Contoh Soal AAI UGM

Sinopsis (Sesuai Kalimat di website-nya)

Asistensi Agama Islam (AAI) adalah Program Pendampingan bagi peserta Matakuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Agama Islam (MPK PAI) di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Program ini akhirnya didedikasikan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan jaminan mutu MPK PAI di lingkungan Universitas Gadjah Mada. MPK PAI sendiri adalah 2 SKS Matakuliah yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UGM yang beragama Islam. Dengan demikian AAI wajib diikuti oleh Mahasiswa muslim UGM pada semester satu sebagaimana diatur oleh SK Rektor.

.

Ini adalah contoh soalnya,

Ujian Take Home AAI xxxxxxxxxxx UGM
Posted on xx xxxxxxi, 2011 by tpaalikhlas

Bagi Peserta AAI xxxxxxxxxxx UGM yang belum mengikuti Ujian pada hari Kamis, xx xxxxxxi 2011, maka sebagai pengganti ujian peserta harus mengerjakan tugas sebagai berikut:

1. Jawaban dari soal ujian (dapat diminta ke Mas Ari), diketik.

2. Ditambah soal berikut ini:

a. Carilah salah satu perilaku yang termasuk kesyirikan di sekitar anda, kemudian analisislah dimana letak kesyirikannnya dan bagaimana solusi yang anda tawarkan (minimal 1 halaman A4).

b. Carilah  sholawat kepada nabi yang terlalu melebih-lebihkan dalam menyanjung Nabi Muhammad sehingga menjerumus kedalam kesyirikan. Tuliskan Sholawatnya dalam huruf arab (dan terjemahannya). Kemudian analisislah dimana letak kesalahannya (minimal 1 halaman).

3. semua tugas diketik pada kertas A4 (margin 3,3,3,3) dengan huruf times New Roman size 12 spasi 1.5. Dikirim via email ke :mxxxxxn@mail.ugm.ac.id, paling lambat tanggal xx xxxxxxi pukul yy.00 WIB.

.

Sumber: ada dehh.

3 thoughts on “Contoh Soal AAI UGM

  1. Sebenarnya baik,
    tapi jangan dibatasi denagn kata kata “carilah disekitar Anda”, karena jika disekitarnya tidak ditemukan, maka seakan akan mencari cari kesalahan orang, cukup diubah, dengan kata kata

    Berilah contoh perbuatan kesyirikan yang ada di Masyarakat
    Berilah contoh perbuatan guluw terhadap Rosulullah SAW yang ada di Masyarakat

    maka tatkala yang jawab keliru memberi contoh, maka tentukan si pembuat soal harus menjelaskan yang benarnya bagaimana…. saya kira bukan suatu masalah, karena kedua soal diatas pun , juga ada larangan keras dari NABI SAW,
    yaitu larangan berbuat syirik dan guluw terhadap NABI SAW dengan dalil yang sangat banyak…

    Terimakasih banyak infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s