Ditulis oleh orgawam di/pada Juni 30, 2009
Penulis benar-benar terkesiap ketika melihat mata rantai (sanad, silsilah) mufti agung Mesir, Dr. Ali Gum’ah, yang meriwayatkan kitab Hâsyiah Jawharah al-Tawhîd (karangan Syaikh Ibrahim al-Bayjuri) dari seorang ulama Nusantara asal Padang, yaitu Syaikh Muhammad Yasin ibn ‘Isa al-Fadani (Yasin Padang).
Semasa belajar di pesantren dulu, mata rantai beberapa kitab yang di ‘aos’ oleh penulis juga menyambung kepada Syaikh Yasin Padang. Urutannya demikian: penulis; KH. Abdullah Kafabihi Mahrus (murabbi penulis);KH. Mahrus ‘Ali Lirboyo;Syaikh Yasin Padang. Berangkat dari pertemuan mata rantai inilah, jejaring dan jejak ulama Nusantara di Timur Tengah serta pengaruhnya di Tanah Air menjadi menarik untuk dianalisa dan dikaji lebih jauh.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Sejarah, hikmah | 3 Komentar »
Ditulis oleh orgawam di/pada Juni 24, 2009
Tasbih yang dalam bahasa Arab disebut subhah atau misbahah, dalam bentuknya yang sekarang (untaian manik-manik), memang merupakan produk “baru”. Sesuai namanya, tasbih digunakan untuk menghitung bacaan tasbih (Subhaanallah), tahlil (Laa ilaaha illallaah), dan sebagainya.
Pada zaman Rasulullah Saw. untuk menghitung bacaan dalam berdzikir digunakan jari-jari tangan , kerikil-kerikil, biji-biji kurma, atau tali-tali yang disimpul-simpul. Seperti diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah, Abu Daud, at-Turmudzi, an-Nasai, shahabat Ibn Umar berkata:
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam dzikir | 1 Komentar »
Ditulis oleh orgawam di/pada Juni 17, 2009
Tanya:
mohon maaf sebelumnya habib guru saya bertanya..
Habib Munzir semoga selalu dimuliakan dan dirahmati ALLOH S.W.T
saya mau bertanya apakah boleh dalam berdzikir membayangkan wajah ataupun wujud guru ataupun sambil melihat foto guru?
kalau boleh mohon penjelasannya, dan sebaiknya motifasi apa yg harus saya tanamkan dalam hati.
terima kasih sebelumnya habib guru yang saya hormati.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam dzikir | Leave a Comment »
Ditulis oleh orgawam di/pada Juni 17, 2009
Sejak lama, mungkin sedari kecil .. ketika ada arak-arakan motor besar (motor gedhe=moge), ada perasaan takut. Terkesan arogan, mau menang sendiri dalam hal menggunakan jalan. Padahal kita sama-sama pengguna jalan, memiliki hak yang sama. Kami juga bayar pajak motor dan kendaraan.
Ketika jumpa mereka .. cepat-cepat menyingkir sajalah. Dari pada terkena urusan tak perlu. Rung..ruunng.. rruuunnnngg .. sampai arak-arakan berakhir. Menepi atau malah masuk gang.
Ini hanya kesan, tak ada bukti real sejak dahulu kala. Namun berita di bawah ini adalah saksi/ bukti real.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Berita, Umum | 2 Komentar »