Ya’juj dan Ma’juj
Ditulis oleh orgawam di/pada Mei 11, 2008
Misteri Letak Penjara Ya-juj dan Ma-juj
QS. Al-Kahfi: 94
“Mereka berkata; “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ?”
QS. Al-Anbiya: 96
“Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim.”
Ya-juj dan Ma-juj dalam Hadits
Dari Zainab Binti Jahsh -isteri Nabi SAW, berkata;
“Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda; “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah dekat pada hari kiamat, (yaitu) Telah dibukanya penutup Ya-juj dan Ma-juj seperti ini !” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.”
(HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim)
Jenis dan Asal Usul Ya-juj dan Ma-juj dalam QS. Al-Kahfi : 94
Ya-juj dan Ma-juj menurut ahli lughah ada yang menyebut isim musytaq (memiliki akar kata dari bhs. Arab) berasal dari AJAJA AN-NAR artinya jilatan api. Atau dari AL-AJJAH (bercampur/sangat panas), al-Ajju (cepat bermusuhan), Al-Ijajah (air yang memancar keras) dengan wazan MAF’UL dan YAF’UL / FA’UL. Menurut Abu Hatim, Ma-juj berasal dari MAJA yaitu kekacauan. Ma-juj berasal dari Mu-juj yaitu Malaja. Namun, menurut pendapat yang shahih, Ya-juj dan Ma-juj bukan isim musytaq tapi merupakan isim ‘Ajam dan Laqab (julukan).
Para ulama sepakat, bahwa Ya-juj dan Ma-juj termasuk spesies manusia. Mereka berbeda dalam menentukan siapa nenek moyangnya. Ada yang menyebutkan dari sulbi Adam AS dan Hawa atau dari Adam AS saja. Ada pula yang menyebut dari sulbi Nabi Nuh AS dari keturunan Syis/At-Turk menurut hadits Ibnu Katsir. Sebagaimana dijelaskan dalam tarikh, Nabi Nuh AS mempunyai tiga anak, Sam, Ham, Syis/At-Turk. Ada lagi yang menyebut keturunan dari Yafuts Bin Nuh. Menurut Al-Maraghi, Ya-juj dan Ma-juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya-juj adalah At-Tatar (Tartar) dan Ma-juj adalah Al-Maghul (Mongol), namun keterangan ini tidak kuat. Mereka tinggal di Asia bagian Timur dan menguasai dari Tibet, China sampai Turkistan Barat dan Tamujin.
Mereka dikenal sebagai Jengis Khan (berarti Raja Dunia) pada abad ke-7 H di Asia Tengah dan menaklukan Cina Timur. Ditaklukan oleh Quthbuddin Bin Armilan dari Raja Khuwarizmi yang diteruskan oleh anaknya Aqthay. “Batu” anak saudaranya menukar dengan negara Rusia tahun 723 H dan menghancurkan Babilon dan Hongaria. Kemudian digantikan Jaluk dan dijajah Romawi dengan menggantikan anak saudaranya Manju, diganti saudaranya Kilay yang menaklukan Cina. Saudaranya Hulako menundukan negara Islam dan menjatuhkan Bagdad pada masa daulah Abasia ketika dipimpin Khalifah Al-Mu’tashim Billah pertengahan abad ke-7 H / 656 H.
Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang banyak keturunannya. Menurut mitos, mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata. Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka panjang, tapi ini tidak berdasar.
Pada QS. Al-Kahfi:94, Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan biadab. Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk.
.
Siapakah Dzulkarnain ?
Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar Bin Philips Al-Maqduny Al-Yunany (orang Mecedonia, Yunani). Ia berkuasa selama 330 tahun. Membangun Iskandariah dan murid Aristoteles. Memerangi Persia dan menikahi puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan menaklukan Mesir.
Menurut Asy-Syaukany, pendapat di atas sulit diterima, karena hal ini mengisyaratkan ia seorang kafir dan filosof. Sedangkan al-Quran menyebutkan; “Kami (Allah) mengokohkannya di bumi dan Kami memberikan kepadanya sebab segala sesuatu.”
Menurut sejarawan muslim Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM – 552 M.). Kerajaannya disebut At-Tababi’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk matahari di Barat sampai Timur. Menurut Ibnu Abbas, ia adalah seorang raja yang shalih.
Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun benteng. Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15 M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung antara Samarqindi dan India.
BENARKAH TEMBOK CINA ADALAH TEMBOK Zulkarnain ?
Banyak orang menyangka itulah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain dalam surat Al Kahfi. Dan yang disebut Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa Mongol dari Utara yang merusak dan menghancurkan negeri-negeri yang mereka taklukkan. Mari kita cermati kelanjutan surat Al Kahfi ayat 95-98 tentang itu.
Zulkarnain memenuhi permintaan penduduk setempat untuk membuatkan tembok pembatas. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit. Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok logam yang licin tidak bisa dipanjat.
Ada tiga hal yang berbeda antara Tembok Cina dan Tembok Zulkarnain. Pertama, tembok Cina terbuat dari batu-batu besar yang disusun, bukan dari besi. Kedua, tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh raja-raja Dinasti Han, Ming, dst. Sambung-menyambung. Ketiga, dalam Al Kahfi ayat 86, ketika bertemu dengan suatu kaum di Barat, Allah berfirman,
“Wahai Zulkarnain, terserah padamu apakah akan engkau siksa kaum itu atau engkau berikan kebaikan pada mereka.”
Artinya, Zulkarnain mendapat wahyu langsung dari Tuhan, sedangkan raja-raja Cina itu tidak. Maka jelaslah bahwa tembok Cina bukan yang dimaksud dalam surat Al Kahfi. Jadi di manakan tembok Zulkarnain?
BEBERAPA PENELITIAN TEMBOK YA’JUJ
Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur’an menulis bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan ordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang Cina menamakannya tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi.
Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa. Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu.
Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di perunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam mahupun Rusia, terletak di republik Georgia.
Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang dibangun Iskandar Dzul Qarnain untuk memenjarakan Ya’juj-Ma’juj terbuka.
Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini.
Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj-Ma’juj.
27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj-Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj-Ma’juj berada.
Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj-Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.
Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).
Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj-Ma’juj itu.
Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar, dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.
Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih.
Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj-Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.
Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya’juj-Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.
.
Referensi:
Az-Zuhaily, Tafsir Al-Munir.
Dr. Thaha Ad-Dasuqy, ‘Aqidatuna Wa Shilatuha Bil Kaun Wal Insan Wal Hayat, Darul Huda, Kairo, 1995.
Syekh Sya’ban ‘Abdulhadi Abu Rabah, Islamiyat, Haqaiq Fi Dzilli Tauhid Al-Ara Al-Islamiyah, Muassasah Al-’Arabiyah Al-Haditsiyah, Kairo, 1991.
.


comment no.3 berkata
maha besar allah.swt
irwan pahlipi berkata
Bisa jadi tembok itu nyata atau kiasan. Soal dari besi secara total mengkilat (besi korosif ya, mestinya sudah lapuk) atau tembok beton dengan besi cor perlu diklarifikasi lagi. Bisa jadi dari ciri lain ya’juj ma’juj yaitu bangsa yang buas, berjumlah sangat banyak, rakus, mencirikan keberadaan bangsa cina umumnya, dengan jumlah 1,3M (belum termasuk overseas). Dan bisa jadi juga bangsa yang dilindungi zulkarnain bukan bangsa cina seluruhnya ini, yang dilindungi dari mongol yang yang buas saat itu (jengis khan), tapi hanya suatu kelompok masyarakat (muslim, yang jadi cikal bakal cina muslim di tiongkok saat ini) dari sejarah perang bangsa cina yang kenyang perang dan saling serang, dengan segala kebiadaban dan kebuasannya, beserta rumpun lainnya termasuk mongol. Yang jelas, bangsa cina amat rakus, baik dari segi bisnis yang menghalalkan segala cara termasuk cara2 mafia (dalam hal ini mirip yahudi, tapi lebih vulgar) rasanya hanya bangsa ini yang benar2 omnivora (makan segala), ular, anjing, babi, kucing, harimau, apa saja bahkan termasuk plasenta dan janin, yang merupakan ciri yajuj majuj. Rasulullah mengatakan akan perangi dajjal dengan hujjah, bukan pedang, artinya tipudaya dajjal. Dan memang yahudi halus tipudayanya, persis seperti film2 holywood. Sedangkan yajuj majuj amat buas, ini terlihat bagaimana produksi film2 hongkong yang kasar dan vulgar. Bahkan Nabi Isa saja tak sanggup melawan mereka di akhir zaman, mereka hanya bisa mati akibat penyakit, dan penyakit ini sudah tersedia saat ini, mulai sars, flu burung, hingga ev71 yang mematikan, yang bisa jadi juga hasil rekayasa genetika ang mereka ciptakan sendiri sebagai senjata biologis, yang saatnya akan memakan mereka sendiri.
karkun jos berkata
insya Allah kaalo antum ikut program da’wah ke india,Rusia,Eropa,Afrika dsb antum akan ketemu, tapi kalo di rumah aja mana ketemu, sahabat jumlahnya 124 rb tapi makam yang ada di mekah dan madinah kurang lebih 15 rb aja yang lain tersebar ke seluruh alam. antum mau mati di mana? lahir di jkt kerja di jkt mati di jkt rugi atuh kumaha eta.
Dono. berkata
Ass.wr.wb.
Sebelum saya menceritakan pengalaman saya yang berikut ini, saya memohon agar kita sebagai muslim agak sedikit melapangkan dada untuk menerima atau tidak menerima cerita saya berikut ini.Apakah ini suatu kenyataan ataukah tidak terserahlah kepada yg mendengarnya, kalau seandainya bapak keberatan untuk menerimanya dan menghapusnnya, untuk pribadi saya, juga saya tidak ada masalah,karena menurut hakikat saya,mendengar atau melihat cerita ini akan menimbulkan kebencian, penghasutan, pencacian dll,jadi saya serahkan saja kepada akal manusia yg sehat untuk menimbang baik atau buruknya.
Beginilah ceritanya:
Pada tanggal 3 bulan juli th 2008 masuk bulan rajab malam jumaat lalu setelah maghrib muncul makhluk bersayap yg sayapnya seperti mutiara-mutiara yg bertebaran di muka bumi ,begitu besarnya beliau dari pandangan saya,yg berjarak kira-kira 5 meter dari hadapan saya,keindahaan beliau tidak terlukiskan.
Perkataan beliau yg pertama adalah: Tuliskan!lantas sekali lagi Tuliskan!
Saya cepat mengambil kertas dan pena kemudian duduk kira-kira satu meter dari hadapan beliau.
Perkataan beliau yg kedua:Assalamualaikum.
Saya jawab wallaikumsalam.
Perkataan beliau yg ketiga:saya Jibril,Tuliskan!
Saya akan datang bersama Isa almasih kedunia bersama sembilan wali-wali dan bersama 200 lebih malaikat-malaikat.
Waktu sudah sangat singkat, mulai tahun 2010 banyak kejadian yg akan merampas jiwa manusia.
Perkataan beliau yg keempat:apa yg engkau inginkan? menyebarkan firman-firman Allah S.W.T, jawab saya.
Perkataan beliau yg kelima:ada lagi?InsyaAllah, Allah S.W.T akan memberikan petunjuk kepada kami,jawab saya.
Perkataan beliau yg keenam:baiklah! lantas beliau mengambil kedua belah tangan saya,beliau menyuruh saya berzikir.
-Allahhuakhbar33x
-Subhanallah33x
-Alhamdulillah33x
-Allah S.W.T33x
-Laillahhailallah33x
-Laillahhailallahmuhammadarasulallah33x
Perkataan beliau yg kesepuluh:ingat!
1.jangan engkau sombong
2.bersabarlah
3.sayang kepada kedua orang tua
4.jangan engkau membuat kesalahan
Beliau tunduk sejenak, lantas beliau berkata,saya musti kembali dan menyapa saya assalamualaikum, saya jawab wallaikumsalam Jibril a.s, dia membuka sayapnya lantas terbang begitu cepatnya.
Saya beranggapan bahwa ini hanyalah sebagai amanah.
Marilah kita menyimak cerita ini bersama dengan akal yg sehat menurut Alquran dan hadits-hadits rasulallah Muhammad S.A.W.
Apakah kita sudah bersiap untuk kedatangan tanda-tanda akhir zaman?
Wassalam.
Norman Harsya berkata
Tentang identitas yajuj majuj itu kan masih multi tafsir, banyak buku yang bicara tentang ini, tapi kalo dibaca semua malah bikin bingung, karena masing2 punya argumen dan referensi sendiri. Tapi gak apa, itu kekayaan intelektual, namanya diskusi. Sanpe sekarang aja sosok dajjal juga gak jelas, tulisan Isa Dawud beda dengan Toto Tasmara, ya kan?
Membaca postingan di sini malah juga bikin bingung, kalo dikatakan comment, kok pada gak nyambung. Ada yang punya argumentasi tentang siapa yajuj majuj ini (kayaknya referensinya pernah saya baca juga nih), tapi malah ada yang komentari soal mau mati dimana, bicara jumlah sahabat yang ribuan, jumlah makam, juga malah ngajak dakwah ke rusia, india, dll, lalu bilang nanti ketemu (ketemu apa ya? Apa perlunya nemukan yang dia cari itu?) seakan cuma dia yang pernah kelilingi alam (termasuk di luar galaksi kita), orang lain gak pernah, cuma di rumah saja, di jakarta saja (apa salahnya sih kalo ada yang mau tinggal dan mati di jakarta, apa cela dan hina?). Saya kok gak suka ya orang2 model amrozi ini, meski saya gak kenal orang ini. Jangan sok sholeh, sok alim, sok arab, dan sok mendunialah. Gak jelas apa mau komentari pendapat sebelumnya atau bikin komentar baru. Lha ini nyambung kemana ya???
Saya lebih respect ke yang mau diskusi, terserah mau bikin cerita supranatural ketemu Jibril juga gak apa. Jangan merasa sudah paling suci, paling siap mati, banyak hadist yang bilang, orang yang sok alim tapi yang merasa paling benar sendiri justru banyak yang terperosok ke jurang neraka.
Tahukah anda, kebanyakan orang Islam pake alhamdulillah, insya Alloh, Allahu Akbar, masya Alloh, subhanalloh, dll, tapi menyebutkannya dengan nada sombong dan arogan, perangainya lebih buruk dari yahudi yang sering dijelek-jelekkan itu. Inikah potret karakter muslim? Orang Islam mesti berkaca dululah, jangan-jangan dajjal dan ya’juj ma’juj itu bukan suatu bangsa, tapi suatu perangai, yang bisa jadi sudah terwakili oleh orang yang beridentitas muslim saat ini.
Tahukah anda, makin hari jumlah orang Islam makin banyak, tetapi jumlah muslim secara akhlak makin menyusut. Banyak faktor, al : 1.Stigmatisasi Islam dan muslim dari musuh2 Islam dari luar komunitas Islam, 2.Banyak orang munafik yang mencampuradukkan hak dan batil dari dalam komunitas Islam sendiri, yang dilakukan oleh orang2 beridentitas islam dengan segala gelar2 dan atribut2nya, 3.munculnya orang2 Islam radikal baik perbuatan maupun pemikiran, kebanyakan mereka bergelar ulama, bertaribut arabian, dengan sepak terjang dan pemikiran2nya, mereka ikut mencitrakan islam yang berat, eksklusif, egois, brutal, kasar, sulit, membuat-buat hukum islam yang makin berat dan sulit, sehingga membuat umat rame2 gak percaya lagi pada kepemimpinan ulama, menjauhi islam, dan gak punya rasa hormat pada ulama.
Bah salah siapa kalo udah jadi gini, gejala2 ini sudah tampak di tengah masyarakat. Jangan cuma nyalahkan masyarakat, kalian para pejenggot dan pesorban yang katanya jagoan dakwah, mana hasilnya. kalian yang cuma ngomong pake antum2, anta2, belagu arabian jangan2 cuma pernah ke arab waktu naek haji, pake ngomong ke rusia, india, eropa, mau pamer ceritanya, atau cuma nebak juga seakan2 pernah ke sana (ke alam lain juga pernah gak?). Saya lihat, dakwah para aktivis dakwah Ilsam sudah gatot= gagal total, malah kontraproduktif masyarakat jauhi islam. IUslam cuma dipake ritualnya aja, buktinya waktu ramadhan gak banyak yang puasa, restoran penuh sesak siang hari, tiba2 muncul orang2 ganas yang rusak tempat2 makan. Ini nunjukin dakwah kalian gagal, karena kalian eksklusif, mentingin golongan, mecah2 islam jadi banyak, merasa tinggi ilmunya seakan tahu segala, serasa paling dekat dengan Nabi, sok arabish lah. Biasanya orang2 gini lulusan iain atau bergelar lc.
–> Mas … semoga yg anda katakan itu bukan untuk saya. Ku ini hanya orang awam. Yg berusaha menggapai ridlo Ilahi.
Tentang komentar yg gak pada nyambung .. entahlah .. memang orang tu cem-macem. Ku tak menyensornya selagi masih kondusif. Komen anda pun mungkin dibaca orang lain tak nyambung pula. Maaf ..
Any way .. ketika ku ingin tahu ttg masalah Ya’juj ma’juj ini, artikel ini merupakan salah satu artikel yg paling mudah saya pahami. Jika ku temukan yg lain yg bagus, insya Allah akan kami tampilkan pula di sini.
Hendri berkata
Barangkali bisa dibaca juga di http://www.kanigara.com, ada juga tentang Ya’juj & Ma’juj.
Fariz_kreebo berkata
ass. wr. wb.Yang pasti kiamat sudah smakin dekat. Persiapkan bekal kita masing2.
wassalam
anatoilet berkata
artikelnya sangat menarik..
coba saya pernah dengar tentang ya’juj dan ma’juj dari dl mungkin saya udah research dan tanya2 sewaktu saya masih tinggal di uzbekistan..
dan saya baca ya’juj itu orang tartar dan ma’juj orang mongol, its kinda hard to believe.. soalnya saya kenal banyak orang tartar dan mongol.. dan mereka jauh dari yg disebut dengan kasar dan biadab..
–> Ada artikel kami mengenai hal itu. Kami juga sangat ingin mengetahui hal ini sebenar-benarnya. Berbagai artikel berusaha kami kumpulkan.
Persepsi kami tidak demikian. Jika disebutkan dajjal datang dari timur, namun tentu saja tidak semua orang dari timur arab itu jahat/ pengikut dajjal. Bahkan banyak para ulama besar lahir dari timur pula. Demikian pula ttg masalah Ya’juj dan Ma’juj ini.
Kebenaran hanya dari Allah swt. Wallahu a’lam.