Mungkinkah Dajjal sudah muncul?

Sebuah analisis tentang kemunculan dajjal, yang saya cuplik sebagian kecil dari sebuah buku berjudul “The Arrival” (lihat sumber). Kemudian saya tambahkan dalil Qur’an dan hadits-nya. Di bagian akhir adalah sebuah catatan yang kami buat berdasarkan kutib-an (analisis) buku ini.

Dajjal sudah muncul?

Dan Dajjal semakin dekat dengan tujuan misinya. Pada masanya, pembawa pesan Allah, Nabi Muhammad (saw), telah mengatakan kepada kita tentang pelepasan Dajjal ke dunia bebas. Ketika itu, beliau (saw) mengatakan bahwa setelah Dajjal dilepaskan, maka ia akan hidup di muka bumi selama 40 hari. Satu hari sama dengan satu tahun, satu hari sama dengan satu bulan, satu hari sama seperti satu minggu. Dan sisa hidupnya sama dengan kita (manusia).

Dari Fatimah bin Qais RA; Dajjal berkata: “Maka aku keluar dan aku menelusuri
seluruh negeri, aku tidak meninggalkan suatu negeri kecuali aku telah tinggal di
dalamnya selama 40 hari. Kecuali kota Makkah dan Madinah. Kedua kota tersebut diharamkan bagiku. Setiap kali aku akan memasuki salah satu dari keduanya. Seorang malaikat akan menghalangiku dengan pedang terhunus. Dan di setiap pelosok negeri tersebut ada malaikat yang menjaganya” (HR. Muslim)

“……… ‘Ya Rasulullah, berapa lama Dajjal tinggal di bumi?’ Rasulullah berkata: ‘40 hari. Satu harinya seperti satu tahun, kemudian seperti sebulan, kemudian seperti sepekan, kemudian hari-hari lainnya seperti hari kalian sekarang…’.” (HR. Muslim)

Ketika masa Dajjal dipersamakan satu hari sama dengan satu tahun, maka Inggris (Eropa?, orgawam) akan menjadi markasnya. Dan ketika masa Dajjal satu hari sama dengan satu bulan, maka Amerika Serikat yang akan jadi markasnya. Akhirnya, ketika masa Dajjal satu hari sama dengan satu minggu, ia akan pulang kembali ke tanah asalnya. Kepulangannya kembali itu akan menyampaikan Dajjal untuk menyelesaikan rugas pertamanya.

Satu hari sama dengan satu tahun adalah masa ketika Inggris berkuasa di dunia, dan poundsterling menjadi mata uang internasional. Dan ketika Dajjal pindah ke masa satu hari sama dengan satu bulan adalah masa ketika Amerika Serikat menggantikan posisi Inggris sebagai negara adikuasa yang memimpin dunia, dan dolar Amerika menjadi mata uang internasionai.

Kini Amerika Serikat sudah mulai perlahan-lahan lengser dari tampuk kekuasaan dunia, dan Israel akan menggantikan tempatnya. Tetapi bagaimana dengan jenis mara uangnya? Dolar Amerika akan hancur, kehancurannya menyeret semua mata uang di dunia. Setelah masa kehancuran dolar itu, maka kita tidak akan melihat lagi jenis uang kertas.

Lalu mata uang baru apa yang akan mendominasi dunia? Apakah mata uang baru yang akan digunakan Israel untuk memperbudak umat manusia-sebagaimana halnya yang teiah dilakukan Amerika Serikat dengan dolarnya? Jawabannya adalah Israel akan menggunakan mata uang yang kasat mata, yang tidak bisa kita lihat. Uang yang ridak bisa diraba, sehingga kalian tidak akan dapar menyenruhnya. Uang itu adalah uang elektronik.

Dan hal paling aneh dan berbahaya tentang uang elektronik adalah bahwa uang tersebut dikendalikan oleh sebuah sistem perbankan yang menguasai seluruh dunia. Dan orang yahudilah yang mengendalikan sistem tersebut. Itu bukanlah sekedar omong kosong. Bukan pernyataan melantur. Tapi sebuah kenyataan.

Kapankah akhir rencana Dajjal?

Sebelumnya telah disampaikan oleh Syeikh Imran Hussein bahwa semasa hidupnya, Nabi Muhammad (saw) pernah mengatakan tentang pelepasan Dajjal ke dunia. Dalam pidato itu disebutkan pula bahwa ada masa ketika AmerikaSerikat mengakhiri dominasi dunia, dan dominasi itu akan beralih  kepada Israel. Saat ini, tanda-tanda berakhirnya dominasi Amerika Serikat sudah semakin jeias dengan adanya gonjang-ganjing di pasar bursa Amerika Serikat akhir tahun lalu yang diawali dengan krisis subprime mortgage, dan diikuti dengan jatuhnya nilai dolar serta menjadi awal terjadinya krisis finansial global.

Apakah dengan demikian dominasi Israel atas dunia sudah dimulai? Marilah kita meiakukan penghitungan hari Dajjal berdasarkan pidato yang disampaikan oleh Syeikh Imran Hussein di atas.

Menurut Islam, satu tahun (hari/periode?, orgawam) di surga sama dengan 1000 tahun di dunia manusia atau waktu yang berjalan di muka bumi.  Dan dengan demikian kita bisa memperkirakan bahwa Dajjal telah menguasai dari Inggris selama 1000 tahun.  melalui kerajaan Inggris yang merupakan kekuatan dunia saat itu. Bukan suatu kebetulan jika monarki Inggris sudah berkuasa sejak tahun 900 dan menjadi kekuatan yang mendominasi dunia.

Dan mereka meminta kepadamu agar azab disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Rabbmu adalah seperti seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu hitung.(QS.22:47)

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu .(QS.32:5)

Kesimpulannya,

900 + 1000 = 1900

Hingga tahun 1900 Inggris memimpin dunia.

Pada tahun 1917, Amerika terlibat di dalam perang dunia I, dan keterlibatan itu menjadikan awal lahirnya sebuah negara adi daya. Sejak saat itulah peralihan masa dajjal dimulai menjadi ”satu hari sama dengan satu bulan”. Jika satu tahun sama dengan 1000 tahun, maka satu bulan berarti 1000:12, yang berarti 83 tahun. Tahun 1917 ditambahkan dengan 83 tahun, maka akan sampai pada tahun 2000.

Kemudian, mulai tahun 2000, Dajjil akan memimpin dari Israel dengan jangka waktu kekuasaan “satu hari sama dengan seminggu”. Perhatikan baik-baik fakta berikutnya. Pada tahun 2000, George Walker Bush terpilih sebagai presiden Amerika Serikat ke-43,

Saya, George Walker Bush, berjanji dengan sepenuh hati untuk memimpin kantor kepresidenan Amerika Serikat dengan sungguh-sungguh.

Dengan formula yang sama, kita harus membagi lagi angka 83 (1000 bulan) dengan angka 4 (1 bulan = 4 minggu), maka hasilnya kurang lebih 21 tahun.

Tambahkan tahun 2000 dengan 21 tahun, maka itu berarti tahun 2020-2023 tergantung kita merujuk kepada perhitungan bulan atau matahari. Apa yang terjadi pada tahun 2020-2023 itu ?

Tibalah kita ke akhir rencana Dajjal. Pada saat itu, Illuminati diharapkan akan memindahkan dan mengamankan pemerintahan dunia ke Israel, di mana yang dipertaruhkan lebih dari sekedar negara kecil, melainkan sebuah ide besar, yaitu Tatanan Dunia Baru, sebagaimana diakui oleh George Bush.

Tengoklah kembali peristiwa 11 September 2001. Semua penelitian independen membuktikan bahwa tragedi 9/II adalah pekerjaan yang dilakukan orang dalam (insider). Pada tahun 2002, Afganistan diinvasi, lalu tahun 2003 giliran Irak yang diinvasi. Lebanon mendapat giliran pada tahun 2006. Pada bulan September tahun berikutnya, Amerika Serikat. mendirikan basis pertahanan di 10 negara sepanjang wilayah Timur Tengah. Semua itu dilakukan untuk mengamankan pemerintahan dan melindungi Israel sebagai ibukota terakhir tatanan dunia baru. Itu sama halnya dengan apayang pernah diramalkan oleh Nabi Muhammad 1400 tahun lalu.

Sadarkah kita, apa yang sebenarnya menjadi pemicu masalah di Timur Tengah dan dunia? Saya yakin sekali bahwa setiap masalah yang timbul dan perang yang terladi di muka bumi, sengaja dilakukan untuk melindungi pembentukan dan keamanan Negara Israel. Semua pihak yang menentang akan diperangi. Kemudian, pada saatnya Dajjal akan menampakan wujudnya dan menempati tahtanya di Israel, maka sejak saat itu ke depannya, perhitungan hari Dajjal akan sama seperti perhitungan hari di muka bumi. Apa yang tercantum dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad (saw), berbunyi sebagai berikut,

Kemenangan akan menjadj milik mereka yang mengikuti Imam aL-Mahdi dan bergabung dengan Mesiah sejati yaitu Nabi Isa (as).

Namun sayangnya, mayoritas penduduk di dunia justru mengikuti Mesiah palsu, dan mempercayainya sebagai satu-satunya orang yang terpilih. Semua itu terjadi karena mereka bukanlah pengikut yang sejati, dan tidak mengerti tanda-tandanya. John F. Kennedy pernah menyampaikan pidato mengenai sebuah kelompok rahasia yang menjadi penguasa dunia,

Di seluruh dunia, kita berhadapan dengan sebuah kekuatan monolitis kejam yang bersandar terutama kepada kedengkian dalam upaya perluasan cakupan pengaruh. Kita terkungkung di dalam sebuah dunia yang penuh dengan monolitis dan konspirasi kejam yang tujuannya adalah ‘untuk menyebarkan pengaruhnya secara 1uas. Sebuah sistem yang mengerahkan manusia dan sumber daya material ke dalam sebuah bangunan mesin yang sangat efisien, yang mengkombinasikan militer, diplomatik, kecerdasan, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan operasi politik. Semua persiapan ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi, dan tidak dipublikasikan’ Ini adalah sebuah kesalahan yang dikubur dalam-dalam dan tidak pernah diungkapkan. Para pembelotnya akan dibungkam, tidak dihargai.

Pidato inilah yang akhirnya menghabisi nyawanya.

.

Tentang Syeikh Imran Husain,

Syeikh Imran Husain dilahirkan pada tahun 1942. Dia berasal dari orang tua kelas pekerja di india. Syeikh ini berhasil lulus dari Alamiyah Institute di Karachi dan beberapa perguruan lainnya seperti University of  West Indies, Al Azhar University dan Institute of International Relations di Swis. Untuk beberapa tahun ia bekerja sebagai petugas Urusan Luar Negeri di dalam kementrian Luar Negeri Trinidad dan Tobago hingga tahun 1985. Setelah itu ia memutuskan untuk terlibat dalam misi-misi keislaman. Dia tinggal di New York selama sepuluh tahun di saat menjalani profesi sebagai Direktur Studi Keislaman di organisasi Joint Committee of Muslim. Dia mengajar ilmu-ilmu keislaman pada beberapa universitas di Amerika dan Kanada, termasuk di gereja-gereja, sinagog-sinagog, penjara, komunitas, dan lain sebagainya. Dia juga berpartisipasi pada banyak kegiatan dialog antar agama, temasuk Kristen dan Yahudi di AS. Seringkali dia menjadi imam di masjid Dar al-Qur’an, Long Island, New York. Beberapa buku karyanya pun sudah ditebitkan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Jerusalem in the Qur’an – An Islamic View of the Destiny of Jerusalem, telah menjadi buku best seller dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

.

Sumber: Notiagaa & Archenarh, The Arrival, papyrus publishing, 2009, terjemahan Kania Dewi & Endang Sulistiyowati, “The Diary of Dajjal”.

Wallahu a’lam.

.

Catatan orgawam,

Menyimak analisis di atas, mungkinkah si Dajjal telah muncul (setelah terbebas dari belenggunya) di tahun 900-an M. Sangat mungkin, menyimak hadits baginda Nabi saw berikut,


Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: “Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda: “Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan>kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalahumat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi(angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya.Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.

Hadits di atas menyebut andaikata Dajjal muncul di era kanjeng Nabi saw masih hidup, atau jika tidak maka sesudah beliau meninggal. Perkiraan kami berdasar hadits di atas, walau dajjal muncul sesudah baginda Nabi saw wafat, namun pastilah tidak terlalu lama setelah itu. Jika jarak waktu antara Nabi Isa as dengan baginda Nabi saw yang dipakai sebagai acuan (+- 600 th), sangat mungkin dajjal muncul lebih cepat dari jarak itu.  Maka dajjal muncul di tahun 900-an M adalah sangat mungkin.


Apakah penyebab dajjal keluar. Berikut sebuah hadits menjelaskan,


Ummul Mukminin Hafshah binti ‘Umar ra berkata kepada Abdullah bin ‘Umar ra: “Tidakkah kau tahu bahwasa Rasulullah saw berkata: “Dia keluar hanyalah karena satu amarah yg ia rasakan.” (HR. Muslim)


Jika memang benar muncul di tahun 900-an M, peristiwa besar apa yang menyebabkan kemarahannya.

Sejarah mencatat, peristiwa besar di era yang paling dekat dengan 900-an M adalah di mulainya Perang Salib (1095 M) antara kaum muslimin melawan kaum salib. Seandainya benar dajjal muncul di era ini, besar kemungkinan penyebab perang salib adalah juga penyebab amarahnya dajjal. Atau, ada peristiwa di perang salib yang menyebabkan keluarnya dajjal.


.

Walau demikian, catatan kami  ini hanyalah dari seorang yang dloif. Masukan dengan data yang shahih sangat kami harapkan.

Wallahu a’lam.

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: “Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda: “Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan>kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalahumat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi(angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya.Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.

15 thoughts on “Mungkinkah Dajjal sudah muncul?

  1. sangat kritis..dan saya tertohok…saya tertarik masalah illuminati,namun baru kali ini membaca kaitannya dg dajjal….
    kalo boleh saran, mohon ada aplikasi untuk di share ke network lain (e.g. facebook dll).
    Jazakallah.

    –> untuk share ke network lain,.. silakan. Mohon cantumkan sumber ini. Terima kasih.

    Mengenai Illuminati dan kaitannya dengan dajjal (yang menurut analisis di atas muncul di era perang salib), berikut saya ringkas dari: http://www.docstoc.com/docs/18370357/Rahasia-Dibalik-Illuminati, dll.

    Illuminati didirikan pada tahun 1776 oleh Adam Weishaupt dkk. Para Illuminati bertujuan untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru.

    Pada Juli tahun 1782 Kelompok Illuminati bergabung dengan (dikendalikan?) Freemasonry pada sebuah kongres di Wilhelmsbad. Comte de Virieu, seseorang yang hadir dalam konferensi itu, pergi dengan tubuh gemetaran. Ketika ditanya tentang “Tragedi Rahasia’’ dia hanya menjelaskan dan menjawab: “Saya tidak mungkin membuka tabir mereka pada kalian. Saya hanya bisa menyampaikan bahwa semua ini merupakan sesuatu yang sangat serius dan jauh di luar jangkauan perkiraan kalian semua”. Sejak saat itu, menurut penulis biografinya, The Comte de Vireu hanya mengatakan Freemasonry dengan horror.

    Apa itu Freemasonry

    Cikal bakal Freemason bermula dari Perang Salib. Pada 1099 digambarkan sebagai pertumpahan darah yang maha dasyat. Pasukan salib berhasil menginvasi Yerusalem. Digambarkan pada saat itu, banjir darah di ruas-ruas jalan hingga setinggi dengkul kuda (hal ini menggambarkan telah terjadi pembantain kejam pada saat itu).

    Dua puluh tahun setelah Yerusalem ditaklukkan, datang sembilan ksatria salib yang menyatakan akan mengamankan jalur pilgrimmers (peziarah) orang-orang Kristen yang hendak menuju Yerusalem dari pelabuhan di Jaffa. Mereka diberi markas yang berada di sayap kiri istana. Ternyata kamar-kamar ksatria tersebut berada tepat di atas kuil sulaiman (Solomon Temple) atau yang biasa disebut Haikal Sulaiman. Dari sinilah nama Knights Templar muncul.

    Perkembangan selanjutnya, para Templar dianggap sesat dan dikejar-kejar di Eropa. Namun mereka tetap eksis dan beralih menjadi gerakan bawah tanah (kelompok rahasia).

    Sebagian Templar berhasil lolos dan kabur ke Skotlandia. Para Templar menanggalkan baju kebesaran mereka dan mulai berbaur dengan para tukang batu Skotlandia. Di Skotlandia para tukang batu dan buruh ini disebut Mason, dan inilah cikal bakal berubahnya nama Ksatria Templar menjadi Mason, atau yang lebih popular disebut Freemasonry. Inilah sebuah kelompok rahasia yang menjadi penguasa dunia, yang hakekatnya hanya diketahui oleh segelintir orang. Sebagaimana kata Kennedy di atas.

    Mungkinkah salah satu dari knights templar itu adalah Dajjal ?? Yang keluar (di era perang salib/sebelumnya) dan diberi umur panjang hingga sekarang? Wallahu a’lam.

  2. Kaitan antara Perang Salib, Ordo Templar, Freemasonry Dan Kabbalah. Saya kutib tanpa editing dari,

    http://www.megasutra.com/modules.php?name=AvantGo&op=ReadStory&sid=4349

    Perang Salib, Ordo Templar, Freemasonry Dan Kabbalah
    Tarikh: Wednesday, July 08 @ 00:00:00 MYT

    “The Knight Templars (‘Ksatria Haikal’)” yang terkenal di dunia Barat, yang menjadi pelopor dan inti dari tentara Salib, dibangun oleh anggota-anggota Majelis Kuasa Rahasia Qabala di Eropa yang umumnya terdiri dari orang orang Yahudi. Tujuan mereka ialah untuk membangun kembali Haikal Sulaiman dan menghidupkan kembali kcpercayaan Qabala di Palestina. Untuk tujuan itu mereka memprovokasi Paus Urbanus untuk “membebaskan Tanah Suci Jerusalem” dari tangan ‘kaum kafir muslim penyembah berhala.

    Beribu-ribu kaum Nasrani yang tertipu berangkat ke Jerusalem untuk menjalankan “perang suci” itu, yang lebih dikenal dalam sejarah dengan nama Perang Salib. Karena kaum muslimin mempercayai Tuhan Yang Maha Esa, dan memuliakan juga Nabi Isa a.s., maka mereka menganggap kaum muslimin sebagai penghalang utama ajaran syirik mereka yang menyembah Lucifer.

    Para prajurit Salib yang didukung oleh sejumlah raja-raja Eropa berhasil merebut Jerusalem dari tangan kaum muslimin pada tahun 1099. Tatkala Jerusalem jatuh terjadilah pembantaian dan perkosaan, bukan saja terhadap kaum muslimin, tetapi juga terhadap ummat Kristen Timur. Menurut catatan Encyclopaedia Britanica selama pembantaian itu, masjid Umar digenangi oleh darah kaum muslimin setinggi mata-kaki. Pemimpin pertama ‘Knight Templars’ bemama Codei Froi de Bouillar, yang menjadi raja Kristen Qabalis yang pertama di Jerusalem pada tahun 1099. Dua dasawarsa kemudian ‘ksatria haikal’ Qabalis menjadi kekuatan yang paling ditakuti dan disegani di Eropa dengan harta kekayaan yang mereka rampok dari Palestina. Selama abad ke-l2 dan ke-13, ‘ksatria haikal’ menyebarkan kepercayaan Qabala mereka ke seluruh Eropa melalui jalan infiltrasi politik, sosial dan kelompok-kelompok gereja.

    Barulah pada awal abad ke-13 bangsa-bangsa Eropa menyadari kejahatan para ‘ksatria haikal’ Yahudi tersebut, dan akhirnya memutuskan untuk menyapu bersih mereka. Pada 1307 Kaisar Perancis Phillipe IV dengan dukungan Paus Clementus V, menangkap dan memenjarakan Jacques de Molay, pemimpin tertinggi ‘ksatria haikal’ dan sebagian besar anggotanya. Paus Clementus V mengeluarkan sebuah dekrit yang menyatakan ‘ksatria haikal’ sebagai kelompok Anti-Kristus. Atas dasar dekrit tersebut Molay dan para pengikutnya dijatuhi hukuman dibakar di kayu sula pada 1307.

    Beberapa tokoh ‘ksatria haikal’ yang berhasil lolos bersumpah untuk menghancurkan gereja, para raja, dan rahib. Beberapa orang di antara mereka berhasil menyelamatkan diri ke Skotlandia dan disana mendirikan ‘the Scottish Rites” (Freemasons sekte Skot), dan beberapa lagi ke kerajaan-kerajaan Jerman, dan bergabung ke dalam organisasi ‘Illuminati’ Bavaria yang dipimpin oleh Adam Weishaupt, suatu cabang Qabala di Eropa. Setelah ‘Illuminati’ dinyatakan terlarang di Bavaria, mereka menyusup dan berhasil menguasai organisasi rahasia kaum Protestan ‘Freemasonry’ yang dipimpin Friederich yang Agung, raja Prussia.

    PERANG SALIB

    Betapapun banyaknya yang bersikeras bahwa Perang Salib adalah ekspedisi militer yang dilakukan atas nama iman Kristiani, pada dasarnya keuntungan materilah yang menjadi tujuannya. Pada periode Eropa dilanda kemiskinan dan kesengsaraan yang berat, kemakmuran dan kekayaan bangsa Timur, terutama bangsa Muslim di Timur Tengah, menarik perhatian bangsa Eropa. Walaupun menggunakan wajah agama, dan dihiasi dengan simbol-simbol Kristiani, gagasan Perang Salib sebenarnya lahir dari hasrat akan keuntungan duniawi. Inilah yang menyebabkan perubahan tiba-tiba dari kebijakan cinta damai sebelumnya di kalangan Kristen Eropa pada periode awal sejarah mereka, kepada agresi militer.

    Pengagas Perang Salib adalah Paus Urban II. Pada tahun 1095, ia menyelenggarakan Konsili Clermont, di mana doktrin Kristen sebelumnya yang cinta damai ditinggalkan. Perang suci diserukan, dengan tujuan untuk merebut tanah suci dari tangan bangsa Muslim. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan konsili, dibentuklah pasukan Pejuang Salib yang amat besar, terdiri dari para tentara, dan puluhan ribu rakyat biasa.

    Para ahli sejarah percaya bahwa upaya Urban II didorong oleh keinginannya untuk merintangi pencalonan seorang pesaingnya dalam kepausan. Sedangkan di balik sambutan penuh semangat dari para raja, pangeran, dan bangsawan Eropa atas seruan Paus, tujuan mereka pada dasarnya bersifat keduniaan. Sebagaimana diungkapkan oleh Donald Queller dari Universitas Illinois, “Ksatria-ksatria Prancis menginginkan lebih banyak tanah. Pedagang-pedagang Italia berharap untuk mengembangkan perdagangan di pelabuhan-pelabuhan Timur Tengah…. Sejumlah besar orang miskin bergabung dengan ekspedisi sekadar untuk melarikan diri dari kerasnya kehidupan sehari-hari mereka.” 1 Sepanjang jalan, massa yang serakah ini membantai banyak orang Muslim, dan bahkan Yahudi, dengan harapan untuk menemukan emas dan permata. Pejuang-pejuang salib bahkan membelah perut korban-korban mereka untuk menemukan emas dan batu-batu berharga yang mungkin telah mereka telan sebelum mati. Begitu besarnya keserakahan para pejuang salib akan harta, sehingga tanpa sesal mereka merampok kota Kristen Konstantinopel (Istanbul) pada Perang Salib IV, dan melucuti daun-daun emas dari lukisan-lukisan dinding Kristiani di Hagia Sophia.

    Setelah perjalanan yang panjang dan sulit, serta begitu banyak perampasan dan pembantaian orang-orang Muslim, gerombolan campur aduk yang disebut Pejuang Salib ini mencapai Yerusalem di tahun 1099. Ketika akhirnya kota itu jatuh, setelah pengepungan selama hampir lima minggu, para Pejuang Salib masuk. Mereka melakukan kebuasan hingga tingkatan yang jarang disaksikan dunia. Semua orang Muslim dan Yahudi di kota itu mati di ujung pedang. Dalam narasi seorang ahli sejarah, “Mereka membunuh semua orang Saraken dan Turki yang mereka temukan… baik lelaki maupun wanita.”2 Salah seorang Pejuang Salib, Raymond of Aguiles, menyombongkan kekejaman ini:

    Tampaklah pemandangan yang menakjubkan. Sebagian orang-orang kami (dan ini lebih murah hati) memenggal kepala-kepala musuh; yang lainnya memanah mereka, sehingga berjatuhan dari menara-menara; yang lain lagi menyiksa lebih lama dengan melemparkan mereka ke dalam api. Gundukan kepala, tangan, dan kaki tampak di jalan-jalan kota. Orang harus mencari jalan di antara mayat-mayat manusia dan kuda. Tetapi ini belum apa-apa dibandingkan dengan apa yang terjadi di Kuil Sulaiman, tempat kebaktian keagamaan biasanya dinyanyikan… di dalam Kuil dan serambi Sulaiman, orang-orang berkuda berkubang darah hingga ke lutut dan tali kekang mereka.

    Selama dua hari, pasukan Pejuang Salib membunuh sekitar 40.000 Muslim dengan cara yang sangat biadab. 4 Pejuang salib kemudian menjadikan Yerusalem ibukota mereka, dan membangun Kerajaan Latin yang membentang dari perbatasan Palestina hingga ke Antioch (Antakia).

    Selanjutnya, para pejuang salib mulai berupaya untuk memperjuangkan posisinya di Timur Tengah. Untuk mempertahankan apa yang telah mereka bangun, mereka perlu mengorganisirnya. Untuk itu mereka membentuk ordo-ordo militer, dalam bentuk yang belum pernah ada sebelumnya. Anggota ordo-ordo ini datang dari Eropa ke Palestina, dan tinggal di semacam biara, di mana mereka menerima latihan militer untuk memerangi orang Muslim.

    Secara khusus, salah satu dari ordo-ordo ini berbeda dengan yang lainnya. Ia mengalami transformasi yang akan memengaruhi jalannya sejarah. Namanya: Ordo Templar.

    ORDO TEMPLAR

    Para Templar, atau lengkapnya, Tentara Miskin Pengikut Yesus Kristus dan Kuil Sulaiman, dibentuk pada tahun 1118, dua puluh tahun setelah tentara salib merebut Yerusalem. Pendiri ordo ini adalah dua ksatria Prancis, Hugh de Payens dan Godfrey de St. Omer. Berawal dari sembilan anggota, ordo ini terus berkembang. Nama kuil Sulaiman dipakai karena mereka membangun basis di gunung kuil, yakni lokasi reruntuhan kuil tersebut. Di sini pula berdiri Dome of the Rock (Qubah As-Sakhrah) .

    Para Templar menyebut dirinya “tentara miskin”, tetapi dalam waktu singkat mereka menjadi sangat makmur. Mereka mengontrol penuh para peziarah Kristen yang berdatangan dari Eropa ke Palestina, dan menjadi sangat kaya dari uang para peziarah tersebut. Mereka pula yang pertama kali menyelenggarakan sistem cek dan kredit, menyerupai yang ada pada sebuah bank. Menurut penulis Inggris, Michael Baigent dan Richard Leigh, mereka membangun semacam kapitalisme abad pertengahan, dan merintis jalan menuju perbankan modern dengan transaksi mereka yang berbasis bunga.

    Para Templar inilah yang paling bertanggung jawab atas serangan-serangan pejuang salib dan pembantaian bangsa Muslim. Karena itulah, komandan besar Islam Saladin (Shalahuddin Al Ayyubi), yang mengalahkan pasukan salib pada tahun 1187 pada Pertempuran Hattin, dan kemudian membebaskan Yerusalem, menghukum mati para Templar karena pembunuhan yang mereka lakukan, walaupun sebenarnya ia mengampuni banyak sekali orang Kristen. Namun, sekalipun kehilangan Yerusalem dan mengalami kekalahan besar, para Templar terus bertahan. Dan walaupun bangsa Kristen terus menyusut di Palestina, mereka meningkatkan kekuatan di Eropa dan, pertama di Prancis, kemudian di negara-negara lain, menjadi negara dalam negara.

    Tidak diragukan lagi bahwa kekuatan politik mereka menyusahkan raja-raja Eropa. Tetapi ada segi lain dari para Templar yang segera mengganggu kalangan kependetaan: ordo tersebut sedikit demi sedikit telah menyeleweng dari iman Kristen, dan sewaktu di Yerusalem telah mengambil sejumlah doktrin mistik yang asing. Berkembang juga desas-desus bahwa mereka menyelenggarakan ritus-ritus aneh untuk memberi bentuk pada doktrin mereka.

    Akhirnya, pada tahun 1307, Raja Prancis Philip le Bel memutuskan untuk menangkap anggota-anggota ordo ini. Sebagiannya berhasil melarikan diri tetapi kebanyakan mereka tertangkap. Paus Clement V juga bergabung dalam pembersihan ini. Setelah periode panjang interogasi dan pengadilan, banyak anggota Templar mengakui keyakinan ‘bidah’ mereka, bahwa mereka menolak iman Kristiani dan menghina Yesus dalam misa mereka. Akhirnya, para pemimpin Templar, yang dinamai “Imam Besar (Grand Master)”, mulai dari yang terpenting dari mereka, Jacques de Molay, dihukum mati pada tahun 1314 atas perintah Gereja dan Raja. Kebanyakan mereka dijebloskan ke dalam penjara, dan ordo tersebut tumpas dan secara resmi menghilang.

    Segolongan ahli sejarah cenderung melukiskan sidang pengadilan para Templar sebagai konspirasi dari Raja Prancis, dan menggambarkan para ksatria itu tak bersalah atas segala dakwaan. Tetapi, cara interpretasi ini keliru dalam beberapa segi. Nesta H. Webster, ahli sejarah Inggris terkenal dengan begitu banyak mengetahui sejarah okultisme, menganalisis berbagai aspek ini dalam bukunya, Secret Societies And Subversive Movements. Menurut Webster, kecenderungan untuk melepaskan para Templar dari bidah yang mereka akui dalam masa pengadilan tidak tepat. Pertama, selama interogasi, walau secara umum terjadi, tidak semua Templar disiksa:

    Lagipula, apakah pengakuan mereka tampak seperti hasil imajinasi murni orang-orang yang disiksa? Tentunya sukar dipercaya bahwa cerita tentang upacara pembaiatan — yang disampaikan dengan rinci oleh orang-orang di berbagai negara, dituturkan dalam kalimat yang berbeda, namun semuanya saling menyerupai — merupakan karangan semata-mata. Jika para korban dipaksa untuk mengarang-ngarang, cerita mereka tentu akan saling bertentangan; segala macam ritus liar dan fantastis diteriakkan dengan penuh kesakitan untuk memenuhi tuntutan interogator mereka. Tetapi sebaliknya, masing-masing tampak seperti mendeskripsikan upacara yang sama, baik lengkap maupun tidak, dengan sentuhan personal si pembicara, dan pada dasarnya semua cerita tersebut cocok.

    Bagaimanapun juga, sidang pengadilan para Templar berakhir dengan tumpasnya ordo tersebut. Tetapi, walaupun sudah dibubarkan “secara resmi”, ia tidak benar-benar musnah. Selama penangkapan tiba-tiba pada tahun 1307, beberapa Templar lolos, dan berhasil menutupi jejak mereka. Menurut tesis yang berdasarkan pada berbagai dokumen sejarah, sejumlah besar mereka berlindung di satu-satunya kerajaan di Eropa yang tidak mengakui kekuasaan Gereja Katolik di abad keempat belas, yaitu Skotlandia. Di sana, mereka menyusun kekuatan kembali di bawah perlindungan Raja Skotlandia, Robert the Bruce. Tak lama kemudian, mereka menemukan penyamaran yang tepat untuk melanjutkan gerakan rahasia mereka: mereka menyusup ke dalam gilda (serikat sekerja) terpenting di Kepulauan Inggris abad pertengahan — loge (pemondokan) para tukang batu, dan segera, mereka menguasai loge-loge ini sepenuhnya.

    Loge para tukang batu berganti nama pada awal era modern, dengan “Loge masonik”. Ritus Skot merupakan cabang Masonry tertua, dan berasal mula di awal abad keempat belas, dari para Templar yang berlindung di Skotlandia. Dan, nama-nama yang diberikan kepada tingkat tertinggi dalam Ritus Skot adalah gelar-gelar yang diberikan kepada para ksatria dalam ordo Templar berabad-abad sebelumnya.

    Pendeknya, para Templar tidak tertumpas, sebaliknya filsafat serta berbagai kepercayaan dan upacara mereka tetap berlangsung di balik samaran Freemasonry. Tesis ini didukung oleh banyak bukti sejarah, dan diterima saat ini oleh banyak ahli sejarah Barat, baik mereka anggota Freemasonry ataupun tidak. Dalam buku kami, Ordo Masonik Baru, bukti ini dikaji secara terperinci.

    Tesis yang mengusut akar Masonry ke Ordo Templar seringkali dirujuk di dalam majalah-majalah yang diterbitkan oleh para Mason untuk kalangannya sendiri. Para Mason sangat menerima pendapat ini. Salah satu majalah ini bernama Mimar Sinan (terbitan Freemason Turki), yang menggambarkan hubungan antara Ordo Templar dengan Freemasonry dalam kata-kata berikut ini:

    Di tahun 1312, ketika Raja Prancis, di bawah tekanan Gereja, membubarkan Ordo Templar dan memberikan hak-hak mereka kepada para Ksatria St. John di Yerusalem, aktivitas para Templar tidak berhenti. Sebagian besar Templar berlindung di berbagai loge Freemason yang beroperasi di Eropa pada saat itu. Pemimpin para Templar, Mabeignac, bersama beberapa anggota lainnya, mendapatkan perlindungan di Skotlandia dengan menyamar sebagai seorang tukang batu bernama Mac Benach. Raja Skot, Robert the Bruce, menyambut mereka dan mengizinkan mereka mengembangkan pengaruh besar terhadap loge-loge Mason di Skotlandia. Sebagai hasilnya, loge-loge Skot meraih peran penting dari sisi keahlian dan ide-ide mereka.

    Freemason masa kini menggunakan nama Mac Benach dengan penuh hormat. Para Mason Skot, yang mewarisi pusaka para Templar, mengembalikannya ke Prancis bertahun-tahun kemudian dan membangun dasar bagi ritus yang dikenal sebagai Ritus Skot di sana.

    Sekali lagi, Mimar Sinan memberikan banyak informasi tentang hubungan antara Templar dan Freemasonry. Di dalam sebuah artikel berjudul “Templar dan Freemason” dinyatakan bahwa “ritual-ritual upacara pembaiatan Ordo Templar menyerupai Freemasonry masa kini.” Menurut artikel yang sama, sebagaimana di dalam Masonry, para anggota Ordo Templar saling memanggil “saudara”. Pada bagian akhir artikel tersebut, tercantum:

    Ordo Templar dan organisasi Mason saling memengaruhi dengan sangat mencolok. Bahkan ritual-ritual dari berbagai lembaga begitu mirip sehingga bagaikan disalin dari para Templar. Dalam hal ini, para Mason telah mengidentifikasi diri mereka kepada para Templar begitu jauh dan dapat dikatakan bahwa apa yang dipandang sebagai esoterisme (kerahasiaan) asli Masonik sampai tingkatan yang penting merupakan warisan dari para Templar. Ringkasnya, sebagaimana kami sebutkan pada judul esei ini, kita dapat katakan bahwa titik berangkat dari seni megah Freemansory dan garis esoteris—awalnya milik para Templar dan ujung panahnya milik para Freemason.

    Akhirnya, kami katakan, jelas bahwa Freemasonry mengakar hingga ke Ordo Templar, dan bahwa para Mason telah mengadopsi filsafat ordo ini. Para Mason sendiri menerimanya. Tetapi sudah tentu, hal penting bagi pembahasan kita adalah sifat dasar dari filsafat ini. Apa yang membawa mereka ke situ? Mengapa mereka mengalami perubahan seperti itu di Yerusalem? Apa dampak dari filsafat yang diadopsi para Templar ini, melalui perantaraan Masonry, kepada dunia?

    PARA TEMPLAR DAN KABBALAH

    Sebuah buku yang ditulis oleh dua orang Mason, Christopher Knight dan Robert Lomas, yang berjudul the Hiram Key mengungkapkan beberapa fakta penting tentang akar Freemasonry. Menurut para penulis ini, jelas sekali bahwa Masonry adalah kesinambungan dari para Templar. Namun, selain itu para penulis juga mengkaji asal usul para Templar.

    Menurut tesis mereka, para Templar mengalami perubahan besar ketika mereka berada di Yerusalem. Di tempat asal agama Kristen ini, mereka justru mengadopsi doktrin-doktrin lain. Pada akarnya terdapat sebuah rahasia yang mereka temukan di dalam kuil Sulaiman di Yerusalem, yang reruntuhannya mereka selidiki. Para penulis menjelaskan bahwa para Templar berdalih dengan peranan mereka yang diakui sebagai pelindung peziarah Kristen yang mengunjungi Palestina, tetapi tujuan mereka yang sebenarnya sangat berbeda:

    Tidak ada bukti bahwa para Templar pendiri ini pernah memberi perlindungan kepada peziarah, tetapi sementara itu kita segera menemukan bahwa terdapat bukti yang meyakinkan bahwa mereka memang melakukan penggalian yang intensif di bawah reruntuhan Kuil Herod.

    Para penulis Kunci Hiram bukanlah satu-satunya yang menemukan bukti tentang ini. Sejarawan Prancis, Gaetan Delaforge membuat pernyataan yang sama:

    Tugas sebenarnya dari sembilan ksatria itu adalah melakukan penyelidikan di daerah tersebut untuk mendapatkan berbagai barang peninggalan dan naskah yang berisi intisari dari tradisi-tradisi rahasia Yahudi dan Mesir kuno.

    Pada akhir abad kesembilan belas, Charles Wilson dari Royal Engineers mulai melakukan riset arkeologis di Yerusalem. Dia sampai kepada pendapat bahwa para Templar telah mendatangi Yerusalem untuk mempelajari reruntuhan kuil tersebut. Wilson menemukan jejak-jejak penggalian dan ekskavasi di bawah pondasi kuil tersebut, dan menyimpulkan bahwa hal ini dilakukan dengan peralatan milik para Templar. Barang-barang ini masih ada di dalam koleksi Robert Brydon, yang memunyai arsip yang sangat luas tentang informasi mengenai para Templar.

    Para penulis The Hiram Key berpendapat bahwa penggalian-penggalian para Templar ini bukannya tanpa hasil; karena di Yerusalem ordo tersebut menemukan berbagai peninggalan tertentu yang mengubah cara mereka memandang dunia. Selain itu, banyak peneliti berpendapat serupa. Mestilah ada sesuatu yang menuntun para Templar, walau pada faktanya mereka sebelumnya adalah pengikut Kristen dan datang dari bagian dunia Kristen, untuk mengadopsi suatu sistem keimanan dan filsafat yang sepenuhnya berbeda dari agama Kristen, merayakan misa-misa bidah, dan melakukan berbagai upacara sihir.

    Menurut pandangan umum dari banyak peneliti, “sesuatu” itu adalah Kabbalah (Qabbala).

    Arti kata Kaballah adalah “tradisi lisan”. Berbagai ensiklopedia dan kamus mendefinisikannya sebagai suatu cabang mistik agama Yahudi dan hanya dipahami sedikit orang. Menurut definisi ini, Kabbalah mempelajari arti tersembunyi dari Taurat dan naskah agama Yahudi. Tetapi, ketika kita mengkaji masalah ini lebih dekat, kita menemukan berbagai faktanya adalah sesuatu yang sama sekali berbeda. Fakta-fakta ini membawa kita kepada kesimpulan bahwa Kabbalah adalah suatu sistem yang berakar kepada penyembahan dan pemujaan berhala; bahwa ia ada sebelum Taurat, dan menjadi tersebar luas bersama agama Yahudi setelah Taurat diturunkan.

    Fakta yang menarik tentang Kabbalah ini dijelaskan oleh sumber yang sama menariknya. Murat Ozgen, seorang Freemason Turki, menulis sebagai berikut ini di dalam bukunya, Masonluk Nedir ver Nasildir? (Apa dan Seperti Apa Freemasonry Itu?)

    Kita tidak mengetahui dengan jelas dari mana Kabbalah datang atau bagaimana ia berkembang. Ia adalah nama umum untuk sebuah filsafat yang unik, berbentuk metafisik, esoterik, dan mistik, yang terutama berhubungan dengan agama Yahudi. Ia diterima sebagai ilmu kebatinan Yahudi, tetapi sebagian elemen yang dikandungnya menunjukkan bahwa ia terbentuk jauh lebih dahulu dari Taurat.

    Ahli sejarah Prancis, Gougenot des Mousseaux, menjelaskan bahwa Kabbalah memang jauh lebih tua daripada agama Yahudi.

    Ahli sejarah Yahudi, Theodore Reinach, mengatakan bahwa Kabbalah merupakan “suatu racun teramat halus yang menyusupi dan memenuhi nadi agama Yahudi.” Solomon Reinach mendefinisikan Kabbalah sebagai “salah satu penyimpangan pikiran manusia yang terburuk”.

    Alasan Reinach menyatakan Kabbalah sebagai “salah satu penyimpangan pikiran manusia yang terburuk” adalah karena doktrinnya sebagian besar berhubungan dengan ilmu sihir. Selama ribuan tahun, Kabbalah telah menjadi salah satu batu pondasi bagi setiap jenis upacara sihir. Para rabbi yang mempelajari Kabbalah dipercaya memiliki kekuatan gaib yang besar. Juga, banyak non-Yahudi yang telah terpengaruh dengan Kabbalah, dan mencoba memraktikkan ilmu sihir dengan menggunakan doktrin-doktrinnya. Kecenderungan esoterik yang terjadi di Eropa selama akhir Abad Pertengahan, khususnya sebagaimana yang dipraktikkan oleh para ahli alkimia, sangat banyak yang berakar dari Kabbalah.

    Hal ini sungguh aneh, jika kita memandang Yahudi sebagai sebuah agama Monoteistik, yang diawali dengan turunnya Taurat kepada Musa a.s. Kenyataannya, di dalam agama ini ada sebentuk sistem yang disebut Kabbalah, yang mengadopsi praktik-praktik dasar sihir yang dilarang oleh agama. Hal ini memperkuat apa yang telah disebutkan sebelumnya, dan menunjukkan bahwa Kabbalah sebenarnya merupakan elemen yang menyusup ke dalam agama Yahudi dari luar.

    Tetapi, apa sumber dari elemen ini? Ahli sejarah Yahudi Fabre d’Olivet menyebutkan bahwa Kabbalah berasal dari Mesir Kuno. Menurut penulis ini, Kabbalah mengakar hingga ke Mesir Kuno. Kabbalah merupakan suatu tradisi yang dipelajari oleh sebagian pemimpin Bani Israil di Mesir Kuno, dan diteruskan sebagai tradisi dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi.

    ———————
    NOTA DARI ADMIN:

    Pihak kami tidak mengedit ejaan dan gaya bahasa artikel di atas kerana merasakan ia dapat difahami oleh semua ahli.

  3. Pingback: ANALISIS LAIN : DAJJAL SUDAH MUNCUL « ridwan mustofa personal blog

  4. btw, setau ane inggris itu tahun 900an masih cupu. belum mampu menguasai dunia. bahkan taun 1066 sempet ditaklukkan William the Conqueror dari perancis, wallahua’lam

  5. Apa yg dimaksud dajjal dalam hadist nabi saya kira telah terjawab sudah melalui Syeikh Imran hosen dan itu benar adanya

  6. thanks. . .
    Dajjal di artikan menjadi 2.1.sbg simbol.2.makhluk besar yg mengaku Tuhan.
    Yang admint ceritakan itu adalah simbolnya.
    Sdangkan Dajjal yg berupa makhluk besarnya sudah muncul sejak zaman Nabi saw.tapi dajjal blum di izinkan kluar oleh Allah untuk menguji manusia di muka bumi ini.

  7. Simply desire to say your article is as astonishing. The clarity in your publish is just nice and that i could suppose
    you are a professional on this subject. Fine along with your permission allow
    me to seize your feed to stay up to date with forthcoming post.
    Thanks 1,000,000 and please keep up the enjoyable work.

  8. I almost never leave a response, but i did a few searching
    and wound up here Mungkinkah Dajjal sudah muncul?
    | Catatan harian seorang muslim. And I do have a few questions for you if it’s allright. Is it only me or does it appear like a few of the comments appear like written by brain dead individuals? :-P And, if you are writing on additional online social sites, I’d like to keep up with
    everything new you have to post. Would you list of all of all
    your shared pages like your linkedin profile, Facebook page or
    twitter feed?

  9. Saya masih ambigu antara dilepas dan keluar,jika memang dajjal telah dilepas,seharusnya semua negara yang ada di muka bumi ini sudah dimasukinya,kecuali mekah dan madinah?,berarti dunia telah dikuasainya beserta penduduknya.

  10. Tambahan dalam hadits imam muslim,bahwa rasul pernah bersabda,kalian berperang melawan norang arab dan allah akan menaklukannya untuk kalian,kalian berperang melawan persia dan allah akan menaklukkannya,kalian akan berperang melawan rum dan Alah akan menaklukkannya untuk kalian,dan kemudian kalian akan berperang melawan dajjal,dan Allah akan menaklukkannya untuk kalian.Imam nafi’ berkata kita tidak akan melihat dajjal keluar sebelum rum ditaklukkan.Jadi peristiwa besar yang memicu keluarnya dajjal berdasarkan hadits ini adalah penaklukkan rum oleh kaum muslimin.

    –> jika anda berfikir dajjal masuk (menguasai) secara fisik, maka itu tidak terjadi. Tetapi masuk tidak secara fisik (ideologi/politik/moneter dan semacamnya) maka itulah yang terjadi sekarang. Acara TV mana yg bersih dari pengaruh dajjal. Dan lain-lain..

    Dajjal keluar secara fisik dengan dimensi yg sama dengan kita (3 dimensi) mungkin belum. Tetapi keluar dengan mendekati dimensi kita .. sudah. Indikasi-nya, pengaruhnya sudah sangat terasa saat ini. Berbagai sistem dajjal sudah terbentuk dengan sangat mantab.

    Kaum muslim memerangi jazirah arab, persia, rum .. saat ini belum terjadi, namun sepertinya sudah mengarah ke sana. Jazirah arab kini dikuasai (mayoritas) wahabi, persia oleh syiah, dan rum sejak lama kristen.

    Terakhir, perang melawan dajjal dan pasukannya (yahudi?) secara fisik hanya terjadi ketika dajjal sudah satu dimensi dengan kita, 3D. Saat itulah 1 hari dajjal = 1 hari biasa. Saat itulah Nabi Isa as turun.

    Wallahu a’lam.

  11. aku mempertanyakan mengenai hadits ummul mukminin hafshah dan hadits dari abi umamah al bahiliy,apakah hadits itu benar adanya?

    .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s