Rasulullah, bagaimana cara memberi shalawat kepadamu itu?”
Rasulullah menjawab, ‘Allâhumma shalli ‘alâ Muhamadin ‘abdika wa Nabiyyika al-Nabiyyi al-Ummî.”
Diriwayatkan bahwa, barangsiapa yang membacanya setiap hari dan setip malam sebanyak 500 kali, niscaya dia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Nabi Saw. dalam keadaan sadar.

.

14. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sealawat atas Muham-mad dan kelurga Muuhammad sehingga tidak tersisa lagi satu shalawat pun; sayangilah Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu rahmatpun; berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu berkahpun; dan limpahkanlah kese-jahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sehingga tidak lagi tersisa satu kesejahteraan pun.”

Penjelasan:

Al-Fasi berkata, “Shalawat ini disebutkan oleh Jabar dari sahabat Ibn ‘Umar r.a. Disebutkannya pula keutamaan yang besar dari shalawat ini dan kebajikan bagi seorang laki-laki yang mengucapakannya dihadapan nabi Saw.”

.

15. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Muhammad, dan tempatkanlah ia ditempat yang dekat dengan-Mu di Hari Kiamat.”

Penjelasan :

Shalawat ini dikemukakan oleh Al-Thabrânî, Ahmad, Al-Bazzar, dan Ibn ‘Ashim dari sahabat Ruwayfi bin Tsabit al-Anshari. Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku dengan shalawat ini, berarti ia berhak mendapatkan syafa’atku.”

.

16. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada ruh Muhammad di alam ruh, kepada jasadnya di alam jasad, dan kepada kuburnya di alam kubur.”

Penjelasan :

Imam Al-Sya’rânî menutrkan bahwa Nabi Saw. telah ber-sabda, “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku dengan cara yang dikemukakan dalam shalawat ini, ia akan melihatku di alam mimpi. Barangsiapa yang me-lihatku di alam mimpinya, ia akan melihatku di Hari Kiamat. Baranggiapa yang melihatku di Hari Kiamat, aku akan memberinya syafaat. Barangsiapa yang aku beri syafaat, niscaya ia akan minum dari telagaku dan di-haramkan jasadnya oleh Allah dari neraka.

.

17. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Mu-hammad dan kepada keluarga Muhammad, di kalangan orang-orang dulu maupun orang-orang setelahnya, serta di alam arwah sampai Hari Kiamat.”

Penjelasan :

Imam Al-Sya’rânî menuturkan bahwa seorang laki-laki menghadap Rasulullah Saw. ketika beliau sedang duduk di dalam masjid. Orang itu berkata, Assalâmu ‘alaykum, wahai ahli kemuliaan!”
Orang itu lalu didudukkan oleh Nabi Saw di tengah-tengah. yaitu antara beliau dan Abu Bakar r.a. Orang-orang yang hadir ketika itu menjadi heran menyaksikan hal itu hingga Nabi Saw. menjelaskan. “Jibril a.s. telah datang kepadaku memberitahukan bahwa orang ini telah memberi shalawat kepadaku dengan shalawat yang belum pemah dibaca oleh seorang pun sebelumnya.”
Lalu Abu Bakar bertanya. “Bagaimana shalawatnya ya Rasulullah? Kemudian Rasulullah Saw. menyebutkan sha-lawat tersebut di atas.

.

18. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad-hamba-Mu, Nabi-Mu, dan Rasul-Mu, Nabi yang ummi; juga atas keluarganya, isteri-isterinya, dan ketu-runannya, sebanyak jumlah makhluk-Mu, keridhaan diri-Mu, hiasan Arsy-Mu, dan tinta kalimat-Mu.”

Penjelasan:

Al-Hafizh Al-Sakhâwî menuturkan, seandainya seseorang bersumpah bahwa ia akan mengucapkan shalawat yang paling utama, maka shalawat ini telah membebaskan ia dari sumpahnya itu.
Pen-syarah kitab Dalâ’il mengatakan, bahwa lafal shalawat ini diambil dari hadis Ummul Mukminin. Juwairiyah.

.

19. Artinya: “Ya Allah, limpahkilnlah shalawat atas junjunan kami, Muhammad, dengan suatu shalawat yang menye-babkan kami selamat dari semua ketakutan dan malapetaka, yang menyebabkan Engkau menunaikan semua hajat kami, yang menyebabkan Engkau me-nyucikan kami dari semua kejahatan, yang menyebabkan Engkau mengangkat kami ke derajat yang tinggi di sisi-Mu, dan yang menyebabkan Engkau menyampaian semua cita-cita kami berupa kebaikan-kebakan dunia dan akhirat.”

Penjelasan:

Shalawat di atas disebutkan di dalam kitab Dalâ’il. Dalam syarah kitab tersebut disebutkan riwayat dari Hasan bin ‘Ali Al-Aswânî. Ia berkata, “Barangsiapa yang membaca shalawat ini dalarn setiap perkara penting atau bencana sebanyak seribu kali, niscaya Allah akan melepaskan bencana itu darinya, dan menyampaikan apa yang diinginkannya.”

.

20. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat atas junjunan kami, Muhammad– samudera cahaya-Mu, tambang ra-hasia-Mu, singgasana kerajaan-Mu, imam hadrat-Mu, bingkai kerajaan-Mu, perbendaharaan rahmat-Mu, dan jalan syariat-Mu,yang mendapat kelezatan dengan tauhid-Mu, insan yang menjadi sebab segala yang maujud, penghulu para makhluk-Mu, yang memperoleh pancaran sinar cahaya-Mu- dengan shalawat yang kekal sekekal diri-Mu, yang tetap sebagaimana tetap-Mu, dan yang tidak ada akhir di balik ilmu-Mu; juga dengan shalawat, yang meridhakan-Mu dan meridhakannya serta meridhakan kami dengannya, duhai Tuhan semesta alam.”

Penjelasan :
Shalawat ini dinamakan shalawat ‘Cahaya Kiamat’. Sha-lawat ini disebut demikian karena banyaknya cahaya yang akan diperoleh oleh orang yang membacanya pada Hari Kiamat kelak.”
Sayyid Ahmad Al-Shâwî dan yang lainnya mengatakan, shalawat ini saya dapatkan tertulis di atas sebongkah batu dengan tulisan qudrati.
Di dalam syarah atas kitab Dalâ’il disebutkan, sebagian pemuka para wali mengatakan, bahwa shalawat ini berbanding dengan 14.000 shalawat lainnya.

.

Sumber: http://www.cybermq.com/index.php?pustaka/detail/12/2/pustaka-175.html

.

001-shalawat2

21. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebanyak jumlah orang yang bershalawat kepadanya,limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebanyak jumlah orang yang tidak bershalawat kepadanya, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sebagaimana shalawat yang Engkau perintahkan kepadanya, lim-pahkanlah shalawat kepada Muhammad sebagaimana Engkau suka agar dibacakan shalawat atasnya, dan lim-pahkanlah pula shalawat kepada Muahammd sebagaimana seharusnya shalawat atasnya.”

Shalawat di atas dinamakan Al-Shalât al-‘Adâdiyyah.

.

002-shalawat2

22. Artinya: “Ya Allah, limpakanlah shalawat atas Nabi kami, Muhammad, selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan untuk menyebut-Mu “

Penjelasan:
Shalawat ini dan shalawat sebelumnya (?) adalah dua sighat shalawat dari Imam Al-Syâfi’i r.a. Berkaitan dengan shalawat sebelumnya (?) telah dice-ritakan di dalam syarah atas kitab Dalâ’il, bahwa Imam Al-Syâfi’i pernah bermimpi bertemu seseorang, lalu dikatakan kepadanya, “Apa yang telah diperbuat Allah atas diri Anda?”
Imam Al-Syâfi’i menjawab, Allah telah mengampuni diriku.”

“Dengan amal apa?” orang itu bertanya lagi.
“Dengan lima kalimat yang aku pergunakan untuk memberi shalawat kepada Nabi Saw.,” Jawab Imam Al-Syafi’i.

“Bagaimana bunyinya?”
Lantas beliau mengucapkan shalawat tersebut di atas.

Sedangkan berkaitan dengan shalawat ini (?), Al- Mazânî bertutur sebagai berikut:
Saya bermimpi melihat Imam Al-Syâfi’i. Lalu saya bertanya pada beliau, “Apa yang telah diperbuat Allah terhadap diri Anda?”
Beliau menjawab, Allah telah mengampuni diriku berkat shalawat yang aku cantumkan di dalam kitab Al-Risâlah, yaitu: Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin kullama dza-karaka al-Dzâkirûna wa Shalli ‘alâ Muhammadin kullamâ ghafala ‘an dzikrik al-Ghâfilûna.”

Sementara itu, Imam Al-Ghazali di dalam kitab Al-Ihyâ’ menuturkan hal berkut:

Abu Al-Hasan Al-Syâfi’i menuturkan, “Saya telah bermimpi melihat Rasulullah Saw., lalu saya bertanya, “Ya Rasulullah, dengan apa Al-Syâfi’i diberi pahala dari sebab ucapannya dalam kitab Al-Risâlah: Washallallâhu ‘alâ muhammaddin kullamâ dzakara al-Dzdâkirûn waghafala ‘an dzikrik al-ghâfilûn?’ Rasulullah meniawab: ‘la tidak ditahan untuk dihisab.”‘
.

003-shalawat2

23. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas cahaya di antara segala cahaya, rahsia di antara segala rahasia, pe-nawar duka, dan pembuka pintu kemudahan, yakni Say-yidina Muhammad, manusia pilihan, juga kepada ke-luarganya yang suci dan sahabatnya yang baik, sebanyak jumlah kenikmatan Allah dan karunia-Nya.”

Penjelasan:
Shalawat ini bersumber dari Sayyid Ahmad Al-Badawi r.a., Sayyid Ahmad Ruslan mengomentari shalawat ini, “Sha-lawat ini sangat mujarab untuk menunaikan hajat, mengusir kesusahan, menolak bencana, dan memperoleh ca-haya; bahkan sangat manjur untuk segala keperluan.”

.

004-shalawat2

24. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad, Nabi yang ummi; juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sebanyak jumlah apa Yang Engkau ketahui, seindah apa Yang Engkau ketahui, dan sepenuh apa Yang Engkau ketahui.”

Penjelasan:
Shalawat ini bersumber dari Sayyid Syamsuddin Muham-mad Al-Hanafi r.a. (Sultan Hanafi). la termasuk salah seorang keturunan Abu Bakar Al-Shiddiq r.a. la telah menjabat kedudukan sebagai kutub para wali (quthb awliya) selama 46 tahun 3 bulan dan beberapa hari. Selama masa jabatannya itu, ia merupakan quthb ghawts mufrad jam’i.

Banyak sekali cerita-cerita berkenaan dengan riwayat hidup dan karamahnya: Di antaranya ia tidak pernah ber-diri satu kali pun bila menyambut kedatangan para raja. Bahkan, jika ada salah searang di antara raja-raja itu datang kepadanya, raja tersebut merendahkan diri di hadapannya, duduk dengan sopan tanpa menaleh ke kiri dan ke kanan selama berada di hadapan beliau.

.

005-shalawat2

25. Artinya: “Ya Allah limpahkan shalawat, salam, dan berkah, kepada Muhammad– cahaya zat dan rahasia yang berjalan di malam hari–di dalam seluruh asma dan sifat.”

Penjelasan:
Shalawat di atas bersumber dari Sayyidina Abu Al-Hasan Al-Syadzili r.a. ia berbanding dengan seratus ribu shalawat lainnya. Ada yang mengatakan bahwa shalawat ini berguna untuk melepaskan kesulitan.

.

006-shalawat2

26. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah atas Sayyidina Muuammad–pembuka hal-hal yang terkunci; penutup perkara-perkara yang sudah berlalu; penolong kebenaran dengan kebenaran; dan penunjuk jalan kepada jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah senan-tiasa melimpahkan shalawat kepadanya, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sesuai dengan derajat dan kedudukannya yang tinggi.”

Penjelasan:
Shalawat di atas berasal dari Sayyid Abu Al-Mukarim Syaikh Muhammad Syamsuddin bin Abi Al-Hasan Al-Bakri r.a.

Di antara khasiat shalawat ini adalah, bahwa bagi siapa saja yang membacanya, walaupun hanya satu kali seumur hidupnya, ia tidak akan masuk neraka. Sebagian ulama Maroko mengatakan, bahwa shalawat ini turun ke atasnya dalam satu sahifah dari Allah. Ada pula yang mengatakan bahwa, satu kali shalawat ini menyamai sepuluh ribu-bahkan ada yang menyatakan pula enamratus ribu–shalawat lainnya.

Barangsiapa yang men-dawam-kan (membiasakan secara rutin) membacanya selama empat puluh hari, Allah akan mengampuninya dari segala dosanya. Barangsiapa yang membacanya sebanyak seribu kali pada malam Kamis, Jumat atau Senin, ia akan berkumpul dengan Nabi Saw. Akan tetapi, sebelumnya hendaklah ia melakukan salat sunnah empat rakaat: Pada rakaat pertama ia membaca Surah Al-Fâtihah dan Al-Qadr. Pada rakaat kedua sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Zalzalah. Pada rakaat ketiga sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Kafirun. Pada rakaat keempat sesudah Al-Fâtihah ia membaca Surah Al-Mu’awwidzatayn (surah Al-Falaq dan Al-Nâs). Hendaklah ia membakar kemenyan Arab ketika membaca shalawat tersebut.

.

007-shalawat2

27. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, sebanyak apa yang ada di dalam pe-ngetahuan Allah, dengan shalawat yang kekal seba-gaimana kekalnya kerajaan Allah.”

Penjelasan:
Sayyid Ahmad Al-Sakhâwî, dengan menukil dari ulama lainnya mengatakan bahwa shalawat tersebut di atas me-nyamai 600,000 shalawat lainnya. Shalawat ini dikenal dengan sebutan, “Shalawat Kebahagiaan”.

Sedangkan Syaikh Dahlan memberikan komentamya, “Shalawat ini merupakan sighat shalawat yang sempurna. Orang yang membacanya secara rutin tiap-tiap hari Jumat sebanyak seribu kali akan menjadi orang yang bahagia di dunia dan akhirat.”

.

008-shalawat2

28. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah, kepada sayyidina Muhamamd dan keluarganya; sebanyak kesempurnaan Allah dan segala yang sesuai dengan sesuai dengan kesempurnaan-Nya itu.”

Penjelasan:
Shalawat ini dikenal di kalangan ahli tarekat sebagai shalawat “Kamaliyah”. Mereka telah memilih shalawat tersebut sebagai wirid karena pahalanya yang tidak terhingga.

Ada yang menyatakan bahwa shalawat ini menyamai pahala 14.000 shalawat lainnya.

.

009-shalawat2

29. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah kepada penghulu kami, Muhammad-Nabi yang ummi, yang terkasih, yang tinggi kedudukannya, dan yang besar wibawanya; juga kepada keluarga dan para sahabatnya.”

Penjelasan:
Tentang shalawat ini, ada yang mengatakan bahwa Nabi Saw. bershalawat atas dirinya dengan shalawat tersebut.

.

010-shalawat2

30. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muuhammad dan keluarga Sayyidina Muhammad, di dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas, serta sebanyak jumlah ilmu yang Engkau miliki.”

Penjelasan:
Shalawat ini diterima oleh Maulana Syaikh Al-Hindi dari Nabi Saw. Di antara keistimewaannya adalah: jika Anda membacanya secara rutin, Anda akan memperoleh ilmu dan rahasia langsung dari Nabi Saw.

.

011-shalawat2

31. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan kesejahteraan yang paripurna kepada junjunan kami, Muhammad, yang dengan perantaraan beliau itu dilepaskan semua ikatan, dilenyapkan segala kesusahan, di-tunaikan segenap kebutuhan, diperoleh segala keinginan, dicapai akhir yang baik, dan diberi minum dari awan berkat wajahnya yang mulia, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas, sebanyak jumlah pengetahuan yang Engkau miliki.”

Penjelasan:
Shalawat ini lebih dikenal dengan sebutan “shalawat Tafrijiyah”. Tentang shalawat ini, Imam Al-Qurthubi me-nuturkan bahwa, barangangsiapa yang membacanya secara rutin setiap hari sebanyak 41 kali atau 100 kali atau lebih, Allah akan melenyapkan kecemasan dan kesusahan-nya, menghilangkan kesulitan dan penyakitnya, memudah-kan urusannya, menerangi hatinya, meninggikan kedudukannya, memperbaiki keadaannya, meluaskan rezeki-nya, dan membukakan baginya segala pintu kebaikan, dan lain-lain.

.

012-shalawat2

32. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Muhammad-hamba dan Rasul-Mu serta Nabi yang ummi; atas keluarga Muhammad dan para isterinya, ibu kaum Mukmin, serta atas keturunan dan keluarganya-sebagai-mana Engkau telah melimpahkan shalawat itu kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Di alam raya ini se-sungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia.
Ya Allah berkatilah Muhammad–hamba dan rasul-Mu serta Nabi yang ummi; jugakeluarga dan para isterinya, ibu kaum Mukmin serta keturunan dan Ahli Baitnya– se-bagaimana Engkautelah memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Di alam raya ini sesungnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

Penjelasan:
Shalawat ini bersumber dari hadis yang sahih.

.

013-shalawat2

33. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat, berkah, dan rahmat-Mu kepada Muuhammad-hamba, Nabi, dan utusan-Mu; Nabi yang ummi, penghulu para rasul, imam orang-orang yang bertakwa, dan penutup para Nabi; Imam kebaikan dan panglima kebaikan, serta rasul rahmat, juga kepada isteri-isterinya, ibu kaum beriman, dan kepada keturunan dan Ahli Baitnya; kepada keluarga dan para sahabatnya, para penolong dan para pe-ngikutnya, serta umat dan para pencintanya-sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat, berkah, rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Di alam raya ini sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
Limpahkanlah pula shalawat, berkah, dan rahmat atas kami bersama mereka, dengan shalauwat-Mu yang paling utama dan berkah-Mu yang paling suci; selama orang-orang yang ingat menyebut nama-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan-Mu; sebanyak jumlah yang genap dan yang ganjil; sebanyak jumlah kalimat-Mu yang sem-purna dan diberkahi; dan sebanyak jumlah makhluk-Mu, keridhaan diri-Mu, perhiasan arsy-Mu, dan tintakalimat-Mu–shalawat yang kekal sekekal diri-Mu.
Ya Allah, bangkitkanlah dia pada Hari Kiamat kelak pada derajat kedudukan yang terpuji, yang diinginkan oleh orang-orang dulu maupun orang-orang setelahnya; tem-patkanlah dia pada tempat yang dekat dengan-Mu pada Hari Kiamat; perkenankanlah syafaatnya yang besar; angkatlah derajatnya yang tinggi; dan berikanlah ke-padanya semua permintaannya di akhirat dan di dunia, sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada Ibrahim dan Musa.
Ya Allah, jadikanlah kecintaannya di dalam kalangan mereka yang disucikan, kasih-sayangnya di kalangan mereka yang didekatkan, dan sebutannya di dalam ka-langan mereka yang ditinggikan. Berikanlah pahala yang setimpal kepadanya dari kami sesuai dengan haknya, dengan sebaik-baik pahala yang Engkau berikan kepada para Nabi dan umatnya. Berikanlah kebaikan kepada semua nabi. Shalawat dari Allah dan kaum Mukmin senantiasa terlimpah kepada Muhammad, Nabi yang ummi. Salam sejahtera tercurah atasmu, duhai Baginda Nabi, serta rahmat Allah, berkah-Nya, ampunan-Nya, dan keridhaan-Nya.
Ya Allah, sampaikanlah salam kami kepadanya, balaslah salam kami olehnya, tetapkanlah pada umat dan ke-turunannya amal perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. Duhai Tuhan semesta alam.”

Penjelasan:
Shalawat ini adalah shalawat yang dikumpulkan oleh Al-Hâfizh Al-Sakhâwî di dalam kitab Al-Qawl al-Badî’. Disebutkan pula oleh Ibn Al-Hajar di dalam Al-Durr al-Mandhûdh bahwa ia menghim pun segala lafal yang diriwayatkan.

.

016-shalawat2

34. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat dan salam atas junjunann kami Muhammad, Nabi yang ummi; juga kepada keluarga dan para sahabatnya, selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan-Mu sebanyak apa yang diliputi oleh ilmu Allah, dituliskan oleh qalam Allah, diterapkan dalam hukum Allah, dan seluas ilmu Allah; sebanyak jumlah segala sesuatu, berlipat gandanya segala sesuatu, dan sepenuh segala sesuatu; serta sebanyak makhluk Allah, perhiasan arsy Allah, keridhaan Allah, tinta kalimat Allah; seerta semua yang telah terjadi, yang akan terjadi, dan semua yang ada di dalam ilmu Allah dengan shalawat yang menghabiskan seluruh bilangan dan meliputi seluruh batasan; juga dengan shalawat yang berkesinambungan dengan kekalnya kerajaan Allah dan abadi dengan keabadian Allah.”

Penjelasan:
Shalawat ini disebutkan oleh Syaikh Al-Dayrabi di dalam Mujarrabat-nya. Ia termasuk sighat yang sangat bagus sekali untuk memberi shalawat kepada Nabi Saw.
Ada yang berpendapat bahwa orang yang membacanya secara rutin selama sepuluh malam, tiap-tiap malam sebanyak seratus kali, pada saat hendak berbaring tidur di tempat tidurnya, sambil menghadap kiblat dan dalam keadaan suci yang sempurna, akan bermimpi melihat Nabi Saw.

.

017-shalawat2

35. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad, serta keluarga dan para sahabatnya, sebanyak jumlah huruf yang digariskan oleh qalam.”

Penjelasan:
Shalawat ini disebutkan oleh pengarang kitab Bughyah al-Mustarsidîn, Mufti Hadramaut, Sayyid Syarif ‘Abdurrahman bin Muhammad Ba’alawi.

Di antara faedah shalawat ini disebutkan diungkapkan oleh Quthb Al-Baddad. la mengatakan bahwa yang menjadikan seseorang meninggal dunia dalam keadaan baik (khusnul khâtimah) adalah jika tiap-tiap selesai mengerjakan salat maghrib ia mengucapkan, “Astaghfirullâh alladzî lâ ilâha illâ huwa al-hayy al-qayyûm, alladzî lâ yamûtu wa atûbu ilayh, rabbigh-firlî,” kemudian diikuti oleh pembacaan shalawat di atas. Barangsiapa yang membaca kalimat-kalimat di atas sebelum berbicara tentang yang lainnya, niscaya ia akan meninggal dalam keadaan beriman.

.

018-shalawat2

36. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjunan kami, Muhammad-hamba, Nabi, dan Rasul-Mu, Nabi yang ummi; juga kepada keluarga Muhammad, dengan shalawat yang menjadikan kerelaan bagi kami dan penunaian bagi haknya. Berikanlah ke-padanya wasilah dan maqam yang terpuji yang telah Engkau janjikan. Balaslah ia dari kami dengan balasan yang sepantasnya; dan balaslah ia dengan balasan yang paling baik daripada balasan yang telah Engkau berikan kepada seorang nabi dari umatnya. Limpahkanlah pula shalawat-Mu atas semua saudara-saudaranya dari go-longan para nabi, shiddiqun, syuhada, dan orang-orang salih.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad di kalangan umat terdahulu, dan limpahkanlah shalawat kepada Muhammad sampai Hari Kiamat.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada ruh Muhammad di dalam alam ruh, limpahkanlah shalawat kepada jasadnya di dalam alam jasad, dan limpahkanlah kepada kuburnya di dalam alam kubur, jadikanlah semulia-mulia shalawat-Mu, setinggi-tinggi berkah-Mu, selembut-lembut kasih sayang-Mu dan ridha-Mu kepada Muhammad-hamba, Nabi, dan Rasul-Mu, serta berikanlah kesejahteraan yang banyak kepadanya.”

Penjelasan:
Shalawat tersebut di atas dikemukakan oleh lmam Al-‘Ârif Syihabuddin Ahmad Al-Suhrawardi di dalam kitabnya, ‘Awârif al-Ma’ârif; telah pula dikemukakan oleh Syaikh Nabhay di dalam kitabnya, Afdhal al-Shalawâti ‘an-Sayyidi al-Sâdâti, yang di dalamnya diterangkan banyak sekali faedah untuk masing-masing bagian darinya.

Diriwayatkan dari Al-Faqih Al-Shâlih ‘Umar bin Sa’id bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat tersebut setiap hari 33 kali, Allah akan membukakan baginya (pintu) antara kuburnya dan kuburku.”

.

019-shalawat2

37. Artinya: “Shalawat Allah, malaikat-Nya, para nabi-Nya, dan seluruh makhluk-Nya, semoga senantiasa tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, atasnya serta atas mereka tercurah salam, rahmat, dan berkah Allah.”

Penjelasan:
Shalawat di atas bersumber dari Imam ‘Alî bin Abî Thalib k.w., kemudian diwartakan oleh Abû Mûsâ Al-Madînî r.a.

.

020-shalawat2

38. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada orang yang ruhnya menjadi mihrab arwah, malaikat, dan seluruh alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada orang yang menjadi imam para nabi dan seluruh alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada orang yang menjadi pemimpin penduduk surga, yaitu hamba-hamba Allah yang beriman.”

Penjelasan:
Shalawat ini adalah shalawat Sayyidah Fathimah Al-Zahra’. Pengarang kitab Al-Ibrîz, Sayyid ‘Abdul ‘Azîz Al-Dabbâgh, telah banyak membicarakan shalawat ini di dalam kitabnya tersebut. Yang ingin mengetahui tentang shalawat ini secara lebih luas dapat meneliti kitab tersebut.

.

021-shalawat2

39. Artinya: “Ya Allah, Tuhan yang selalu memberikan karunia kepada manusia Tuhan yang selalu membukakan tangan-Nya lebar-lebar dengan pemberian; Tuhan yang mempunyai pemberian-pemberian yang mulia limpah-kanlah shalawat atas Muhmmad, sebaik-baik manusia, dengan penghormatan; ampunilah pula kami, duhai Tuhan Yang Maha Tinggi di sore ini.”

Penjelasan:
Shalawat ini bersumber dari sahabat ‘Abdullah bin Abbas r.a. Dan dikemukakan oleh Abû Mûsâ Al-Madînî r.a.

.

022-shalawat2

40. Artinya: “Ya Allah limpahkanlah shalawat atas Muhammad dan atas keluarganya, sahabat-sahabatnya, anak-anaknya, isteri-isterinya, keturunannya, Ahli Baitnya, para penolongnya, para pengikutnya, para pencintanya, dan umatnya; dan jadikanlah kami bersama mereka semua duhai Tuhan Yang paling penyayang di antara semua penyayang.”

Penjelasan:
Shalawat ini dikemukakan di dalam kitab Al-Syifâ’ dari Hasan Al-Bashri. Beliau berkata, “Barangsiapa yang ingin minum dari piala dengan minuman telaga Rasulullah Saw., hendaklah ia membaca shalawat itu.”

.

023-shalawat2

41. Artinya: “Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Sayyidina Muhammad, selama orang-orang yang ingat menyebut nama-Nya dan selama orang-orang yang lalai melupakan-Nya, Semoga Dia melimpahkan shalawat ke-padanya di kalangan orang-orang terdahulu dan setelahnya, dengan shalawat yang paling utama, paling banyak, dan paling baik daripada shalawat yang dilim-pahkan-Nya kepada salah seorang dari ummatnya dengan shalawatnya kepadanya. Salam sejahtera atasnya, teriring rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga Allah membalasnya dari kami dengan balasan yang lebih baik daripada balasan-nya kepada rasul dari orang-orang yang diutus kepadanya. Sebab, dia telah melepaskan kami dari ke-binasaan, dan menjadikan kami sebaik-baik ummat yang dikeluarkan bagi manusia, beragama dengan agamanya yang telah diridhai dan dipilih oleh para malaikat-Nya dan orang-orang yang telah diberi-Nya nikmat di antara makhluk-Nya. Oleh karena itu, tidaklah kami mendapat nikmat -baik yang nyata maupun yang tersembunyi, yang kami peroleh dengannya dalam urusan agama dan dunia, dan diangkatkannya keburukan dari kami di dalam keduanya atau di dalam salah satu dari keduanya- melainkan Muhammad Saw.-lah yang menjadi sebabnya; yang memimpin kepada kebaikannya; yang menunjukkan kepada tuntunannya; yang membebaskan dari kebinasaan dan tempat-tempat jahat, yang mengingatkan, sebab-sebab yang mendatangkan kebinasaan; yang tegak me-laksanakan nasihat, tuntunan, dan peringatan darinya. Semoga shalawat dan salam Allah selalu tercurah kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Dia telah mencurahkan shalawat kepada Ibrahim dan ke-luarganya, serta sebagaimana Dia telah mehmpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim; Sesungguhnya Dia Maha terpuji lagi Maha muha.”

Penjelasan:
Shalawat di atas bersumber dari Imam Al-Syâfi’i r.a. Dan mempunyai penyempurnaan di dalam Al-Risâlah oleh Imam Al-Syâfi’i. Shalawat ini banyak sekali faedahnya, terutama bila dibaca sesudah membacaa Shalawat Nurul Qiyâmah, Yaitu shalawat nomor 16.

.

024-shalawat2

42. Artinya: ” Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas pemimpin para pemimpin dan tujuan dari semua keinginan, Muhammad, kekasih-Mu yang dimuliakan; juga atas keluarga dan para sahabatnya”.

Penjelasan:
Shalawat ini bersumber dari Sayyidi Abu Thahir bin Sayyid ‘Alî Wafâ’.

.

025-shalawat2

43. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad, yang dengannya kegelapan menjadi terang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muham-mad, yang diutus dengan rahmat bagi setiap umat. Ya Allah limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad, yang dipilih untuk memimpin risalah sebelum diciptakan Lawh dan Qalam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad, yang disifati dengan akhlak dan perangai yang utama. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Sayyidina Muhammad. yang dikhususkan dengan kalimat yang menyuruh dan hikmah tertentu. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, yang tidak dilanggar kehorrmtan di majelisnya, dan tidak dibiarkan orang yang menganiayanya. Ya Allah, limpah-kanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, yang bisa berjalan dinaungi oleh awan kemana dia menuju. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad yang dipuji oleh Tuhan kemuliaan dimasa lalu. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, yang dilimpahi shalawat oleh Allah di dalam Kitab-Nya yang sempurna dan kita diperintahkan-Nya supaya ber-shalawat kepadanya. Semoga Shalawat Allah selalu dicurahkan kepadanya; kepada keluarganya, sahabat-sa-habatnya, isteri-isterinya–selama hujan turun dengan
deras dan selama orang-orang berdosa mendapat uluran kemurahan. Semoga Allah melimpahkan kepadanya salam sejahtera, kehormatan, dan kemuliaan.”

Penjelasan:
Shalawat di atas bersumber dari Sayyid Al-Faklhani, pengarang kitab Al-Fajr Al-Munîr fî Al-Shalâh ‘ala Al-Basyîr Al-Nadzîr.

.

026-shalawat21

44. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjunan kami Muhammad, juga kepada ke-luargaya, saahabat-sahabatnya sebanyak jumlah, apa-apa yang diliputi oleh ilmu-Mu, digariskan oleh qalam-Mu, dan ditetapkan dalam hukum-Mu terhadap makhluk-Mu; Curahkanlah kelembutan-Mu di dalam seluruh urusan kami dan kaum muslimin.”


.

027-shalawat2

45. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, keluarganya sahabatnya-dengan, dan para shalawat yang melebihi shalawat-shalawat yang diucapkan oleh orang-orang yang bershalawat dari sejak permulaan masa sampai akhirnya; seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya, sepenuh neraca dan penghabisan ilmu.”

Penjelasan:
Shalawat ini dan shalawat sebelumnya ( ? ) ada di dalam kitab Masâlik al-Hunafâ. Tentang shalawat ini, Imam Al-Ghazali, mengutip perkataan Al-Qastalani, mengatakan, “Kedua shalawat ini dibaca bersama shalawat no.32 (?) supaya mendapatkan keutamaan yang tidak terhingga.”

.

028-shalawat2

46. Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad, sebanyak jumlah huruf-huruf di dalam Al-Quran; limpahkanlah shalawat dan salam, kepada Muhammad, sebanyak jumlah tiap-tiap huruf yang dilipatgandakan sejuta; dan limpahkanlah sha-lawat dan salam kepada sayyidina Muhammad, sebanyak jumlah tiap-tiap seribu yang dilipatgandakan.”


.

029-shalawat2

47. Artinya: “Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Sayyidina Muhammad, dengan shalawat yang bertemu dengan cahayanya. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, dengan shalawat yang bergandengan dengan sebutan dan yang disebutnya. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, dengan shalawat yang menerangi kuburnya dengan seterang-terangnya. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Sayyidina Muhammad, dengan shalawlat yang melapangkan dadanya dan menyebabkan kegembiraannya. Limpahkanlah pula shalawat kepada semua saudaranya dari golongan para nabi dan wali, dengan shalawat sebanyak jumlah cahaya dan kemunculannya.”

Penjelasan:
Shalawat ini dan shalawat sebelumnya ( ?) dikemukakan oleh Al-Qastalani di dalam kitab Masâlik al-Hunafâ’. Beliau menghimpun sepuluh shalawat yang tidak dinisbahkan kepada seorangpun.

.

Sumber: http://www.cybermq.com/index.php?pustaka/detail/12/2/pustaka-180.html

Catatan: Beberapa penjelasan yang mengacu ke nomor tertentu, kami tak yakin. Karena sumber asli tak menuliskan penomoran. Insya Allah jika ada kemampuan akan kami cek lagi. Wallahu a’lam.

About these ads

145 thoughts on “Macam-Macam Shalawat

  1. Artikel yang menarik tentang shalawat nabi.

    Nabi SAW, bersabda :

    “Orang yang bershalawat sekali (1x) kepadaku,
    pasti Allah memberi 10 rahmat kepadanya,
    dan
    dilenyapkan 10 dosa-dosanya

  2. mohon kumpulan shalawatnya yang sangat lengkap agar bermanfaat bagi kita semua kalangan muslim dan muslimat seluruh dunia. tak lupa kami berdo’a semoga dengan dimuatnya shalawat secara paripurna dan lengkap di edisi nanti, Allah akan menambahkan rahmat dan inayahNya serta mendapat syafaat dari rasulillah saw. amin…

  3. terimakasih atas kumpulan-kumpulahn shalawatnya, jadi saya akses kumpulan shalawat ini. ini akan sangat bermanfaat bagi saya, mudah-mudahan Allah memberikan pahala yang setimpal untuk anda. terimakasih…..

  4. semoga kita termask umat Nabi Muhammad SAW yang kelak mendapatkan syafaatnya…. amiin…

    –> amien amien amien .. yaa rabbal ‘alamien.

    • mantap, solawatnya mas,
      mohon bisa kasi Riwayat Hadits dan penomorannya yah…. maksud saya,
      saya hanya butuh lafazh sholawat yang dituntunkan Rosululloh dan Para sohabatnya,
      saya sangat senang bersolawat jika nama beliau disebut, karena ini perinta Alloh dan RosulNYA

      –> kami hanya bersandar kepada rujukan referensi yg kami rujuk. Tidak sampai pada no hadits dll. Itu di atas kapasitas kami. Yang jelas shalawat banyak macamnya, ada yg dari baginda Nabi saw, dari para sahabat ra, dan banyak dari para ulama rhm.

      Jika anda tak merasa butuh, tidak usah bilang2 .. silakan dilewati saja.

      • Komentar Anda ( Dwiandriirianto ),

        “saya hanya butuh lafazh sholawat yang dituntunkan Rosululloh dan Para sohabatnya”

        Pertanyaan saya apakah contoh sholawat2 di atas pada artikel itu ada kesalahan sehingga Anda mengatakan seperti itu seakan Anda mengatakan tidak butuh, kalau toh Anda mempunyai redaksi lain yang katanya sesuai tuntunan Nabi dan Shahabat, ya menurut saya, Anda tuliskan saja di sini dari pada mengatakan seperti itu sekalian saja hadits2nya dan kapan dibacanya, saya kira ini lebih baik dari pada mengatakan, saya hanya butuh….dst.

  5. makasih maaf ustad apa kiai nih aku anggilnya ?
    tolong dong dalam tulisan bahasa indonesianyaaku pengen belajar tentang sholawat ini, maklum aku ngga bisa ngaji ! nyesel aku jadinya sekarang mungkin aku inilah ya yang ahli neraka ? tolong dong tad ………….

  6. assalammualaikum

    terimakasih atas ilmu yang anda peroleh dan saya mohon izin untuk di amalkan

    doa ku untuk anda semoga ALLAH memberikan ilmu yang bermanfaat buat anda dan orang lain

    trimakasih
    wasalammualiakum warohmatuloohi wabarokatuh

    –> wa’alaikum salam wrwb. amien amien amien atas doanya. Semoga demikian juga dengan anda. amien yaa rabbal ‘alamien.

  7. Mengenai mimpi bertemu dgn Nabi Muhammad SAW lalu beliau mengajari tentang shalawat rasanya aneh….berarti agama Islam ini sepeninggal Nabi dianggap masih belum lengkap sehingga masih harus dilengkapi bertemu dgn beliau lewat mimpi…yang wajar kalo bermimpi bertemu dgn Nabi,beliau menyuruh kita sholat atau mengaji dgn benar…intinya Nabi hanya mengingatkan kembali tentang ajaran Islam yg telah ada….kalo masih diajarkan ini dan itu rasanya mustahil, mohon ma’af kalo tidak berkenan.
    Wassalam.

    –> Lhoo .. apa kaitannya kesempurnaan agama dengan mimpi. Apakah kl islam telah sempurna itu berarti orang tak boleh mimpi bertemu baginda Nabi saw. Terus yang mimpi demikian dihukumi sesat .. yang benar ajaa mas.. aneh-aneh aja anda ini.

    dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melihatku di saat tidur maka seakan-akan dia melihatku pada saat terjaga dan setan tidaklah dapat menyerupaiku.” (HR. Bukhori)

    dari Abdullah bin Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melihatku di saat tidur maka sungguh dia telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku.” (HR, Tirimidzi, dia berkata ini adalah hadits hasan shahih)

    • buat Nutainuberak ….hai orang orang wahabiyyah yang tidak pernah bersholawat…baru tau agama dikit aja dah sok pinter…..baru baca hadits aja dah sok tau ….kalo ente kagak pernah sholawat sama aja ente mendutakan kanjeng nabi muhammad s.a.w sebagai kekasih alloh yang paling dicintai_Nya dari seluruh ciptaan_Nya dan itu sama dengan MURTAD secara harus…didalam sholat aja ada shollawatnya dan tidak sah apabila sholat tanpa ada shollawat.Ente kalo mau bicara dipikir dulu ya…jangan asal bongap tuch bibir…CAMKAN ITU…!!

      –> bukannya tak mau baca shalawat mas .. mereka kan juga baca tahiyat dalam shalat.

      Yg mereka tahu hanya shalawat ibrahimiyah saja. Titik. Lebih parah lagi mereka memusyrikkan shalawat2 yg lain. Itu masalahnya.

  8. #Nutainuberak: ID-nya jg uNeh.. Unik dan Aneh. :)
    Tuk admin: Mhn diposting ttg Ulama dari kalangan mana (madzhab/aliran) yg “suka”/sering ditemui Nabi dlm mimpi, dan kalangan/aliran mana yg ulama-nya bahkan tidak pernah ditemui Nabi dlm mimpi.

    Bs dibanyangkan, menemui dlm mimpi sj Nabi tak sudi. Na’udzubillah.. bukankah itu sinyal yg sgt jelas, keEngganan Nabi menemui qta, itu pertanda apa?

    Bukankah begitu.. :)

  9. untuk nutainuberak..

    mimpi bertemu Nabi ada hadisnya, setidaknya inilah pegangan kami..
    saya punya 2 pertanyaan dan 1 komentar untuk anda :

    pertama,
    bagaimana kedudukan mimpi bertemu Nabi ini menurut anda dan kelompok anda?
    jika anda&kelompok anda tidak mengakui mimpi bertemu Nabi plus hadis tentang mimpi bertemu Nabi, maka selesailah diskusi kita, karena pijakan kita beda.. konsekuensinya : anda tidak berhak memaksakan pendapat/pemahaman kelompok anda kepada kami..

    kedua,
    bisakah kita mengatur apa yg terjadi dalam mimpi kita?

    ketiga,
    wajarkah orang (yg mengaku2 menginginkan kebaikan bagi orang lain) mengatai2 salah satu organisasi orang Islam dengan sebutan “XXX” dan “BXXXK” ??

  10. coba perhatikan nama temen kita yg satu ini :
    nutainuberak –> kan sama aja mengatai NU itu xxx, NU itu xxxxx

    –> saya malah tak menggagasnya. Seandainya niatnya demikian .. itu menunjukkan akhlaknya, dan semua akan kembali kepada dirinya.

    • menurut saya, jangan mudah terprovokasi mas, karena ini internet, siapa saja bisa comment dengan id apa pun, jangan sampai kita ummat islam malah dipecah belah oleh orang orang Nasrani dan Yahudi.

      Saya juga pernah membaca buku wahabi, dan disana tidak ada yang melarang bersholawat, bahkan sangat menganjurkan bersholawat dengan lafazh lafazh yang dituntunkan NABI dan para sahabatnya. Serta disebutkan kebakhilan seseorang tatkala disebut nama NABI, dan dia tidak mau bersholawat pada beliau. Karena ini merupakan bagian dari agama Islam, bersolawat tatkala nama NABI disebut dan juga diwaktu waktu di disyariatkan oleh NABI dengan lafazh yang dituntunkan NABI. Syukron

      • bener tuh,,, kita ummat islam jangan mau dipecah belah,, orang kita satu,, sedih rasannya melihat kita yang seharusnya saudara saling mencela dan memaki,, sedangkan kita malah lupa siapa musuh kita sebenarnya saking sibuknya bertengkar sesama kita,, ironi

  11. Assalaamu`alaikum Wr. Wb.,

    Saudara2 sekalian, mohon bantuannya mungkin diantara Anda ada yang berkenan.

    Pertanyaannya:

    Saya bermimpi kira-kira 5 bulan yang lalu, diajak oleh seseorang memasuki sebuah tempat yang mirip masjid (setelah saya sebutkan ciri-cirinya, banyak yg mengatakan bahwa itu adalah masjid Nabawi). Setelah melewati pintu gerbang, ada halaman yg luas, dengan kubah masjid di tengahnya, dan di samping masjid itu ada sebuah kamar berukuran kecil. Kemudian saya diajak masuk oleh orang itu.

    Didalam kamar, terdapat sebuah tempat tidur sederhana, dan ada seseorang berbaring diatasnya dengan berselimut. Kami masuk setelah mengucapkan salam. Setelah kami duduk, orang yang berbaring itu berkata, “Duduklah, dan dengarkan baik2. Jangan takut, aku adalah Muhammad Rasulullah. Waktuku sudah hampir habis. Aku sudah menuliskan wasiat untukmu, dan semuanya sudah kutitipkan pada orang yang mengajakmu tadi.” Setelah mendengar itu, badan saya gemetar dan menggigil. Kemudian orang yang mengajak saya tadi berdiri dan menjabat tangan saya. Setelah kami berjabat tangan, saya terbangun dari tidur.

    Demikian mimpi yang saya alami.

    Saya ingin nasihat dari teman2 semua, kira-kira apa yang harus saya lakukan? Apa maksud dari mimpi itu? Apakah benar saya bertemu Rasulullah SAW?

    Terima kasih,

    Wassalaam….

    –> wangalaikum salam wrwb. Sebaiknya anda tanyakan secara langsung ke orang alim. Sepengetahuanku mimpi berjumpa Rasulullah saw itu benar adanya, karena syaitan tidak bisa menipu dengannya.

    Seandainya benar anda bermimpi berjumpa kanjeng Rasul saw, alangkah beruntung dan berbahagianya anda. Banyak orang ingin bermimpi berjumpa Rasulullah saw dan belum kesampaian. Namun jangan terjebak kemudian berpuas diri. Jika demikian anda terjebak dalam godaan syaitan.

    Tentunya peristiwa itu menjadi penambah semangat kepada ketaatan kepada Allah swt. Malu nanti di akhirat berjumpa baginda Nabi saw, seandainya telah dijumpai beliau malah ketaatan dan ibadahnya kendor.

    wallahu a’lam.

  12. Alhamdulillah, masih ada yang peduli menyampaikan kebaikan seperti ini. Mohon ijin untuk cetak dan sedikit saran untuk ditambah versi audio2nya jika ada, untuk comment2 yang tidak baik, ada baiknya dihapus saja oleh admin agar kelak sodara/i kita tidak terprovokasi.

    –> Terima kasih sarannya. Maaf saya belum bisa memakai fasilitas audio (dan video) di wordpress ini. Video hanya bisa dengan link ke youtube (dan semacamnya).

    Mengenai komentar .. kami sengaja tidak menghapus komentar yang bernada negatif, asal tidak melanggar aturan. Biar diskusi berjalan sehat. Jika ada komentar tak baik, biarlah pembaca yang menilai. Mungkin beberapa tahun mendatang si penulis akan malu sendiri.

  13. Terimakasih yg tak terhingga kepada Tuan punya blog ini… jamaah kami selalu melantunkan sholawat no.23 dan 24… memang POWER……

  14. subhanalloh,,,,begitu indah dan agungnya sholawat-sholaatmu ya robbi,,,,,,,,,,,,

    terimakasih kepada penulis sholawat-sholawat diatas,saya merasa sangat terbantu,,,,
    Alloh tak pernah terlelep untuk melihal setiap amal yang di amalkan oleh hambanya,,,,,,semoga Alloh membalas kebaikanmu ini,,,

  15. terima kasih yang tak terhingga, mohon izin untuk mengamalkan dan menyebarluaskan. semoga bermafaat bagi mereka yang cinta kepada kekasihnya (ROSULULLAH MUHAMMAD SAW) AMIN mohon bantuan doa agar bisa istikomah dalam kebaikan begitu pula yang pandai selagi diberi Allah kesempatan menyeru dan menyebarkan ilmu Allah. semoga Allah meridoi amin

  16. kasihan saudara kita ini,bikin komentarnya asbun aj,ngak ad tuntunannya seorg muslim menjelekan muslim yg lainnya,walaupun berbeda hilafiyah kita harus saling menghargai…….mknnya kalau belajar ilmu dlm islam itu jgn satu guru aj atau hanya baca doank,g ad yg nuntun dri ahlinya..

      • to mas Alex,

        sepertinya bisa, mas..
        dalam keyakinan kami, ada riwayat cerita tentang seseorang yg memusuhi Islam, namanya Abu Lahab, masih terhitung sebagai paman Nabi Muhammad..

        beliau berbahagia dengan kelahiran Nabi Muhammad dengan memerdekakan budak..

        beliau, walaupun akhirnya dimasukkan ke neraka lengkap dengan siksaannya, tapi tiap hari senin (hari kelahiran Nabi Muhammad) siksaan terhadap beliau diringankan..

        berkat berbahagia dan bersyukur dengan kelahiran tersebut..

        shalawat, merupakan salah satu bentuk tanda kami bersyukur, memuliakan dan menghormati Nabi Muhammad..

        menurut saya, bisa2 aja shalawat bermanfaat untuk orang non muslim, asalkan “syarat dan ketentuan yg berlakunya” dipenuhi.. antara lain : membacanya tidak di sembarang tempat (misalnya : WC), niat yg betul, tidak berniat untuk mengolok2/menghina.. dll..

        untuk lebih jelasnya mungkin bisa ditanyakan kepada ustad/ulama terdekat..
        akan lebih baik jika memperoleh bacaan shalawat dari orang yg memperolehnya dari orang yg memperolehnya dari orang yg memperolehnya dan seterusnya memperoleh dari Nabi Muhammad sendiri secara berantai..
        dengan demikian kita bisa memperoleh “license key” atau “serial number”nya, sehingga lebih berbarokah..

      • Juhaiman ?
        manfaat sholawat apa bisa bekerja pada orang non muslim. ?

        Bisa asalkan kita yakin Bil Barokah Shalawat Nabi Apapun yang kita inginkan.

  17. Ping-balik: Macam-macam bacaan Shalawat « dewi4anto

  18. Assalamu’alaikum wr wb

    Ijin copas Kang, mudah2an Alloh melimpahkan rohmat & ridho-nya pada penulis / pengelola blog ini beserta org2 yg rajin bersholawat kpd kanjeng Nabi. Allohumma sholli ‘ala Muhammad….

  19. Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    permisi ustadz,

    mohon ijin copas untuk diamalkan mudah2 Allah S.W.T. selalu melimpahkan barokah dan ridho-Nya untuk ustadz.

    Wassalam.

  20. asslm alkm…sy sngt snang dngn blog anda yg sngt brmnfaat.mdh2n kta smua mndpt syfaat baginda nabi saw.sya mo nanya apkh anda tau atau prnah dngar shlawt sindiran/sandaran alif?klo ada mhon dkrim bacaan,arti dan riwayatx.trmksh.wassalam

    –> wangalaikum salam wrwb. Amien .. terima kasih doanya. Belum mas..

    • kenapa menjawab salamnya …wangalaikum salam..mas orang jawa ya..?

      –> tak ada definisi ain (‘ain, ngain, urutan ke enam belas huruf arab) harus ini atau itu dalam huruf latin. Saya termasuk orang yang tidak begitu mempermasalahkan. Tidak ada padanan huruf latin yang tepat untuk huruf-huruf arab tertentu. Asal anda mengucapkannya sama (dengan maksud huruf arabnya) tak ada masalah.

  21. Alhamdulillahi Robbil A’lamin,
    Solawat yang indah, saya mohon ijin untuk copy semoga Alloh SAW Ridho, Amin,….

    Wassalam,

    –> silakan.. semoga Allah meridloi anda juga.. amien.

  22. Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Terima kasih bagus skli dan smoga bermanfaat, salam kenal.

    Mari kita selalu bershalawat, walaupun banyak yang bilang shalawat bid’ah

    Wassalamu ‘alaikum Wr wb

    • bagi mereka yang tidak tau akan salawat itu bisa mengatakan bidah, amalan mereka yang bukan karena Allah itupun bidah, sesungguh nya Allh lebih mengetahuui akan segala sesuatu dibalik itu, buktikan dulu baru kita akan tau. Subhanallah Mari bersalawat atas nabi kita . semoga kita semua diberkahi………….

  23. Ping-balik: Macam-Macam Shalawat « Rifaudin Ahmad

  24. alhamdulillah,
    mohon diartikan sholawat di bawah ini, sering di amalkan tapi belum
    begitu faham artinya

    Allahuma soli solatan kamilatan wasalim salaman taaman ala sayidina Muhamadin
    aladzi tunjina bihi min jami’il ahwali wal afat, wa taqdzilana bihi min jami’il
    sayiat wa tarfauna bihi indaka ala darojat wa tubalighuna bihi aqsol ghoyat min
    jami’l khairu wa ba’dal mamat wa ala alihi wa sohbihi wasalim

    sukron

    –> mungkin yang anda maksud no. 19.

  25. alhamdulillah,,

    assalamualaikum,, terima kasih sudah memberi jalan untuk menambah ilmu,,
    mohon izin nya untuk copy paste dan disebarkan,,

    terima kasih sebelumnya

    –> wa’alaikum salam wrwb. silakan.. jangan lupa link ke sini. Mohon doa juga.

  26. Assalamualaikum Wr.Wb

    Terima kasih atas info sholawatnya,sangat bermanfaat untuk semuanya,tapi saya minta tolong tentang sholawat nabi yang ada pada sinetron islam KTP yang disiarkan di sctv saya pengen tahu sholawatnya.yang kata pertama yaitu Sholatum……..
    Terima kasih atas informasi .

  27. Izin copy ya mas…semoga kita semua menjadi orang yg sama-sama mendapat syafa’at dari Beliau Rasulallah SAW.

    –> amien amien amien.. terima kasih doanya. Shalallahu ‘ala Muhammad saw.

  28. Kok beberapa contoh shalawat diatas kesannya meninggikan Nabi berlebihan dan menjadikan Nabi memiliki sifat Rububiyah seperti Allah ya ?? Lagipula banyak dari shalawat diatas tidak disebutkan sumber kitab haditsnya dan juga status hadisnya ??

    –> Sekedar ilustrasi, ada seorang pemuda jatuh cinta kepada seorang gadis. Saking gandrungnya, ia mengirim surat yg a.l. isinya seperti ini,

    tanpa mu hidup ini terasa hampa
    engkaulah harapan ku
    engkaulah penyemangat jiwaku
    demi dirimu, ku rela sujud di hadapanmu

    Si gadis .. thuing thuing thuing .. akhirnya mereka menikah.

    Ketika surat itu bocor, beraneka reaksi. Ada yang meniru untuk mendapatkan pujaan hatinya (Bahkan sekr sms romantis itu beredar di mana-mana). Ada pula komentar .. bahhh, ini surat mbahnya musyrik-syrik, penulisnya kafir.

  29. asalamualaikum..Wr. Wb.

    salam dan salawat semoga tercurahkan atas nabi yg mulia nabi muhammad alaihiwasalam.

    akhi saya mau tanya dan minta masukannya. apa salawat di atas bisa di baca secara di sambungkan. apa tidak ya?

    maaf karna saya masih belajar.
    semoga allah melimpahkan rahmat dan barokahnya kepada akhi.

    wasallamualaikum. Wr. Wb

    –> wa’alaikum salam wrwb. Pilih saja yg disukai. Tidak harus semua.

  30. Ass, dari sekian banyak sholawat kok yang dibaca orang beramai-ramai pada sholat tarweh tidak ada.
    Kalau ada kata Sayyidina Muhammad, ada sayyidina Abu Bakar, Sayyidana Ali dan Sayuyidina lainnya, apakah itu bukan berarti menyamakan Muhammad dengan yang lainnya.
    Wassalam,

    –> www .. ndhak mas.. itu hanya untuk penyemangat dan pengingat jumlah rakaat saja. Bacaan shalawatnya pun yang ringkas saja.

  31. maaf mas, lancang saya……, mudah2an Sampian mendpt pahala sebyk saya dan semua di blog ini yg membacanya…amiiin
    wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatu

    –> wa’alaikum salam wrwb. amien amien amien..terima kasih doanya. Semoga anda dan kita mendapat ridlo-Nya selalu. amien

  32. Ada yang menyatakan bahwa shalawat yang tidak diajarkan Rasulullah dan para Shahabat adalah bit’ah. Karena pada jaman Rasulullah yang seharusnya bisa dilakukan tapi tidak dilakukan walaupun tidak ada halangan untuk melaksanakannya maka hal ini tergolong bit’ah.
    Bagaimana menurut anda? apakah benar?

    –> apa definisi bid’ah .. saya kira anda telah tahu. Ada dua versi (besar), silakan pilih salah satu dan pegang itu terus (konsisten) dgn segala konsekuensinya, tidak mencla-mencle.

    Masukkan kalimat anda ini,”shalawat yang tidak diajarkan Rasulullah dan para Shahabat” pada definisi anda. Itulah jawaban menurut definisi anda sendiri.

  33. Buat Admin…
    di atas ada tulisan Nabi yang Ummi, maksudnya apa?

    setahu saya kalo Ummi itu artinya ibu…
    emang Rasulullah cewe?

    Mungkin setau saya Nabiyyil ‘Ummiyy artinya “nabi yang ‘asalnya’ buta huruf (tidak bisa membaca dan menuis – pada kala itu sebelum diangkat sebagai Rasul).
    Karena memang segala ilmu dari Rasulullah itu murni berasal dari Allah, tanpa belajar, karena memang Rasulullah seumur-umur tidak pernah belajar membaca dan menulis.

    النبي العمي

    Terimakasih

    –> ada tulisan arabnya mas.. thanks koreksinya.

    • tuk hamba alloh berkata,,,ente seharus ga boleh berkata emangnya Rosulluloh cewe….sipenulis blog ini pengetahuannya memahami apa yg mereka sampaikan,,kita seharusnya banyak mengucapkan terimakasih kpd mereka…..penulisan kata UMMI ada yg kurang…seharusnya UMMIYII…dan klo penulisan kata UMI itu berarti ibu…..nah berarti ente pemahamanya yg kurang jelas.

  34. السّلا م عليکم ورحمةالله وبرکة
    saya mau tanya akhi/ukhti apa ada dzikir dan sholawat bid’ah.
    mohon penjelasannya.???

    –> wa’alaikum salam wrwb. istilah dzikir dan shalawat bid’ah itu pun saya belum pernah menjumpai.. kecuali dari anda sekarang ini. Apa maksud anda?

    • tuk MUSLIMAH,,,,klo bicara bid”ah….dijaman sekarang ini semuanya jg bid”ah..kita ngasih komentar yg jelek jg bid’ah,,,, intinya amalan amalan yg bentuknya membawa kebaikan yg tidak merugikan orang lain semua diperbolehkan..dan jgn lupa slalu mengucapkan Tasbih,tahmid,tahlil,allohuakbar….dan amalan yg kita baca tergantung niat kita.

  35. kalo yang namanya shalawat ibrahim itu yang bunyinya gimana kang ?Maaf ana masih awam betul.Bales ya kang………?????

    –> shalawat ibrahimiyah.. shalawat yang selalu kita baca di dalam shalat. Ada di sini.

    • sama sprt ikhwan rifa’iy juga tadz,,saya sering membaca shalawat badawiyah kubro, tp gtw artinya. mohon dmuat sama artinya juga biar lbih menghayati.

  36. Assalaamu’alaykum,,,,,,,
    Tolong penenjelasannya Ustadz,apa arti dari kata SHALAWAT dan apa maknanya.
    Dan apakah SHALAWAT itu hanya sekedar ucapan di mulut saja ?…….

    • Assalaamu’alaykum.
      kenapa tidak dibalas Ustadz ?,,,,

      –> wa’alaikum salam wrwb. yang bertanya lebih tahu dari yg ditanya.

  37. assalam alaikum, mita izin untuk down load dan saran saya tolong kalau mau refisi sekalian sampean lenkapi dari catatan kaki tiap kutipan yg anda ambil, pasti nanti lebih bermanfaat buat penulisan2 ilmiah, teruskan niat anda yg baik ini , semoga banyak manfaatnya….aminn…

    –> wa’alaikum salam wrwb. terima kasih.. mohon doa.

  38. assalamu’alaikum.wr.wb

    mas/mba/kyai/ustd. prmisi aq mau tnya sputar mimpi.. aq prnah brmimpi seolah2 dlm mimpi itu adlah hari kiamat dan stiap aq mimpi sprti itu pzty dlam mimpi itu aq sllu brada di dket masjid/di dlm msjid,klo tau arti’y mhon di jlaskan..
    trimakasih…

    wasalamu’alaikum.wr.wb

  39. HIMBAUAN : kami kira penjelasanya sudah hampir sempuna tapi munkin lebih jelasnya bisa ditambah dengan kitab apa halaman berapa Ustazd supaya dapat dirujuk kembali TERIMA KASIH

    –> lihat referensi kami di (paling) atas. Karya Yusuf An Nabhani bukunya bisa anda cari.

  40. alhamdulillah wa syukurillah,,,,smoga amal dan ibadah penulis blog ini slalu dirahmati Oleh Alloh swt…Aamiin! salam knal dari epull__—-__SATRIA LARANGAN

  41. assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    alhamdulillah, syukron ya ustadz, mohon izin copy dan ijazahnya agar dapat memperoleh “license key” atau “serial number”nya, sehingga lebih berbarokah..
    saya nanya dengan segala hormat : saya amati ustadz, setiap yang mohon ijazah kok tidak dijawab / diqabulkan ? mengapa ?. maaf kalau saya salah

    –> wa’alaikum salam wrwb. Kita masih sama-sama belajar. Apakah etis sesama pelajar memberi ijazah. Maaf …

  42. Ping-balik: Sholawat untuk Rosulullah « ILMU dari COPY PASTE

  43. Assalamuallaikum…Maaf minta izinya untuk mengkopy….Semoga. menjadi amal ibadah dan balasan pahala dari ILAHI RABB selalu menyertai…maksih banget..Wassalamuallaikum

  44. blog yg sangat bagus , nabi akan mengumpulkn para pecintanya di surga kelak ,,,
    kalau mau tau banyak ttg shalawat , silahkan kaji kitab ”SA’ADATUDDAROINI FISSHOLAWATI ALA SAYIIDIL KAUNAINI” .. dsb nya.

    • moga Allah membalas setiap org yg menulis dan membaca tulisan ini dgn pahala yg banyak, serta kelak mendapat syafaat dari almusthofa rasulil amiin Muhammad SAWW.
      amiin yaa rabbal alamiin…..

  45. Assalamualaikum Ustadz.
    Izin Print…, Izin Print dan mempelajari, dan mengamalkan. !!!
    Terima kasih sudah menulis shalawat ini. saya sangat terbantu.
    Semoga dengan berkat Shalawat ini kita dimudahkan dalam urusan Dunia,dan juga dapat Syafaat di yaumil Akhir, Amin…

  46. Shalawat kepada Nabi adalah salah satu bentuk dari kemusyrikan. Kita semua tahu bahwa dosa yang paling utama adalah kemusyrikan. Perhatikanlah, shalawat ada di dalam shalat kita, yaitu tasyahud. Perhatikan pula ayat 20:14 : ”Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak tuhan selain Aku, maka sembahlah aku DAN DIRIKANLAH SHALAT UNTUK MENGINGAT AKU.” Di dalam tasyahud kita MENGINGAT MUHAMMAD, MENGINGAT IBRAHIM, DAN KELUARGANYA MASING-MASING. Ketika kita bershalawat, kita sedang mengingat mereka juga bersama-sama dengan mengingat Allah ( Ini KEMUSYRIKAN ).***** Perbuatan bershalawat, di dalam ataupun di luar shalat, dan isi yang dibaca dalam bershalawat adalah PEMUJAAN TERHADAP NABI DISAMPING PEMUJAAN TERHADAP ALLAH. Ayat 20:14 itu juga ada ungkapan ”SEMBAHLAH AKU”. Kata ”sembah” bukan hanya berarti shalat, ruku, dan atau sujud, tetapi pengertiannya lebih luas dari itu. ”SEMBAH” juga bisa berarti MEMUJI, MEMUJI-MUJI, MEMUJA, MEMUJA-MUJA, MENGHARGAI YANG LEBIH, MENSUCIKAN, MEMULIAKAN(seperti memuliakan Tuhan atau Allah), MENGIDOLA-KAN, MENSANJUNG( yang lebih). Kita dilarang Allah secara tidak langsung untuk menyembah Nabi Muhammad melalui ayat-ayat-Nya; salah satu di antaranya adalah ayat 3:79 yang bisa dilihat penguatannya pada ayat 3:80. ”S e m b a h l a h Allah SAJA” >Lihat ayat 7:70> karena nama-nama berhala atau idola-idola, termasuk nama-nama Nabi, yang ada pada lebih 40-an shalawat di atas, menampilkan kanyataan TIDAK MENYEMBAH ”ALLAH SAJA” ***** Semua shalawat di atas adalah hadis-hadis( Imaginative Sayings) yang pada dasarnya dibuat oleh Syaithan, dan bertentangan dengan ajara-ajaran Allah, yaitu Al-Quran. Ini cuma nasehat dari saya kalau kita ingin benar-benar hidup di surga, Insya Allah. Salam Brothers and Sisters!

  47. Asalamualaikum,Wr,Wb
    Alhamdullilah…..Segala Puji Bagi Baginda Besar Nabi Muhammad SAW…..
    Shalawat2 untuknya membuat hatiku bergetar ketika mendengarnya….

    Mkasih buat yang membuat blog ini jga telah membagi pengetahuannya, ijin copas ya….

  48. assalamu’alaikum ya akhie….!
    ane punya aurod shalawat a’dzhom mohon untuk dikhabari dimana saya bisa mendapatkan kitab sa’adatud daaronini….dyukron ‘ala ihtimaamikum …wassalaamu’alaikum…wr…wb

  49. @Eltigor : Allah dan Malaikat-Nya saja bersalawat untuk Nabi-Nya, kok ! Sampeyan ki piye ? Bener mas Ustadz….. gak usah ditanggapi. Eh mas Ustadz, saya salut n kagum. jawaban anda untuk pertanyaan-pertanyaan yang aneh dan lucu n mbingungkan selalu thok cer dan membuat saya ngacungi dua jempol bareng. Terima kasih shalawat-shalawatnya…… saya tunggu yang belum dimunculkan.

  50. Assalamu ‘alaikum wr.wb. Alhamdulillah. mudah2an pengelola blog ini dan keluarganya serta orang2 yang banyak bersalawat kpd Nabi SAW semakin dicintai Allah SWT dan Rasulnya SAW, tambah berkah hidupnya, dan dari hari ke hari semakin cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan semua ummat Nabi SAW.
    Untuk salawat yang komplit yang saya tahu ada dalam “Hizbul ‘Azhom” (amalan dari Hari Jumat- Kamis) dan untuk salawat terdapat pada amalan Hari Jumat.
    Ahki…yang dirahmati Allah SWT ijin COPAS dn diamalkan.

    Razilu

    –> amien .. terima kasih, semoga demikian juga dengan anda. amien.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s