<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Catatan harian seorang muslim</title>
	<atom:link href="http://orgawam.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://orgawam.wordpress.com</link>
	<description>Ya Allah.. berilah kami ridlo-Mu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Nov 2009 01:32:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Turki Utsmani, Kekhalifahan Terakhir Di Abad 20 oleh erti</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/11/28/turki-utsmani-kekhalifahan-berakhir-abad-kemarin/#comment-2479</link>
		<dc:creator>erti</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 01:32:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=1278#comment-2479</guid>
		<description>Thank,s berat untuk makalahnya, sy lagi kuliah ketinggalan makalah dengan artikel ini jadi terbantu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thank,s berat untuk makalahnya, sy lagi kuliah ketinggalan makalah dengan artikel ini jadi terbantu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Fatwa Misterius, Ajaran NU Dianggap Sesat (1) oleh ari as sidiq</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/07/30/fatwa-misterius-ajaran-nu-dianggap-sesat-1/#comment-2478</link>
		<dc:creator>ari as sidiq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 00:57:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/07/30/fatwa-misterius-ajaran-nu-dianggap-sesat-1/#comment-2478</guid>
		<description>assalamu`alaikum warahmatullahi wabarakatuh..saya hanya ingin menegaskan.baik madzhab safi`i,hanafi,hambali dan maliki pasti ajaran-ajarannya punya usuludin sendiri2.selama usuludin tersebut tidak lepas dari al qur`an dan hadits.insya allah tidak sesat ajarannya..Jangan kita membuat tertawa kaum yahudi dan nasrani melihat umat islam berperang antar golongan. Kini saatnya kita lawan yahudi dan nasrani dengan bersatu, menjadi muslim yang kaffah..kita jemput kemenagan islam dengan bersatu,,dan semuanya kita kembalikan pada ALLAH SWT penguasa alam..wassalamu`alaikum,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu`alaikum warahmatullahi wabarakatuh..saya hanya ingin menegaskan.baik madzhab safi`i,hanafi,hambali dan maliki pasti ajaran-ajarannya punya usuludin sendiri2.selama usuludin tersebut tidak lepas dari al qur`an dan hadits.insya allah tidak sesat ajarannya..Jangan kita membuat tertawa kaum yahudi dan nasrani melihat umat islam berperang antar golongan. Kini saatnya kita lawan yahudi dan nasrani dengan bersatu, menjadi muslim yang kaffah..kita jemput kemenagan islam dengan bersatu,,dan semuanya kita kembalikan pada ALLAH SWT penguasa alam..wassalamu`alaikum,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Sifat 20 Allah swt oleh Charles</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/09/11/sifat-20-allah-swt/#comment-2477</link>
		<dc:creator>Charles</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 16:44:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=753#comment-2477</guid>
		<description>Innaddhina indhallahil islam,sifat 20 dpt di bukikan dgn amalan yg khusu,akn anda mendapat kan petunjuk,jd jgn ragu n bimbang,semakin pikiran anda.mencari dalil pikiran anda akn tmbah bingung.jadi hanya dgn amalan cara membuktikannya.silahkan praktekkan dgn mencari guru pembimbing.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Innaddhina indhallahil islam,sifat 20 dpt di bukikan dgn amalan yg khusu,akn anda mendapat kan petunjuk,jd jgn ragu n bimbang,semakin pikiran anda.mencari dalil pikiran anda akn tmbah bingung.jadi hanya dgn amalan cara membuktikannya.silahkan praktekkan dgn mencari guru pembimbing.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kritik : Jama&#8217;ah Tabligh oleh AHMAD AL BAHA'I ILYAS AS SERUTIY</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/28/kritik-jamaah-tabligh/#comment-2476</link>
		<dc:creator>AHMAD AL BAHA'I ILYAS AS SERUTIY</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 15:19:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/28/kritik-jamaah-tabligh/#comment-2476</guid>
		<description>ayyuhal ikhwan...

Bukankah dalam islam allah dan rosul-Nya memerintahkan kita untuk slalu menjaga persatuan?
bukan sebaliknya(MEMBUAT PERPECAHAN).
islam adalah SATU.
SATU ajaran yang bersumber dari al qur&#039;an &amp; al hadits.
Janganlah kita saling menyalahkan,,,
dan juga mencela satu sama lain.Bukankah yang seperti itu sama halnya kita memakan daging bangkai saudara kita sendiri?!
Bukankah seorang muslim adalah orang menyelamatkan muslin lain dari kejahatan lisan serta tangannya?!
Marilah kita kembalikan semua kpada Al Quran &amp; Al hadits..

Junjung tinggi islam!!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ayyuhal ikhwan&#8230;</p>
<p>Bukankah dalam islam allah dan rosul-Nya memerintahkan kita untuk slalu menjaga persatuan?<br />
bukan sebaliknya(MEMBUAT PERPECAHAN).<br />
islam adalah SATU.<br />
SATU ajaran yang bersumber dari al qur&#8217;an &amp; al hadits.<br />
Janganlah kita saling menyalahkan,,,<br />
dan juga mencela satu sama lain.Bukankah yang seperti itu sama halnya kita memakan daging bangkai saudara kita sendiri?!<br />
Bukankah seorang muslim adalah orang menyelamatkan muslin lain dari kejahatan lisan serta tangannya?!<br />
Marilah kita kembalikan semua kpada Al Quran &amp; Al hadits..</p>
<p>Junjung tinggi islam!!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Dalil-dalil Majelis Tahlil/Tahlilan oleh uut</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2009/10/09/seri-tahlil-1/#comment-2475</link>
		<dc:creator>uut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 13:51:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=1840#comment-2475</guid>
		<description>madzhab Al Imam Asy Syafi’i tentang hukum bacaan Al Qur’an yang dihadiahkan kepada si mayit, beliau diantara ulama yang menyatakan bahwa pahala bacaan Al Qur’an tidak akan sampai kepada si mayit. Beliau berdalil dengan firman Allah subhanahu wata’ala (artinya):
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh (pahala) selain apa yang telah diusahakannya”. (An Najm: 39), (Lihat tafsir Ibnu Katsir 4/329).

sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam– berkata: “Kami menganggap/ memandang kegiatan berkumpul di rumah keluarga mayit, serta penghidangan makanan oleh keluarga mayit merupakan bagian dari niyahah (meratapi mayit).” (H.R Ahmad, Ibnu Majah dan lainnya)

Al Imam An Nawawi seorang imam besar dari madzhab Asy Syafi’i setelah menyebutkan perkataan Asy Syafi’i diatas didalam kitabnya Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab 5/279 berkata: “Ini adalah lafadz baliau dalam kitab Al Um, dan inilah yang diikuti oleh murid-murid beliau. Adapun pengarang kitab Al Muhadzdzab (Asy Syirazi) dan lainnya berargumentasi dengan argumen lain yaitu bahwa perbuatan tersebut merupakan perkara yang diada-adakan dalam agama,
lebih jelas kunjungi
http://assalafi.wordpress.com/2007/08/18/tahlilan-dalam-timbangan-islam/


&lt;em&gt;--&gt; Hadiah pahala adalah sampai. Telah tertulis di blog ini juga. Dalilnya kuat. Sedangkan fatwa anda adalah fatwa gunting tambal yang hanya menuruti hawa nafsu (paham) si penulis saja. 

Hal ini telah dibahas berkali-kali di berbagai forum. Memang benar kata imam ibn Katsir, benar kata imam Nawawi (dalam potongan itu), namun fatwa beliau para imam itu sengaja dipotong-potong. Gunting tambal. Kami males menanggapinya.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>madzhab Al Imam Asy Syafi’i tentang hukum bacaan Al Qur’an yang dihadiahkan kepada si mayit, beliau diantara ulama yang menyatakan bahwa pahala bacaan Al Qur’an tidak akan sampai kepada si mayit. Beliau berdalil dengan firman Allah subhanahu wata’ala (artinya):<br />
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh (pahala) selain apa yang telah diusahakannya”. (An Najm: 39), (Lihat tafsir Ibnu Katsir 4/329).</p>
<p>sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam– berkata: “Kami menganggap/ memandang kegiatan berkumpul di rumah keluarga mayit, serta penghidangan makanan oleh keluarga mayit merupakan bagian dari niyahah (meratapi mayit).” (H.R Ahmad, Ibnu Majah dan lainnya)</p>
<p>Al Imam An Nawawi seorang imam besar dari madzhab Asy Syafi’i setelah menyebutkan perkataan Asy Syafi’i diatas didalam kitabnya Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab 5/279 berkata: “Ini adalah lafadz baliau dalam kitab Al Um, dan inilah yang diikuti oleh murid-murid beliau. Adapun pengarang kitab Al Muhadzdzab (Asy Syirazi) dan lainnya berargumentasi dengan argumen lain yaitu bahwa perbuatan tersebut merupakan perkara yang diada-adakan dalam agama,<br />
lebih jelas kunjungi<br />
<a href="http://assalafi.wordpress.com/2007/08/18/tahlilan-dalam-timbangan-islam/" rel="nofollow">http://assalafi.wordpress.com/2007/08/18/tahlilan-dalam-timbangan-islam/</a></p>
<p><em>&#8211;&gt; Hadiah pahala adalah sampai. Telah tertulis di blog ini juga. Dalilnya kuat. Sedangkan fatwa anda adalah fatwa gunting tambal yang hanya menuruti hawa nafsu (paham) si penulis saja. </p>
<p>Hal ini telah dibahas berkali-kali di berbagai forum. Memang benar kata imam ibn Katsir, benar kata imam Nawawi (dalam potongan itu), namun fatwa beliau para imam itu sengaja dipotong-potong. Gunting tambal. Kami males menanggapinya.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Salaman Setelah Sholat, Bid&#8217;ahkah? oleh uut</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/11/18/salaman-setelah-sholat-bidahkah/#comment-2474</link>
		<dc:creator>uut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 13:36:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/11/18/salaman-setelah-sholat-bidahkah/#comment-2474</guid>
		<description>Berjabat Tangan Setelah Shalat


Al ‘Izz bin Abdus Salam Asy-Syafi’iy -rahimahullah- berkata, “Jabat tangan setelah shalat Shubuh dan Ashar termasuk bid’ah, kecuali bagi yang baru datang dan bertemu dengan orang yang menjabat tangannya sebelum shalat. Maka sesungguhnya jabat tangan disyaratkan tatkala datang.

Al-Allamah Al-Luknawiy-rahimahullah- berkata, “Di antara yang melarang perbuatan itu (jabat tangan setelah sholat), Ibnu Hajar Al-Haitamiy As-Syafi’iy, Quthbuddin bin Ala’uddin Al-Makkiy Al-Hanafiy, dan Al-Fadhil Ar-Rumiy dalam Majalis Al-Abrar menggolongkannya termasuk dari bid’ah yang jelek ketika beliau berkata, “Berjabat tangan adalah baik saat bertemu. Adapun selain saat bertemu misalnya keadaan setelah shalat Jum’at dan dua hari raya sebagaimana kebiasaan di jaman kita adalah perbuatan tanpa landasan hadits dan dalil! Padahal telah diuraikan pada tempatnya bahwa tidak ada dalil berarti tertolak dan tidak boleh taklid padanya.” [Lihat As-Si’ayah fil Kasyf Amma fi Syarh Al-Wiqayah (hal. 264), Ad-Dienul Al-Khalish (4/314), Al-Madkhal (2/84), dan As-Sunan wa Al-Mubtada’at (hal. 72 dan 87)].
dan bagaimana perkataan ulama yang lain 

http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/06/bidah-berjabat-tangan-setelah-shalat/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berjabat Tangan Setelah Shalat</p>
<p>Al ‘Izz bin Abdus Salam Asy-Syafi’iy -rahimahullah- berkata, “Jabat tangan setelah shalat Shubuh dan Ashar termasuk bid’ah, kecuali bagi yang baru datang dan bertemu dengan orang yang menjabat tangannya sebelum shalat. Maka sesungguhnya jabat tangan disyaratkan tatkala datang.</p>
<p>Al-Allamah Al-Luknawiy-rahimahullah- berkata, “Di antara yang melarang perbuatan itu (jabat tangan setelah sholat), Ibnu Hajar Al-Haitamiy As-Syafi’iy, Quthbuddin bin Ala’uddin Al-Makkiy Al-Hanafiy, dan Al-Fadhil Ar-Rumiy dalam Majalis Al-Abrar menggolongkannya termasuk dari bid’ah yang jelek ketika beliau berkata, “Berjabat tangan adalah baik saat bertemu. Adapun selain saat bertemu misalnya keadaan setelah shalat Jum’at dan dua hari raya sebagaimana kebiasaan di jaman kita adalah perbuatan tanpa landasan hadits dan dalil! Padahal telah diuraikan pada tempatnya bahwa tidak ada dalil berarti tertolak dan tidak boleh taklid padanya.” [Lihat As-Si’ayah fil Kasyf Amma fi Syarh Al-Wiqayah (hal. 264), Ad-Dienul Al-Khalish (4/314), Al-Madkhal (2/84), dan As-Sunan wa Al-Mubtada’at (hal. 72 dan 87)].<br />
dan bagaimana perkataan ulama yang lain </p>
<p><a href="http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/06/bidah-berjabat-tangan-setelah-shalat/" rel="nofollow">http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/06/bidah-berjabat-tangan-setelah-shalat/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Salaman Setelah Sholat, Bid&#8217;ahkah? oleh uut</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/11/18/salaman-setelah-sholat-bidahkah/#comment-2473</link>
		<dc:creator>uut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 13:32:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/11/18/salaman-setelah-sholat-bidahkah/#comment-2473</guid>
		<description>Berjabat Tangan Setelah Shalat

“Dulu para sahabat Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-, apabila mereka bertemu, maka mereka berjabatan tangan. Jika mereka datang dari safar, maka mereka berpelukan”. [HR. Ath-Thobroniy dalam Al-Ausath. Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Shohih At-Targhib (2719)]

Namun apa yang terjadi jika perbuatan terpuji ini dilakukan tidak pada tempat yang semestinya?! 

Al ‘Izz bin Abdus Salam Asy-Syafi’iy -rahimahullah- berkata, “Jabat tangan setelah shalat Shubuh dan Ashar termasuk bid’ah, kecuali bagi yang baru datang dan bertemu dengan orang yang menjabat tangannya sebelum shalat. Maka sesungguhnya jabat tangan disyaratkan tatkala datang.

Al-Allamah Al-Luknawiy-rahimahullah- berkata, “Di antara yang melarang perbuatan itu (jabat tangan setelah sholat), Ibnu Hajar Al-Haitamiy As-Syafi’iy, Quthbuddin bin Ala’uddin Al-Makkiy Al-Hanafiy, dan Al-Fadhil Ar-Rumiy dalam Majalis Al-Abrar menggolongkannya termasuk dari bid’ah yang jelek ketika beliau berkata, “Berjabat tangan adalah baik saat bertemu. Adapun selain saat bertemu misalnya keadaan setelah shalat Jum’at dan dua hari raya sebagaimana kebiasaan di jaman kita adalah perbuatan tanpa landasan hadits dan dalil! Padahal telah diuraikan pada tempatnya bahwa tidak ada dalil berarti tertolak dan tidak boleh taklid padanya.” [Lihat As-Si’ayah fil Kasyf Amma fi Syarh Al-Wiqayah (hal. 264), Ad-Dienul Al-Khalish (4/314), Al-Madkhal (2/84), dan As-Sunan wa Al-Mubtada’at (hal. 72 dan 87)].
dan bagaimana perkataan ulama yang lain 

http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/06/bidah-berjabat-tangan-setelah-shalat/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berjabat Tangan Setelah Shalat</p>
<p>“Dulu para sahabat Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-, apabila mereka bertemu, maka mereka berjabatan tangan. Jika mereka datang dari safar, maka mereka berpelukan”. [HR. Ath-Thobroniy dalam Al-Ausath. Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Shohih At-Targhib (2719)]</p>
<p>Namun apa yang terjadi jika perbuatan terpuji ini dilakukan tidak pada tempat yang semestinya?! </p>
<p>Al ‘Izz bin Abdus Salam Asy-Syafi’iy -rahimahullah- berkata, “Jabat tangan setelah shalat Shubuh dan Ashar termasuk bid’ah, kecuali bagi yang baru datang dan bertemu dengan orang yang menjabat tangannya sebelum shalat. Maka sesungguhnya jabat tangan disyaratkan tatkala datang.</p>
<p>Al-Allamah Al-Luknawiy-rahimahullah- berkata, “Di antara yang melarang perbuatan itu (jabat tangan setelah sholat), Ibnu Hajar Al-Haitamiy As-Syafi’iy, Quthbuddin bin Ala’uddin Al-Makkiy Al-Hanafiy, dan Al-Fadhil Ar-Rumiy dalam Majalis Al-Abrar menggolongkannya termasuk dari bid’ah yang jelek ketika beliau berkata, “Berjabat tangan adalah baik saat bertemu. Adapun selain saat bertemu misalnya keadaan setelah shalat Jum’at dan dua hari raya sebagaimana kebiasaan di jaman kita adalah perbuatan tanpa landasan hadits dan dalil! Padahal telah diuraikan pada tempatnya bahwa tidak ada dalil berarti tertolak dan tidak boleh taklid padanya.” [Lihat As-Si’ayah fil Kasyf Amma fi Syarh Al-Wiqayah (hal. 264), Ad-Dienul Al-Khalish (4/314), Al-Madkhal (2/84), dan As-Sunan wa Al-Mubtada’at (hal. 72 dan 87)].<br />
dan bagaimana perkataan ulama yang lain </p>
<p><a href="http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/06/bidah-berjabat-tangan-setelah-shalat/" rel="nofollow">http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/06/bidah-berjabat-tangan-setelah-shalat/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kritik: Menyoal Dzikir Berjamaah oleh uut</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/05/18/kritik-menyoal-dzikir-berjamaah/#comment-2472</link>
		<dc:creator>uut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 13:26:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=279#comment-2472</guid>
		<description>adapun sebagai pembanding 

Bid&#039;ahnya Dzikir Berjam&#039;ah silahkan kunjungi

http://www.darussalaf.or.id/search.php</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>adapun sebagai pembanding </p>
<p>Bid&#8217;ahnya Dzikir Berjam&#8217;ah silahkan kunjungi</p>
<p><a href="http://www.darussalaf.or.id/search.php" rel="nofollow">http://www.darussalaf.or.id/search.php</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kritik: Menyoal Dzikir Berjamaah oleh uut</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/05/18/kritik-menyoal-dzikir-berjamaah/#comment-2471</link>
		<dc:creator>uut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 13:17:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=279#comment-2471</guid>
		<description>saya hanya memberi masukan aja 

SEMBILAN TUDUHAN DUSTA TERHADAP SYAIKH AL-ALBANI
http://belasalafy.wordpress.com/?s=SEMBILAN+TUDUHAN+DUSTA+TERHADAP+SYAIKH+AL-ALBANI

Syaikh Al-Albani: Ahli Hadits yang Terdzalimi
http://belasalafy.wordpress.com/2009/11/03/syaikh-al-albani-ahli-hadits-yang-terdzalimi/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya hanya memberi masukan aja </p>
<p>SEMBILAN TUDUHAN DUSTA TERHADAP SYAIKH AL-ALBANI<br />
<a href="http://belasalafy.wordpress.com/?s=SEMBILAN+TUDUHAN+DUSTA+TERHADAP+SYAIKH+AL-ALBANI" rel="nofollow">http://belasalafy.wordpress.com/?s=SEMBILAN+TUDUHAN+DUSTA+TERHADAP+SYAIKH+AL-ALBANI</a></p>
<p>Syaikh Al-Albani: Ahli Hadits yang Terdzalimi<br />
<a href="http://belasalafy.wordpress.com/2009/11/03/syaikh-al-albani-ahli-hadits-yang-terdzalimi/" rel="nofollow">http://belasalafy.wordpress.com/2009/11/03/syaikh-al-albani-ahli-hadits-yang-terdzalimi/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Sejarah Wahaby/Saudi (3) oleh uut</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/08/26/sejarah-wahabysaudi-3/#comment-2470</link>
		<dc:creator>uut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 13:02:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/08/26/sejarah-wahabysaudi-3/#comment-2470</guid>
		<description>Hakikat Dakwah Syaikh Muhammad Abdul Wahhab terhadap Pemerintah Utsmani 
http://abusalma.blogspot.com/2005/10/hakikat-dakwah-syaikh-muhammad-bin.html

SIAPA PENCETUS PERTAMA ISTILAH WAHHABI?
http://belasalafy.wordpress.com/2009/11/07/siapa-pencetus-pertama-istilah-wahabi/

Pembelaan terhadap Syaikh Imam Muhammad bin Abdul Wahhab
Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab dan pengikutnya adalah seorang agen mata-mata Inggris.
http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/pembelaan-terhadap-syaikh-imam-muhammad-bin-abdul-wahhab/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hakikat Dakwah Syaikh Muhammad Abdul Wahhab terhadap Pemerintah Utsmani<br />
<a href="http://abusalma.blogspot.com/2005/10/hakikat-dakwah-syaikh-muhammad-bin.html" rel="nofollow">http://abusalma.blogspot.com/2005/10/hakikat-dakwah-syaikh-muhammad-bin.html</a></p>
<p>SIAPA PENCETUS PERTAMA ISTILAH WAHHABI?<br />
<a href="http://belasalafy.wordpress.com/2009/11/07/siapa-pencetus-pertama-istilah-wahabi/" rel="nofollow">http://belasalafy.wordpress.com/2009/11/07/siapa-pencetus-pertama-istilah-wahabi/</a></p>
<p>Pembelaan terhadap Syaikh Imam Muhammad bin Abdul Wahhab<br />
Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab dan pengikutnya adalah seorang agen mata-mata Inggris.<br />
<a href="http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/pembelaan-terhadap-syaikh-imam-muhammad-bin-abdul-wahhab/" rel="nofollow">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/pembelaan-terhadap-syaikh-imam-muhammad-bin-abdul-wahhab/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Potret Galaksi Terjauh dan Tertua oleh Ly2</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/02/14/potret-galaksi-terjauh-dan-tertua/#comment-2469</link>
		<dc:creator>Ly2</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 09:15:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=209#comment-2469</guid>
		<description>Sepi Amat.......kG da GAmbar.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepi Amat&#8230;&#8230;.kG da GAmbar&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hizbut Tahrir oleh Abu Zaid</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/08/29/hizbut-tahrir/#comment-2468</link>
		<dc:creator>Abu Zaid</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:49:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/08/29/hizbut-tahrir/#comment-2468</guid>
		<description>Hizbut Tahrir adalah gerakan Hizbiyun yang sangat sesat dan ngawur mereka menolak hadits ahad walaupun hadits itu shohih.mereka hizbut tahrir adalah golongan mu&#039;tazilah gaya baru, yang senantiasa mengedepankan akalnya dan tidak tunduk kepada dalil yakni QUR&#039;AN WA SUNNAH.SEPERTI CONTOH HIZBUT TAHRIR MENAFIQKAN TENTANG ADZAB KUBUR, MEREKA TIDAK PERCAYA DENGAN ADANYA ADZAB KUBUR PADAHAL HADITS NYA SUDAH SHOHIH, ALASAN MEREKA ADALAH KARENA HADITSNYA AHAD MAKA TIDAK BISA DIJADIKAN HUJJAH / ARGUMEN......LAH INILAH CONTOH KESESATAN hizbut tahrir YANG SANGAT AROGAN DAN SANGAT NGACO. UNTUK ITULAH WAHAI SODARAKU JANGAN ENGKAU MASUK KEDALAM GOLONGAN MEREKA....MEREKA hizbut tahrir sangat SESAT.ANTUM SEKALIAN BISA BACA TENTANG KESESATAN HIZBUT TAHRIR DI (SALAFY.OR.ID).........SELAMAT BERGABUNG DENGAN FIRQOTUN NAJIYAH......DI SALAFY.OR.ID.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hizbut Tahrir adalah gerakan Hizbiyun yang sangat sesat dan ngawur mereka menolak hadits ahad walaupun hadits itu shohih.mereka hizbut tahrir adalah golongan mu&#8217;tazilah gaya baru, yang senantiasa mengedepankan akalnya dan tidak tunduk kepada dalil yakni QUR&#8217;AN WA SUNNAH.SEPERTI CONTOH HIZBUT TAHRIR MENAFIQKAN TENTANG ADZAB KUBUR, MEREKA TIDAK PERCAYA DENGAN ADANYA ADZAB KUBUR PADAHAL HADITS NYA SUDAH SHOHIH, ALASAN MEREKA ADALAH KARENA HADITSNYA AHAD MAKA TIDAK BISA DIJADIKAN HUJJAH / ARGUMEN&#8230;&#8230;LAH INILAH CONTOH KESESATAN hizbut tahrir YANG SANGAT AROGAN DAN SANGAT NGACO. UNTUK ITULAH WAHAI SODARAKU JANGAN ENGKAU MASUK KEDALAM GOLONGAN MEREKA&#8230;.MEREKA hizbut tahrir sangat SESAT.ANTUM SEKALIAN BISA BACA TENTANG KESESATAN HIZBUT TAHRIR DI (SALAFY.OR.ID)&#8230;&#8230;&#8230;SELAMAT BERGABUNG DENGAN FIRQOTUN NAJIYAH&#8230;&#8230;DI SALAFY.OR.ID.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Keutamaan Surat Yasin oleh arabinsyaf</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/01/30/keutamaan-surat-yasin/#comment-2467</link>
		<dc:creator>arabinsyaf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 07:55:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=200#comment-2467</guid>
		<description>Saya setuju jika kita harus berpatokan pada hadis-hadis sahih, dan jika ada pertentangan dalam hal itu, lebih baik kita berhati-hati. Artinya kita tidak usah mengamalkannya jika memang tidak betul-betul dibutuhkan, apalagi para sahabat nabi tidak ada atsar yg mengamalkannya berarti (hadis -hadis yg jelas sahih) yg sudah ada sudah mencukupi untu kmendapat derajat yang palign tinggi disisi Alloh azza wa jalla.
SEtahu saya yang dimaksud ulama hadis dhaif yg bisa dipakai adalah hadis hasan, yaitu hadis sahih yg terendah derajatnya, ini disebabkan ilmu hadis pada masa itu masih dalam proses pematangan, sehingga ada pergeseran istilah. Wallohu a&#039;lam


&lt;em&gt;--&gt; Hadits hasan lebih tinggi derajatnya dari pada hadits dloif. Dan tak selamanya hadits dloif langsung dibuang. Hadits dloif masih bisa dipakai selama tak bertentangan dengan yang shahih (dan syariat). Jika mendukung, maka itu adalah penguat. Jika bertentangan (dengan hadits shahih), maka yang dipakai adalah yg shahih. 

Seperti dalam dunia penelitian (ilmu pengetahuan) saat ini, hadits dloif dapat dianalogikan sebagai data yg tak begitu akurat. Hanya dapat dipakai sebagai data pendukung, bukan sebagai sumber utama. Demikian yang kami ketahui. Wallahu a&#039;lam.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju jika kita harus berpatokan pada hadis-hadis sahih, dan jika ada pertentangan dalam hal itu, lebih baik kita berhati-hati. Artinya kita tidak usah mengamalkannya jika memang tidak betul-betul dibutuhkan, apalagi para sahabat nabi tidak ada atsar yg mengamalkannya berarti (hadis -hadis yg jelas sahih) yg sudah ada sudah mencukupi untu kmendapat derajat yang palign tinggi disisi Alloh azza wa jalla.<br />
SEtahu saya yang dimaksud ulama hadis dhaif yg bisa dipakai adalah hadis hasan, yaitu hadis sahih yg terendah derajatnya, ini disebabkan ilmu hadis pada masa itu masih dalam proses pematangan, sehingga ada pergeseran istilah. Wallohu a&#8217;lam</p>
<p><em>&#8211;&gt; Hadits hasan lebih tinggi derajatnya dari pada hadits dloif. Dan tak selamanya hadits dloif langsung dibuang. Hadits dloif masih bisa dipakai selama tak bertentangan dengan yang shahih (dan syariat). Jika mendukung, maka itu adalah penguat. Jika bertentangan (dengan hadits shahih), maka yang dipakai adalah yg shahih. </p>
<p>Seperti dalam dunia penelitian (ilmu pengetahuan) saat ini, hadits dloif dapat dianalogikan sebagai data yg tak begitu akurat. Hanya dapat dipakai sebagai data pendukung, bukan sebagai sumber utama. Demikian yang kami ketahui. Wallahu a&#8217;lam.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Najd BUKAN Iraq oleh akarimomar</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/02/15/maksud-najd-2-sebuah-bantahan/#comment-2466</link>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 04:37:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/?p=211#comment-2466</guid>
		<description>sudi kiranya membaca ulasan ini:

Hadith Najd – Kebenaran Yang Digeruni dan Pembohongan Fakta 
http://blogtraditionalislam.wordpress.com/2009/02/06/hadith-najd-%E2%80%93-kebenaran-yang-digeruni-dan-pembohongan-fakta/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sudi kiranya membaca ulasan ini:</p>
<p>Hadith Najd – Kebenaran Yang Digeruni dan Pembohongan Fakta<br />
<a href="http://blogtraditionalislam.wordpress.com/2009/02/06/hadith-najd-%E2%80%93-kebenaran-yang-digeruni-dan-pembohongan-fakta/" rel="nofollow">http://blogtraditionalislam.wordpress.com/2009/02/06/hadith-najd-%E2%80%93-kebenaran-yang-digeruni-dan-pembohongan-fakta/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Najd = Iraq oleh akarimomar</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2008/02/15/maksud-najd/#comment-2465</link>
		<dc:creator>akarimomar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 04:24:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2008/02/15/maksud-najd/#comment-2465</guid>
		<description>Mungkin boleh juga baca tulisan ini:

http://blogtraditionalislam.wordpress.com/2009/02/06/hadith-najd-%E2%80%93-kebenaran-yang-digeruni-dan-pembohongan-fakta/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin boleh juga baca tulisan ini:</p>
<p><a href="http://blogtraditionalislam.wordpress.com/2009/02/06/hadith-najd-%E2%80%93-kebenaran-yang-digeruni-dan-pembohongan-fakta/" rel="nofollow">http://blogtraditionalislam.wordpress.com/2009/02/06/hadith-najd-%E2%80%93-kebenaran-yang-digeruni-dan-pembohongan-fakta/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
