Berbagai Hadits Tentang Menuntut Ilmu

Hadits Tentang Menuntut Ilmu

Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)

Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)

Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami)

Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).

“Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari)

Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh sampai dia kembali  (Shahih Tirmidzi)

Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)

Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari )

Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )

Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)

Duduk bersama para ulama adalah ibadah. (HR. Ad-Dailami)

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)

Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi saw bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang laki-laki yang diberi harta oleh Allah lalu harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang laki-laki diberi hikmah oleh Allah di mana ia memutuskan perkara dan mengajar dengannya.(Bukhari)

Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi)

Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak mengatakan ,”Alif,lam,mim” satu huruf , tetapi alif satu huruf , lam satu huruf , dan mim satu huruf,(HR Bukhori)

Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus. (Shahih Muslim No.4232)

Abu Musa mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Perumpamaan apa yang diutuskan Allah kepadaku yakni petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan lebat yang mengenai tanah. Dari tanah itu ada yang gembur yang dapat menerima air (dan dalam riwayat yang mu’allaq disebutkan bahwa di antaranya ada bagian yang dapat menerima air), lalu tumbuhlah rerumputan yang banyak. Daripadanya ada yang keras dapat menahan air dan dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada manusia lalu mereka minum, menyiram, dan bertani. Air hujan itu mengenai kelompok lain yaitu tanah licin, tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Demikian itu perumpamaan orang yang pandai tentang agama Allah dan apa yang diutuskan kepadaku bermanfaat baginya. Ia pandai dan mengajar. Juga perumpamaan orang yang tidak menghiraukan hal itu, dan ia tidak mau menerima petunjuk Allah yang saya diutus dengannya.” (Bukhari)

Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud)

Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi)

Apabila kamu melihat seorang ulama bergaul erat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia adalah pencuri. (HR. Ad-Dailami)

Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)

Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)

Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani)

“Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina”
* Telah berkata al-Baihaqy di kitabnya al-Madkhal (hal. 242) dan di kitabnya Syu’abul Iman (4/291 dan ini lafadznya), “Hadits ini matannya masyhur sedangkan isnadnya dla’if. Dan telah diriwayatkan dari beberapa jalan (sanad) yang semuanya dla’if.”

Wallahu a’lam.

.

Dari berbagai sumber.

NB: Bagi pembaca yang ingin mengetahui tulisan arab hadits-hadits di atas, ada artikel sejenis dari kitab Ihya Ulumuddin karya imam al Ghazali. Silakan simak di sini.

About these ads

98 gagasan untuk “Berbagai Hadits Tentang Menuntut Ilmu

  1. ceritanya pengen di hapalin sih hadist – hadist tentang Quran, tapi hampir disemua wabsite ana cari teks hadist arabnya pada ga ada… tanya kennapa ?????

    –> Mohon maaf .. semoga alasan ini dapat diterima. Pertama, sumber yang kami dapatkan memang kebanyakan tidak ada teks arabnya. Kedua, jikapun ada dari buku/kitab, keyboard kami tak mendukung. Ketiga .. jika pun ada seorang pembaca serius ingin melacaknya, saya kira teks arab dapat dilacak dari kitab-kitab hadits asli sumber riwayatnya.

    • Assalamu`alaikum wr.wb.
      A` saya seorang pelajar,
      Sya mau tanya, apa saja hadist-hadist Nabi yang menyatakan menuntut ilmu itu adalah ibadah?
      Terima kasih sebelumnya.

      –> Wa’alaikum salam wrwb. Maaf .. saya tak paham pertanyaan anda. Bukankah mengamalkan hadits di atas berarti ibadah, yaitu dengan mencari ilmu (apapun) yang kemudian diamalkan sebaik-baiknya untuk kebaikan umat manusia demi ridlo Allah swt semata. Semoga ini membantu. Wallahu a’lam.

  2. Tolong kirimin tulisan arabnya donk trimz.

    –> Alasan telah dikemukakan di atas. Namun jika para pembaca sangat ingin mengetahui teks arab ayat Al Qur’an dan hadits-haditsnya, ada sebuah referensi bagus. Silakan dibaca (beli??) buku/kitab Ihya ‘Ulumuddin karya Imam Ghazali tentang keutamaan Ilmu (Jilid/Bab I). Sudah ada terjemahnya terbitan As-Syifa, Semarang. Silakan cari sendiri.

    Semoga manfaat.

  3. andai saja hadits yang diatas ada arabnya sangat menarik sekali buwat kita semu………..dan bahasa arab kan sangat penting bagi umat islam khususnya..semoga tulisan q dapat di baca dan mau mengirimkan kepada q……….

  4. Assalamualaikum, tolong dong hadits tentang menuntut ilmu yang berhubungan dengan pendidikan bagi anak usia dini.

    Terima kasih

  5. Ass…. war…..wab……. tolong berikan sebuah hadits tentang pembunuh dan orang yang dibunuh?
    waalaikum salam……….
    NB.AL-ILMU BILA AMALIN KASSAJARI BILA SAMARIN {APABILA AMALAN ITU TIDAK DI AMALKAN MAKA BAGAI POHON YANG TAK BERBUAH}

  6. sya dan temn sya merasa sngat termotivasi dengan web ini…. semoga antum juga demikian

    –> amien. terima kasih doanya.

  7. Ass…war…wab…, lo hadist tentang menuntut ilmu apa da sumber lengkap seperti perawinya, sanadnya, dll.? lo bisa sya minta dkrikm informasi sumber hadisnya yang lengkap, trims.

  8. bagaimana hukumnya orang yang memberikan ilmu pada orang lain tetapi ia mendapatkan bayaran
    sebagai contoh seorang guru pada jaman sekarang ini kan punya ilmu yang disampaikan pada muridnya
    tetapi dari kerja menyampaikan ilmu itu ia di gaji.. bagaimana hukum perolehan gaji itu?

    –> lho .. yaa nggak papa kan mas. Itu merupakan bagian dari mencari rizki.

  9. tulis hadits kok ga pake arab nya ????
    padahal itulah ciri pemersatu agama islam, bahwa dalam qur’an dan hadits kita menggunakan bahasa arab, kalo semua ditulis terjemahnya apa bedanya dengan kitab agama lain ????? kasian kok jd dakwahnya salah arah !!!!

  10. jangan2 ini juga hasil copy paste ya ?????? kreatif dunk pak …………

    –> bener pak .. tapi insya Allah kami ambil dari sumber-sumber yang bagus/bisa dipercaya. Jika anda ingin melacaknya dan ingin tulisan arabnya, hadits riwayat siapa masih tertera jelas di sana. Silakan kutip sendiri dari kitab asli. Atau coba simak ini.

  11. SubhaanALLAH…Ilmu yang sangat manfaat, Mohon ijin Ustadz berbagi Ilmu untuk pembinaan Akhlak dan meyebarkarkan ilmu kepada saudara2 kita yg membutuhkan..Jazzakallahu khyaran…Salam Ukhuwah Fillah.

  12. Berharap ke Rabb, tulisan bisa menjadi referensi untuk berDAKWAH…tollong dilengkapi dengan bhs arabnya yach!!!!!!!!!!!!

  13. all> walau ng’ ada tlisan arabnya…nich dach bgus…….
    kan tlisan arabnya bsa qt cri sndiri……..
    thanks……..

  14. Asslam saya juga mau koment dikit kalau bisa kak cantumkan juga tulisan arabnya supaya kami dapat belajar lagi tentang tulisan arab

  15. Ping-balik: Berbagai Hadits Tentang Menuntut Ilmu « Rifaudin Ahmad

    • بسم الله الرحمن الرحيم

      Saya coba untuk membantu menuliskan redaksi arab dari hadits2 di atas
      walaupun tidak semuanya dan mohon maaf kalau ada beberapa catatan karena masih sedikitnya ilmu saya ).

      Hadits Tentang Menuntut Ilmu

      وَقَالَ تَعَالَى { يَرْفَعْ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَاَلَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ }

      Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)

      طلب العلم فريضة على كل مسلم

      Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)

      مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ ” ، رَوَاهُ مُسْلِمٌ

      Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).

      من سلك طريق العلم سهل الله له طريقا إلى الجنة

      “Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari)

      من خرج في طلب العلم كان في سبيل الله حتى يرجع

      Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh sampai dia kembali (Shahih Tirmidzi)

      أفضلكم من تعلم القرآن وعلمه

      Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari )

      فضل العالم على العابد كفضل القمر ليلة البدر على سائر الكواكب

      Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )

      مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

      Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)

      وعن ابن مسعود رضي الله عنه قال : قال النبي صلى الله عليه وسلم : { لا حسد إلا في اثنتين رجل آتاه الله مالا فسلطه على هلكته في الحق ، ورجل آتاه الله الحكمة فهو يقضي بها ، ويعلمها

      Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)

      عن ابن مسعود قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم { : من قرأ حرفا من كتاب الله فله حسنة والحسنة بعشر أمثالها ، لا أقول الم حرف ، ولكن ألف حرف ، ولام حرف ، وميم حرف } . رواه الترمذي

      Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak mengatakan ,”Alif,lam,mim” satu huruf , tetapi alif satu huruf , lam satu huruf , dan mim satu huruf,(HR Bukhori) * ( saya ambil dari riwayat lain : dari At-tirmidzi )

      من طلب العلم ليماري به السفهاء ، ويكاثر به العلماء ، أو يصرف به وجوه الناس إليه فليتبوأ مقعده من النار } ) ، ورواه الترمذي من رواية كعب بن مالك ،

      Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah) * ( maaf arti haditsnya tidak searti dengan redaksi arabnya tapi masih semakna, karena baru saya temukan redaksi arabnya seperti itu )

      وَعَنْ أَبِي مُوسَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ الْأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : { إنَّ مَثَلَ مَا بَعَثَنِي اللَّهُ بِهِ مِنْ الْهُدَى ، وَالْعِلْمِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَصَابَ أَرْضًا فَكَانَتْ مِنْهَا طَائِفَةٌ طَيِّبَةٌ قَبِلَتْ الْمَاءَ ، فَأَنْبَتَتْ الْكَلَأَ ، وَالْعُشْبَ الْكَثِيرَ ، وَكَانَ مِنْهَا أَجَادِبُ أَمْسَكَتْ الْمَاءَ ، فَنَفَعَ اللَّهُ بِهَا النَّاسَ فَشَرِبُوا مِنْهَا ، وَسَقَوْا ، وَزَرَعُوا ، وَأَصَابَ طَائِفَةً مِنْهَا أُخْرَى إنَّمَا هِيَ قِيعَانٌ لَا تُمْسِكُ الْمَاءَ ، وَلَا تُنْبِتُ كَلَأً ، فَذَلِكَ مَثَلُ مَنْ فَقُهَ فِي دِينِ اللَّهِ ، وَنَفَعَهُ بِمَا بَعَثَنِي اللَّهُ بِهِ ، فَعَلِمَ ، وَعَلَّمَ ، وَمَثَلُ مَنْ لَمْ يَرْفَعْ بِذَلِكَ رَأْسًا ، وَلَمْ يَقْبَلْ هُدَى اللَّهِ الَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ } رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ ، وَمُسْلِمٌ

      Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus. (Shahih Muslim No.4232)

      من سئل عن علم فكتمه ألجمه الله بلجام من نار يوم القيامة } ورواه ابن ماجه والترمذي وحسنه

      Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud) * ( Saya ambil dari riwayat lain )

      وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : { أشد الناس عذابا يوم القيامة عالم لا ينتفع به

      Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi)

      إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

      Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)

      عن عبد الرحمن بن عوف قال : قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم : ” يسير الفقه خير من كثير العبادة ، وخير أعمالكم أيسرها

      رواه الطبراني في الكبير

      Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani) * ( Maaf baru saya ketemukan redaksi hadits arab yang masih berbeda dengan artinya, tetapi ada matan yang semakna ).

      اطلبوا العلم ولو بالصين

      “Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina”

      Terimakasih, semoga dapat sedikit membantu bagi saudara2 muslim yang membutuhkan redaksi arabnya dari artikel hadits2 di atas.

      –> terima kasih mas Imam.. tulisan anda sangat membantu.

  16. assalamu’alaikum wr.wb
    saya cuman mau nambahin beberapa hadist dalam bahasa arab, semoga bermanfaat :)
    - ( تَعَلَّمُوْاالْعِلْمَ ، فّإِنَّ تَعَلُّمُهُ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ، وَتَعْلِيْمَهُ لِمَن ْ لاَ يَعْلَمُهُ صَدَقَةٌ ، وَإِنَّ الْعِلْمَ لَيَنْزِلُ بِصَاحِبِهِ فِى مَوْضِعِ الشَّرَفِ وَالرِّفْعَةِ ، وَالْعِلْمُ زَيْنٌ لِأَهْلِهِ فِى الدُّنْيَا وَالأَخِرَةِ . (الربيع)
    “Tuntutlah ilmu,sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuanmenempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi).Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.” (HR. Ar-Rabii’)
    - ( يَا أَبَاذَرٍّ ، لَأَنْ تَغْدَوْا فَتُعَلِّمَ اَيَةً مِنْ كِتَابِ اللَّهِ خَيْرٌ لَّكَ مِنْ اَنْ تُصَلِّيَ مِائَةَ رَكْعَةٍ ، وَلَأَنْ تَغْدُوْا فَتُعَلِّمَ بَابًا مِنَ الْعِلْمِ عُمِلَ بِهِ اَوْ لَمْ يُعْمَلْ ، خَيْرٌ مِنْ اَنْ تُصَلِّيَ أَلْفَ رَكْعَةٍ . (ابن ماجة)
    “Wahai Aba Dzar, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu dari pada shalat (sunnah) seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada shalat seribu rakaat.” (HR. Ibn Majah)
    - .( قَلِيْلُ الْعِلْمِ خَيْرٌ مِنْ كَثِيْرِ الْعِبَادَةِ ، وَكَفَى بِالْمَرْءِ فِقْهًا إِذَا عَبَدَ اللَّهَ وَكَفَى بِالْمَرْءِ جَهْلاً إِذَا أُعْجِبَ بِرَأْيِهِ . ( الطبرانى )
    “Sedikit ilmu itu lebih baik dari banyak ibadah, cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri.” (Al-Thabraniy)

    –> wangalaikum salam wrwb. terima kasih.. sangat bermanfaat

  17. wach …..
    Cyang bnget sih hadits’a ga’ da bhasa arab’a ,,,
    pdahal gue btuh bnget al’a bwat krjain tgas scull gue,,,

  18. assalamualaikum wr.wb

    bisa di tambah lagi nggak tulisan arabnya yang tentang “hadist menuntut ilmu” ? soalnya saya lagi butuh buat tugas agama . :)
    makasih..

  19. Jazakalah atas materi tentang hadist kewajiban menuntut ilmu. Semoga kita termasuk orang – orang yang di ridhoi Alloh.amien

  20. Ping-balik: Arti Pentingnya Ilmu | FSMM FT Universitas Diponegoro

  21. .,assalamualaikum wr wb
    _boleh gag diajarin suatu doa yg di pakai supaya qita bisa cepat mengerti pelajaran yg diajarkan,
    n doa menghadapi ujian
    terimakasih
    wasalam

    –> wa’alaikum salam wrwb. Saya teringat doa mulai belajar yang diajarkan ketika SD dulu,


    رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَ بِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَ رَسُوْلاً،
    رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا
    آمِيْنَ

    Rodhitu billahi robba, wabil islaami diina wa bi muhammadin nabiiya wa rosuula. Robbi zidni ilma, wardzuqni fahma. amien.

    Aku rela Allah tuhanku, dan Islam agamaku, dan Muhammad adalah Nabi dan Rasul Allah. Ya Allah, anugerahkanlah ilmu kepadaku, dan permudahkanlah kefahaman kepadaku. Amien…

  22. maaf ikut jbjb… buat ALAYERS di atas saya, dan buat yang minta tulisan arabnya buat tugas sekolah lah atau apapun itu, tolong dong BISA BACA KAN? di comment sebelumnya kan udah dibahas kenapa kenapanya, makanya kalo mau comment, baca comment sebelum sebelumnya dulu dong! dan ga usah ngehina karya karya orang bilang payah lah bilang ga kreatif lah, emangnya kalian bisa buat yang lebih bagus dan lengkap daripada ini? otak dangkal sih -_- #uppps

  23. rasanya ak bersalah jika hanya numpang ngopi…………..kl blh tambai hadistnya moga bermanfaat…..
    Telah mengabarkan kepada kami Marwan bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Yazid bin Rabi’ah As Shan’ani telah menceritakan kepada kami Rabi’ah bin Yazid ia berkata: “Aku pernah mendengar Watsilah bin Al `Asqa’ berkata: Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mencari ilmu dan mendapatkannya, ia mendapatkan dua ganjaran. Dan barangsiapa (yang mencari ilmu) dan tidak mendapatkannya, ia mendapatkan satu pahala”.

    Sumber : Ad Darimi
    Kitab : Kitab Mukaddimah
    Bab : Keutamaan ilmu dan orang alim
    No. Hadist : 339
    أَخْبَرَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ رَبِيعَةَ الصَّنْعَانِيُّ حَدَّثَنَا رَبِيعَةُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ سَمِعْتُ وَاثِلَةَ بْنَ الْأَسْقَعِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ فَأَدْرَكَهُ كَانَ لَهُ كِفْلَانِ مِنْ الْأَجْرِ فَإِنْ لَمْ يُدْرِكْهُ كَانَ لَهُ كِفْلٌ مِنْ الْأَجْرِ

    Telah mengabarkan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Waki’ dia berkata: Sufyan berkata: “Aku tidak mengetahui suatu amalan yang lebih utama dari pada mencari ilmu dan menjaganya, bagi siapa yang Allah kehendaki. Sufyan juga berkata: Berkata Al Hasan bin Shalih: ‘Manusia membutuhkan ilmu ini untuk agamanya, sebagaimana mereka membutuhkan ilmu untuk makanan dan minuman dalam dunia mereka’ “.

    Sumber : Ad Darimi
    Kitab : Kitab Mukaddimah
    Bab : Keutamaan ilmu dan orang alim
    No. Hadist : 328
    أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا وَكِيعٌ قَالَ قَالَ سُفْيَانُ مَا أَعْلَمُ عَمَلًا أَفْضَلَ مِنْ طَلَبِ الْعِلْمِ وَحِفْظِهِ لِمَنْ أَرَادَ اللَّهَ بِهِ قَالَ قَالَ الْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ إِنَّ النَّاسَ لَيَحْتَاجُونَ إِلَى هَذَا الْعِلْمِ فِي دِينِهِمْ كَمَا يَحْتَاجُونَ إِلَى الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ فِي دُنْيَاهُمْ

    (kutubuttis’ah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s