“Ariel Peterporn”

“Ariel Peterporn”

Judul di atas terbersit dari buah video porno yang saat ini baru ramai dibicarakan. Pemainnya adalah seseorang yang sangat mirip dengan Ariel Peterpan, dan pacar2nya. Ariel sendiri sampai saat ini selalu mengelak jika dituding sebagai lakon. Maka nama tetap sama (merujuk kemiripan), namun dengan tanda petik karena bukan ybs. Ini merujuk ke video porno itu, bukan ke penyanyi band terkenal di negeri ini.

Video ini sungguh marak sejak di-upload pertama kali beberapa minggu lalu. Potensi merusak generasi muda sangat dahsyat, karena pemeran utamanya adalah (mirip) idola kaum muda, baik yang laki maupun perempuan.

Jika putra putri ibu/bapak punya hp atau suka internet, … maka waspadalah.

Anak-anak / remaja, bahkan sdh SMA/mhs dengan hp di tangan atau internetan, maka hampir pasti punya video ini. Dengan teknologi yang semakin canggih, bluetooth, IR, WIFI, HSPDA, dll, maka teknologi copy file hanya perlu waktu sekian detik. Tesss … dahh.

Video Mesum itu sudah beredar dan menjadi konsumsi publik. Dampaknya .. perzinaan dianggap bukan hal yang tabu lagi di kalangan anak-anak. Anak yang belum saatnya tahu menjadi terpaksa tahu. Lhaa dikasih ma temennya, malah sharing .. sambil haha hihi. Perzinaan dianggap biasa. Maka moral bangsa akan jauh menurun ke titik yang terendah.

.

Pencegahan

Salut buat bapak ibu guru yang berusaha mencegah maraknya video ini dengan segala keterbatasannya. Ada razia hp di sekolah-sekolah. Kasihan guru-guru dan para orang tua yang berusaha melindungi putra-putrinya. Ini seperti membersihkan kotoran di kandang kambing. Hasilnya …..

Seorang anak tertawa … hihihi .. hp nya di-password. Gurunya bengong.

Namun itu tetap perlu dilakukan. Paling tidak mengurangi peredarannya. Dan menunjukkan bahwa hal yang dilakukan di dalam video itu adalah hal yang tak pantas. Dosa besar.

Bagaimana dengan yang di internet? Bahkan di youtube pun video ini tak layak tayang, dan terhapus dari sana. Artinya itu sudah termasuk kategori porno. Namun dihapus dari youtube bukan berarti tak ada di internet. Bagi yang berpengalaman pasti tak sulit mencari mirror-nya. Apalagi video ini sudah terlanjur terdownload sekian ribu kali sebelum terhapus.

Maka akan menjadi semakin sulit mencegah peredarannya. Beberapa waktu lalu baca berita, bahkan ada warnet (tertangkap polisi) menyimpan softcopy-nya. Pelanggan tak perlu payah-payah search. hehe … insting bisnis yang bagus, namun amalan yg buruk.

Dari sini tampak bahwa pencegahan peredaran akan sangat sulit dilakukan. Seperti membersihkan kotoran di kandang kambing.

Namun tetap perlu dilakukan. Paling tidak menunjukkan keseriusan bahwa hal yang dilakukan di video itu tak pantas dilakukan. Berdosa. Memalukan. Perzinaan dan pornografi adalah dosa besar.

Yang lebih penting adalah menjerat hukuman kepada orang-orang yang terlibat di dalamnya. Penyebar-nya, dan .. pelakunya.

.

Siapa pengedarnya?

Polisi mengejar peng-upload video ini di internet (terutama di youtube). Beberapa waktu lalu muncul kabar bahwa polisi berhasil mengidentifikasi no IP dari mana video ini di-upload. Syukurlah .. semoga berhasil menangkap pelakunya.

Namun. Menyimak kerja kepolisian kita, tampaknya saya agak pesimis. Lhaa mengusut kasus penodaan (penghinaan) terhadap baginda Nabi saw saja sampai sekarang tak jelas hasilnya. Sudah dua atau tiga kalin tercatat di blog ini. Semua tak jelas hasilnya. Website/blog yang aktif menghina kanjeng Rasul saw itu sampai sekarang masih nangkring di internet. Pelakunya tak tertangkap sama sekali.

Sekarang .. dalam kasus video ini.. entahlah. Apalagi video-nya sekarang sudah tak ada di youtube lagi. Insting saya .. pak polisi tak kan tuntas berhasil mengusut penyebar/peng-upload nya. (Tetapi menurut pengalaman pribadi, insting saya banyak kelirunya … hehe)

.

Siapa pelaku-nya?

Beberapa pakar dan analisis para  penggemar telah menunjukkan. Pakar menyatakan video itu asli, dan sangat sulit untuk memanipulasi sebuah video. Jadi di sini kemiripan jelas mengarah kepada kesamaan.

Ciri-ciri fisik dan asesoris yang dipakai oleh pemeran di dalam video mesum itu sangat mirip (bahkan sama) dengan tertuduh.

Reaksi para tertuduh (Ariel, Luna, dan Cut). Ariel langsung menghilang begitu video-mesum itu marak. Luna berusaha berkelit, namun mandah saja ketika dipecat dari “dahsyat”. Ke dua bintang juga diam saja ketika dipecat dari model sabun Lux.

Cut pasrah ketika dipecat dari Insert.

Pengacara menggebu-gebu mengutuk penyebarnya, namun menghindar ketika masuk ke topik pelakunya.

“Itu untuk koleksi pribadi”, kata pengacara itu membela kliennya, Ariel Peterpan dan Luna Maya.

Semua itu indikasi yang jelas… Silakan simpulkan sendiri.

.

Berbagai dalil betapa video mesum itu adalah dosa besar,

Abu Said Alchudri ra berkata: Rasulullah saw bersabda: Serendah-rendah manusia di sisi Allah pada hari qiyamat, ialah suami atau istri yang bersetubuh kemudian menyiarkan apa yang terjadi antara keduanya itu. Yakni yang terjadi dalam persetubuhan itu. [Muslim]

Dan mereka itu bukan suami istri.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. [QS 17:32]

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),

(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,

kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS 25:68-70]

Dosa-nya tidak hanya sekali itu saja, tapi berlanjut dan berlanjut karena keburukan-keburukan yang diakibatkan olehnya. Kecuali mereka bertaubat.

………………. dan barang siapa merintis dalam Islam perkara baru yang buruk maka baginya dosa dari perbuatan tersebut juga dosa dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang dosa-dosa mereka sedikitpun” (H.R. Muslim) .

Catatan : Segala alat dan teknologi dalam video mesum ini adalah hal-hal baru yang ditemukan dan dipakai di zaman modern ini. Inilah perkara baru (bid’ah) bidang teknologi, dan perkara baru yang dapat menyebabkan budaya baru. Dan video mesum itu sama sekali bukan perkara ibadah. Jadi tak benar jika dikatakan perkara baru berupa teknologi atau budaya selalu boleh.

“Ada seorang lelaki, yang sudah masuk Islam, datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengakui dirinya berbuat zina. Nabi berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai 4 kali. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah engkau gila?’. Ia menjawab: ‘Tidak’. Kemudian beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau pernah menikah?’. Ia menjawab: ‘Ya’. Kemudian beliau memerintah agar lelaki tersebut dirajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari. Ia dikejar dan terus dirajam hingga mati. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan hal yang baik tentangnya. Kemudian menshalatinya” [HR. Bukhari]

“Tanda-tanda datangnya kiamat diantaranya: Ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan” [HR. Bukhari]

wallahu a’lam.

.

Berbagai peristiwa berkaitan dengan video ini,

22/06/2010 15:57
Liputan6.com, Sumedang: Seorang pelajar putri kelas enam sekolah dasar di Kecamatan Cibugel, Sumedang, Jawa Barat, diperkosa tiga pemuda yang terangsang usai melihat video mesum. Ketiga pelaku Ade Irawan, Komar, dan Tedi Mulyadi ditangkap Kepolisian Sektor Cibugel, Selasa (22/6) pagi di rumah Ade di Dusun Cisetra, Desa Sukaraja, Cibugel.

Polisi menyita barang bukti berupa telepon seluler yang menyimpan video porno mirip Ariel-Luna Maya. Penangkapan berawal dari laporan korban sebut saja Maya. Maya mengatakan, pemerkosaan terjadi di rumah Komar yang sedang kosong. Usai melihat video porno mirip Ariel-Luna, video itu pun diperlihatkan pelaku ke korban agar ikut terangsang.

Mempertanggungjawabkan perbuatan ketiga tersangka, polisi akan menjerat dengan pasal berlapis yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta pasal 287 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang perkosaan anak di bawah umur. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.(AIS)

http://berita.liputan6.com/hukrim/201006/282778/Gara.gara.Video.Porno.Bocah.SD.Diperkosa

.

KPAI: 33 Bocah Dicabuli Setelah Nonton Video
Kamis, 24 Juni 2010 – 16:28 wib
text TEXT SIZE :
Share
Fahmi Firdaus – Okezone
Ilustrasi video mesum. (okezone)

JAKARTA – Video porno mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari menimbulkan korban. Setidaknya 33 anak kecil dicabuli oleh pelaku, setelah menonton video porno tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno saat datang ke Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (24/6/2010).

Dari laporan yang diterima KPAI, sebanyak 33 anak berusia 4-12 tahun mendapatkan pelecehan seksual di kisaran waktu 14-23 Juni. Menurut pengakuan para pelaku, pelecehan itu dilakukan setelah mereka menonton video mesum mirip Ariel.

KPAI melihat sebanyak 65 persen para pelaku melakukannya di rumah. Namun tidak menutup kemungkinan, jika memiliki uang, para pelaku akan melakukannya pada pekerja seks komersial.

“Maraknya video tersebut sudah seperti melebihi narkoba, adiktif. Ini akan mengganggu tumbuh kembang anak,” ujarnya.

KPAI pun mendatangi Mabes Polri untuk memberikan dukungan atas proses pidana yang dilakukan terhadap pelaku video mesum yang diduga Ariel Peterpan.

Hadi Supeno juga meminta Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan jajarannya agar tidak ragu-ragu untuk memproses pidana kasus video porno pada siapapun atau apapun latar belakangnya.

“Dampak peredaran video porno itu sangat dahsyat. Karena pelakunya sangat dikenal oleh anak-anak dan menjadi idola,” katanya.

“Kami minta kepolisian, untuk terus melindungi moral masyarakat. Kegagalan negara dalam melindungi moral masyarakat akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pimpinan nasional dan aparat hukum,” pungkasnya.(hri)

http://news.okezone.com/read/2010/06/24/337/346304/337/kpai-33-bocah-dicabuli-setelah-nonton-video

.

Kamis, 1 Juli 2010 | 09:45 WIB
Lagi, Video “Ariel” Makan Korban

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang anak laki-laki berinisial Rif yang berusia 13 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan, mencabuli bocah perempuan berinisial DSR yang baru berumur lima tahun setelah menonton dua video mirip Ariel.

Kasus ini menambah panjang daftar kasus asusila yang marak belakangan ini, yang dikaitkan dengan peredaran video porno mirip artis. Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan telah menerima 33 1aporan pemerkosaan terhadap anak-anak hanya dalam 10 hari. Pemerkosaan dipicu oleh video mirip Ariel. Semua pelaku berusia 16-18 tahun, dengan korban berumur 4-12 tahun (Warta Kota, 25/6/2010).

Kasus di Makassar dipicu oleh perilaku bocah Rif yang langsung berubah setelah menonton video mirip Ariel. Bocah ini kemudian melakukan perbuatan asusila kepada DSR. Orangtua korban berinisial OK yang mengetahui anaknya telah menjadi korban perbuatan asusila kemudian melaporkannya ke Mapolsekta Biringkanaya, Makassar, Rabu (30/6/2010) kemarin.

Di hadapan penyidik, korban yang didampingi orangtuanya menuturkan awal mula perbuatan bejat yang dilakukan oleh pelaku. Saat itu, korban ditinggal pergi oleh orangtuanya yang berjualan gado-gado keliling.

Kebetulan Rif dan orangtuanya mengontrak kamar di rumah orangtua DSR di Jalan Gowa Ria, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Jadi, pada saat kejadian, korban dan pelaku berada di rumah yang sama. Waktu itu, Rif juga ditinggal pergi oleh orangtuanya.

“Saya lagi main sendiri di rumah dan Rif lagi di warung internet main komputer. Rif memang sering masuk warnet di dekat rumah,” tutur DSR. Tak lama kemudian, Rif keluar dari warnet dan kembali ke rumah kontrakan.

“Dia masuk ke rumah dan menghampiri saya lalu menyuruh saya untuk membuka pakaian,” kata DSR. Perbuatan cabul dilakukan oleh pelaku sebanyak dua kali pada Sabtu (19/6/2010) silam.

Korban sampai meringis kesakitan setelah mendapat perlakuan yang tidak pantas dari pelaku. Kasus itu sempat tidak diketahui orangtua DSR. Hingga akhirnya terkuak juga. A, orangtua DSR melapor ke polisi.

Dua film

Setelah menerima laporan dari orangtua korban, polisi kemudian menjemput pelaku. Di hadapan polisi, pelaku yang putus sekolah itu mengakui semua perbuatannya. la mengaku jika itu dilakukannya setelah menonton video mirip Ariel. “Saya sering di warnet buka-buka film. Kebetulan saya menonton dua film Ariel dan langsung pulang ke rumah,” ujarnya polos.

Kapolsekta Biringkanaya AKP Muhammad Thamrin membenarkan adanya laporan dari orangtua korban. la mengaku sudah bertemu dengan korban serta pelaku.

“Ini salah satu dampak negatif dari film adegan panas. Apalagi jika dalam film (pelakunya) adalah figur publik diidolakan. Oleh karena itu, berharap kepada semua orang tua untuk memberikan pendampingan ekstra kepada anaknya dan memberikan pemahaman agar perbuatan itu tidak banyak berdampak pada perilakunya,” katanya. (Warkot/Ant)

http://entertainment.kompas.com/read/2010/07/01/0945001/lagi.video.quotarielquot.makan.korban

.

Jika “Ariel Peterporn” (dan partner-partnernya) ini sampai tak terjerat hukum sehingga bebas nantinya, maka benarlah tanda-tanda kerusakan negeri ini jelas terlihat. Ketika ada orang ingin berpoligami (demi menghindari zina) maka malah dipecat sebagai pegawai (PNS). Ketika orang bernikah sirri (demi menghindari zina), malah dimasukkan bui. Kini orang yang berzina secara terang-terangan, di-video lagi, malah berlenggang bebas.

Anda pilih yang mana…?

.


Akhirnya hanya ini yang dapat kami lakukan. Semoga Allah memperlihatkan kekuasaan dan keadilan-Nya, untuk melindungi generasi dan bangsa ini dari murka-Nya.

Semoga kita terhindar dari masalah yang memalukan ini. Semoga Allah selalu melindungi kita dari hal-hal yang menyebabkan murka-Nya.

Amien.

About these ads

One thought on ““Ariel Peterporn”

  1. Aturan di dalam al qur’an sudah tidak berlaku lagi di dalam negara yang berlabel demokrasi, sehingga setiap orang bebas sebebas-bebasnya melukukan perbuatan suka-sama suka termasuk berbuat zina di depan publik. Hukum negara demokrasi hanya berlaku kepada orang-orang yang mengedarkan video yang tidak mendapat izin edar dari pelaku utama dalam film itu, sedangkan pelaku pembuat zina akan bebas dari jeratan hukum. Hal ini karena tidak ada hukum yang dapat menjerat pelaku zina di negara demokrasi ini. Bahkan di dalam hukum demokrasi, pelaku poligami dapat diancam sanksi hukum, sedangkan pelaku zina boleh berbuat sesuka hati. begitulah hukum buatan manusia yang tidak berpegang pada fitrah sang Penciptanya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s