<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Jama&#8217;ah Tabligh</title>
	<atom:link href="http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/</link>
	<description>Ya Allah.. berilah kami ridlo-Mu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 07:54:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Syofian</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-3741</link>
		<dc:creator><![CDATA[Abu Syofian]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 11:28:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-3741</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum…. ana dari Pekanbaru.

Khuruj Fisabilillah bagi saya pribadi adalah sebuah methode mendekatkan diri kepada Allah swt. Karena semua kegiatan tidak menyimpang dari Agama Islam.

Kalau itu dibilang Jihad memang jihad, berdasarkan (dalilnya) bahwa jihad yang paling besar itu kata Nabi adalah melawan Hawa nafsu. Melawan hawa nafsu – meninggalkan apa yang dicintai, disenangi dan disukai. Itupun selama 3 hari dan masih belajar belajar. Sasaran akhirnya adalah surat At Ttaubah ayat 24.

Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Kalau Jumlah harinya, samalah dengan itikaf dan tidak mengikat. Ada 10 hari seperti di akhir bulan ramadhan. Boleh itikaf 10 hari boleh 1 hari bagi pelajar, boleh 3 hari. Kenapa 3 hari. Karena bertamu itu hanya dibolehkan 3 hari. Jadi selama 3 hari 1 Mesjid. Tidak menyalahi sebagai seorang tamu. Kalau 10 hari berarti 4 mesjid.. Apakah itikaf itu tidak ada dalilnya ?

Pada intinya apapun didunia ini mengalami proses. Tak ada yang buang percuma, detik demi detik, itulah ketentuan Allah. Nah detik demi detik tsb apakah ia berada di dalam suasana agama atau sedang bukan dalam suasana agama. Orang-orang yang khuruj Itikaf 3 hari sedang dalam suasana Agama. Detik demi detik selama 3 hari pasti sedang mngalami proses. Disaat itikaf ada kegiatan agama yang lain. Seperti dakwah ilallah, taklim wataklum, zikir ibadah dan khidmat

Kita bandingkan bagaimana proses Allah swty ang terjadi, detik demi detik tetapi bukan dalam suasana agama. Yakni dalam suasana pengeraman telor ayam. Namanya pengeraman, namun ada kegiatan lain didalamnya atau tertibnya.. Seperti temperatur harus konstan, kelembapan dan sirkulasi udara terjada, yang penting lagi harus dibolak balik. Begitulah hari demi hari sehingga setelah 21 hari maka proses Allah betul betul membuahkan hasil, telor menjadi anak ayam. 

Namanya Itikaf 3 hari.
Kegiatannya sholat wajib dan sholat sunat. Sholat Wajib 5 waktu sholat sunat sebelum dan setelahnya. Kemudian sholat Fajar, sholat duha, Sholat hajat, sholat tobat, sholat tahajud, sholat witir dan sholat tasbih. Tidak boleh keluar mesjid tanpa izin amir. (imajinasikan ayam yg mengeram tidak boleh sering turun dari sangkarnya)
Kegitan berikutnya, baca Buku Fadilah Amal ( Fadilah alquran, fadilah sholat, fadilah zikir, fadilah tabligh, kisah kisah sahabat), Fadilah sedekah (keutamaan menginfakkan harta, celaan terhadap kebakhilan, pentingnya zakat dan keutamaannya, ancaman bagi yang tidak menunaikan zakat, anjuran supaya zuhud-qana’ah dan tidak meminta minta, Kisah para akhli zuhud dan dermawan, serta pentingnya ingat akan mati dalam bab anjuran supaya zuhud –qana’ah Hadits ke 19 hal 522), membaca buku Kumpulan hadits-hadits shoheh (Munttakhab Ahadits) dalil dalil 6 sifat. Muzakarah adab adab sunah, muzakarah 6 sifat. Membaca buku khuruj fisabilillah, doa masnunah dsbnya.
Kegiatan berikutnya Silaturrahmi kepada tetangga sekitar Mesjid.
Jauh saling mendoakan dekat saling silaturrahmi. Diantara pembicaraan dunia sdr yang dikunjungi diselipkan pembicaraan kebesaran Allah swt. “Adakah perkataan yang lebih baik dari pada mengingatkan orang kepada Allah ?”
Kemudian Jaulah, jaulah adalah tulang punggung dakwah, dakwah adalah tulang punggung agama. Jaulah intinya mengingatkan sdr sdr seiman (yang sama sama mengucapkan kalimah La ilaha illallah ) tentang pentingnya iman dan amal sholeh serta “mengingatkan” kepada hari akhirat yang tidak nampak. Karena sifat manusia pelupa, yang nampak saja sering lupa apalagi yang tidak tampak. Itupun ada arahan arahannya kepada siapa bersilaturrahmi. Kalau dia akhli mesjid, paham agama dan berilmu seperti sdr salafy maka kita mintakan doa kepadanya, untuk menghargai mereka. Itupun kalau mereka mau disilaturrahmii.
Disaat Jaluah inilah kita menemukan 4 karakter manusia yang mirip seperti apa yang ditemui Rasulullah, seperti Abu Jahal, Abu Tholib, Abu Bakar dan Abu Syofian.

Jadi kegiatan tsb betul-betul full, melelahkan dan perlu istirahat siang. Karena malamnya sibuk zikir dan tahajud. Maka masyarakat kalau melihat disaat itu akan berkata : “ Apa kerja orang orang berjenggot ini, siang hari tidur tidur di Mesjid, sementara masyarakat sekitarnya kerja.” (walau) padahal mereka yang mengatakan kerja itu kadang kadang istrahat juga, istrahatnya bukan tidur, tapi kumpul dikedai kopi. Kalau kerja malam maka mereka tidur juga. Sebetulnya kalau kita tahu kesibukan mereka tidak perlu dipermasalahkan. 

Nah kalau kegiatan mereka itikaf di Mesjid 3 hari telah selesai, kmd pindah mesjid lagi.
Sebelum pindah ada adab adabnya seperti sebelum masuk mesjid juga ada adab adabnya. Membacakan adab perjalan dan berdoa. Tak lupa khitmad Mesjid setiap meninggalkan mesjid. Sambung lagi Mesjid yang lain selama 3 hari lagi, kalau mereka 40 hari maka diperkirakan 13 Mesjid telah dikunjungai, termasuk masyarakat sekitarnya. Hari yang ke 39 kembali kemarkas (Mesjid) untuk dibayan wabsi, atau nasehat utk pulang.

Jadi kegiatan selama itikaf di Mesjid, dakwah Ilallah, taklim wataklum zikir ibadah dan khitmad.

3 hari memberikan perobahan yang drastis. Kita tidak mengetahui bagaimana proses Allah terjadi kepada seorang preman yang berusaha bertobat dan mendekatkan diri kepada Allah swt, kemudian Allah swt menyambutnya dengan memberikan hidayah. Ada kekuatan untuk mengamalkan perintah-perintah Allah swt. (jangan kita ribut, atau menuduh yang bukan bukan, hidayah adalah proses Allah). Biji bayam fitrah atau kejayaan hidupnya dimana ? Allahswt telah meletakkan kejayaanya didalam tanah. Nah kalau biji bayam dibenam kedalam tanah atas proses Allah swt maka berkecambahlah dia, butuh berapa hari ? Telor itik menjadi seekor itik butuh proses Allah swt, berapa hari ? Sperma (maaf)yang antum tumpahkan dirahim istri butuh berapa hari atau bulan menjadi seorang manusia ? Kenapa biji bayam, sperma, telor itik ditarok diluar tidak mengalami perobahan ? Karena bukan tempatnya. Jadi untuk mengalami perobahan ada tempat yang cocok untuk masing masingnya. Manusia mengalami perobahan Allah letakkan dalam pengamalan Agama ditaman taman sorga atau Mesjid. Kalau dirumah ? Hanya ilmu yang bertambah, tetapi kekuatan beramal atau hidayah wallahu’alam. Kenapa? karena hidayah adalah hak prerogative Allah swt.

Ada orang karena merasa berilmu kemudian ngomong, “ Saya lebih ikhlas sholat dirumah saja, ketimbang di mesjid tetapi merasa terpaksa (mungkin maksudnya sholat subuh dan isya).Ini sama artinya dengan : “saya lebih ikhlas mencuri dari pada terpaksa bekerja” Atau ada yang lebih gila lagi “ Orangnya beriman tetapi tidak berilmu” tetapi yang ngomong ini tidak berani mengatakan “ Orangnya berilmu tetapi tidak beriman” Menurut dia mana ada orang berilmu yang tidak beriman. Padahal kalau kita perhatikan orang yang berilmu tak berimanlah yang paling banyak mengisi dunia ini.

Tadi ada yang mengatakan, waktu Nabi saw berdakwah bukan orang orang bodoh yang dikirm tetapi orang orang yang berilmu seperti Ali bin Abu Tholib dsbnya. Apakah Ali ra seorang diri saja yang dikirim ? tentu bukan, bukan. Ali ra adalah amir rombongannya. Karena untuk bepergian rasulullah menganjurkan minimal 2 orang agar terbentuk jemaah bila sholat di perjalanan. Diantara robongan Ali ra tsb tentu ada juga yang ilmunya masih kurang disbanding Ali ra. Begitu juga rombongan Jemaah Tabligh, ada amirnya, ada hafisnya ada alimnya dan ada juga yang masih bodoh. Dalam segi Ilmu ia lemah tetapi dalam segi menghidmat sdrnya ia ikhlas. Bukankah itu relatf ?

Dibeberapa Mesjid banyak Salafy menghidupkan itikaf sepuluh hari diakhir ramadhan. Itu sangat bagus. Satu hari membayar untuk buka dan sahur dll Rp 25.000 per hari / kepala. Kalau 10 hari Rp. 250.000. untuk satu mesjid saja. Ada yang campur, wanita dan laki laki ada laki laki saja dari remaja hingga tua. Banyak kegiatan agama dilakukan. Setelah selesai tentu perlu dievaluasi. Adakah jemaah mengalami peningkatan amal mereka setelah selesai, terutama amalan wajib, seperti sholat berjemaah ? Kalau ilmu jelas bertambah, karena mereka mendatangkan ustaz ustaz pintar. Tentu sesuai dengan kemampuan mereka. Mereka itu di Mesjid yang 3 hari yang berstatus Tamu, 7 hari berikutnya status mereka jelas bukan tamu lagi.

Nah sekarang coba bandingkan dengan Jemaah Tabligh yang itikaf selama 3 hari, melakukan kegiatan Agama juga tetapi lebih komplek. Satu hari masing masing bayar Rp.10.000 untuk keperluan makan 3 kali dan snack serta susu. Tidak ada untuk pengeluaran lain. Setelah 3 hari terjadi perobahan yang signifikan, bayangkan dari preman menjadi akhli ibadah. Memang umat akhir zaman tidak diciptakan sebagai akhli ibadah saja tetapi sebagai akhli dakwah. Untuk menjadi akhli dakhwah harus akhli ibadah dulu atau sejalan kedua duanya. Seperti kata Nabi sampaikanlah walaupun satu ayat.

Akhli ibadah belum tentu akhli dakwah, dan akhli dakwah harus akhli ibadah. Kalau tidak ia akan jadi munafik. Ilmu disampaikan tetapi ilmu tidak diamalkan !
Ciri cirri munafik berkata bohong. Bohong bukan sekedar kata katanya saja bohong , kata katanya benar tetapi orang lain disuruhnya dia sendiri tidak melakukannya. Umumnya orang seperti ini yang banyak mengetahui Ilmu, berilmu. Tetapi tidak ada kekuatan mengamalkannya. Ciri ciri munafik yang lain, kalau berjanji sering tidak ditepati dan kalau dipercaya sering khianat.

Ada ustaz yang mengartikan kalau sudah sudah ada ciri ciri ketiganya baru dikatakan munafik tulen. Kalau Nabi saw memanggil orang munafik itu adalah orang yang tidak sholat subuh dan isya berjemaah. “ Kalaulah orang orang munafik tersebut mengetahui manfaat salat subuh dan isya berjemaah maka ia pasti mendatanginya sekalipun dengan merangkak”. Dan orang munafik tersebut kata Allah swt kekal didalam Neraka sesuai dengan surat at taubah ayat 68. Bahkan dikerak keraknya neraka. Munafik itu lahirnya Muslim hatinya kafir. Dan ajibnya lagi Sifat munafik tsb akan terbebas dari seseorang apa bila ia mampu sholat berjemaah 5 waktu selama 40 hari berturut turut tanpa tertinggal takbirratul ula. Bahkan dua kekbebasan, bebas sifat munafik dan bebas api neraka.

Kok bisa dengan solat berjemaah saja…? Itulah proses Allah swt.

Masuk sorga dengan bebas api neraka lain, nggak sama, walau sama sama masuk sorga.
Masuk sorga bisa jadi masuk neraka dahulu, sementara bebas api neraka artinya langsung masuk sorga.

Makanya didalam 6 sifat para sahabat, setelah beriman, meyakini Allah dan RasulNya yang kedua Sholat khusuk wal khuduk, kemudian ilmu maha zikir, ikramul muslimin, ikhlas dan terakhir dakwah wat tabligh. Itu adalah kerangka dakwah para sahabat, dakwahnya orang orang salaf. (Jangan bangga kita dibilang orang salafy tetapi tidak salaf, maksudnya berilmu saja, tetapi sholat subuh dan isya dirumah). Kerja para sahabat diantaranya mengajarkan orang orang kafir cara sholat sebelum mereka masuk islam. Kemudian baru amalan amalan lain ditambahkan. Termasuk para sahabat itu berdakwah dan bertabligh. Orang orang sekarang menyebutnya jemaah tabligh. Tetapi orang jemaah tabligh belum tentu semua seperti sahabat. Kita “semua” (Salafy, JT dll) sedang meniru-niru seperti sahabat. Sedang berusaha ikut seperti sahabat (sahabat berdakwah kemana mana). Sehingga nantinya insya Allah seperti sahabat. Barang siapa meniru niru suatu kaum maka dia digolongkan kepada kaum tsb. 

Mungkin itu yang bisa saya jelaskan tentang Jmaah Tabligh ini. Sebetulnya masih banyak lagi nusroh Allah yang terasa itupun sesuai dengan tingkat pengorbanan kita terhadap agama ini. Pengorbanan untuk Agama Islam berbeda dengan pengorbanan untuk orang orang islam. Lalu ada yang berkata : “Kenapa keluarga dikorbankan / ditinggalkan, kan masih bisa itikaf di mesjid sendiri, dakwah di lingkungan sendiri dan masih banyak yang belum mengamalkan agama”. Kalau cara berfikir antum tersebut diamalkan oleh para sahabat dizaman Rasulullah, maka agama islam tidak akan sampai kepada kita semua. Ketahuilah disaat Rasulullah wafat, di Medinah masih ada orang kafir bahkan seminggu kemudian muncul nabi palsu. Kenapa bukan Madinah dibereskan dahulu kenapa jemaah dikirim juga ke negeri Cina dan seantero dunia.? Itulah sunnahnya.

Yang benar datangnya dari Allah yang salah adalah kelemahan dan keboodohan saya. Kepada Allah.swt saya meminta ampun dan mohon maaf kepada sdr sdr.
Terakhir ada nggak yang lebih baik dari kerja para sahabat, memperbaiki diri, beribadah, dan berdakwah.ke seantero daerah dan dunia.

Subhanakallahumma wa bihamdika Asyhadu Alla ilaaha illa Anta, astaghfiruka wa Atuuba Ilaika]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum…. ana dari Pekanbaru.</p>
<p>Khuruj Fisabilillah bagi saya pribadi adalah sebuah methode mendekatkan diri kepada Allah swt. Karena semua kegiatan tidak menyimpang dari Agama Islam.</p>
<p>Kalau itu dibilang Jihad memang jihad, berdasarkan (dalilnya) bahwa jihad yang paling besar itu kata Nabi adalah melawan Hawa nafsu. Melawan hawa nafsu – meninggalkan apa yang dicintai, disenangi dan disukai. Itupun selama 3 hari dan masih belajar belajar. Sasaran akhirnya adalah surat At Ttaubah ayat 24.</p>
<p>Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.</p>
<p>Kalau Jumlah harinya, samalah dengan itikaf dan tidak mengikat. Ada 10 hari seperti di akhir bulan ramadhan. Boleh itikaf 10 hari boleh 1 hari bagi pelajar, boleh 3 hari. Kenapa 3 hari. Karena bertamu itu hanya dibolehkan 3 hari. Jadi selama 3 hari 1 Mesjid. Tidak menyalahi sebagai seorang tamu. Kalau 10 hari berarti 4 mesjid.. Apakah itikaf itu tidak ada dalilnya ?</p>
<p>Pada intinya apapun didunia ini mengalami proses. Tak ada yang buang percuma, detik demi detik, itulah ketentuan Allah. Nah detik demi detik tsb apakah ia berada di dalam suasana agama atau sedang bukan dalam suasana agama. Orang-orang yang khuruj Itikaf 3 hari sedang dalam suasana Agama. Detik demi detik selama 3 hari pasti sedang mngalami proses. Disaat itikaf ada kegiatan agama yang lain. Seperti dakwah ilallah, taklim wataklum, zikir ibadah dan khidmat</p>
<p>Kita bandingkan bagaimana proses Allah swty ang terjadi, detik demi detik tetapi bukan dalam suasana agama. Yakni dalam suasana pengeraman telor ayam. Namanya pengeraman, namun ada kegiatan lain didalamnya atau tertibnya.. Seperti temperatur harus konstan, kelembapan dan sirkulasi udara terjada, yang penting lagi harus dibolak balik. Begitulah hari demi hari sehingga setelah 21 hari maka proses Allah betul betul membuahkan hasil, telor menjadi anak ayam. </p>
<p>Namanya Itikaf 3 hari.<br />
Kegiatannya sholat wajib dan sholat sunat. Sholat Wajib 5 waktu sholat sunat sebelum dan setelahnya. Kemudian sholat Fajar, sholat duha, Sholat hajat, sholat tobat, sholat tahajud, sholat witir dan sholat tasbih. Tidak boleh keluar mesjid tanpa izin amir. (imajinasikan ayam yg mengeram tidak boleh sering turun dari sangkarnya)<br />
Kegitan berikutnya, baca Buku Fadilah Amal ( Fadilah alquran, fadilah sholat, fadilah zikir, fadilah tabligh, kisah kisah sahabat), Fadilah sedekah (keutamaan menginfakkan harta, celaan terhadap kebakhilan, pentingnya zakat dan keutamaannya, ancaman bagi yang tidak menunaikan zakat, anjuran supaya zuhud-qana’ah dan tidak meminta minta, Kisah para akhli zuhud dan dermawan, serta pentingnya ingat akan mati dalam bab anjuran supaya zuhud –qana’ah Hadits ke 19 hal 522), membaca buku Kumpulan hadits-hadits shoheh (Munttakhab Ahadits) dalil dalil 6 sifat. Muzakarah adab adab sunah, muzakarah 6 sifat. Membaca buku khuruj fisabilillah, doa masnunah dsbnya.<br />
Kegiatan berikutnya Silaturrahmi kepada tetangga sekitar Mesjid.<br />
Jauh saling mendoakan dekat saling silaturrahmi. Diantara pembicaraan dunia sdr yang dikunjungi diselipkan pembicaraan kebesaran Allah swt. “Adakah perkataan yang lebih baik dari pada mengingatkan orang kepada Allah ?”<br />
Kemudian Jaulah, jaulah adalah tulang punggung dakwah, dakwah adalah tulang punggung agama. Jaulah intinya mengingatkan sdr sdr seiman (yang sama sama mengucapkan kalimah La ilaha illallah ) tentang pentingnya iman dan amal sholeh serta “mengingatkan” kepada hari akhirat yang tidak nampak. Karena sifat manusia pelupa, yang nampak saja sering lupa apalagi yang tidak tampak. Itupun ada arahan arahannya kepada siapa bersilaturrahmi. Kalau dia akhli mesjid, paham agama dan berilmu seperti sdr salafy maka kita mintakan doa kepadanya, untuk menghargai mereka. Itupun kalau mereka mau disilaturrahmii.<br />
Disaat Jaluah inilah kita menemukan 4 karakter manusia yang mirip seperti apa yang ditemui Rasulullah, seperti Abu Jahal, Abu Tholib, Abu Bakar dan Abu Syofian.</p>
<p>Jadi kegiatan tsb betul-betul full, melelahkan dan perlu istirahat siang. Karena malamnya sibuk zikir dan tahajud. Maka masyarakat kalau melihat disaat itu akan berkata : “ Apa kerja orang orang berjenggot ini, siang hari tidur tidur di Mesjid, sementara masyarakat sekitarnya kerja.” (walau) padahal mereka yang mengatakan kerja itu kadang kadang istrahat juga, istrahatnya bukan tidur, tapi kumpul dikedai kopi. Kalau kerja malam maka mereka tidur juga. Sebetulnya kalau kita tahu kesibukan mereka tidak perlu dipermasalahkan. </p>
<p>Nah kalau kegiatan mereka itikaf di Mesjid 3 hari telah selesai, kmd pindah mesjid lagi.<br />
Sebelum pindah ada adab adabnya seperti sebelum masuk mesjid juga ada adab adabnya. Membacakan adab perjalan dan berdoa. Tak lupa khitmad Mesjid setiap meninggalkan mesjid. Sambung lagi Mesjid yang lain selama 3 hari lagi, kalau mereka 40 hari maka diperkirakan 13 Mesjid telah dikunjungai, termasuk masyarakat sekitarnya. Hari yang ke 39 kembali kemarkas (Mesjid) untuk dibayan wabsi, atau nasehat utk pulang.</p>
<p>Jadi kegiatan selama itikaf di Mesjid, dakwah Ilallah, taklim wataklum zikir ibadah dan khitmad.</p>
<p>3 hari memberikan perobahan yang drastis. Kita tidak mengetahui bagaimana proses Allah terjadi kepada seorang preman yang berusaha bertobat dan mendekatkan diri kepada Allah swt, kemudian Allah swt menyambutnya dengan memberikan hidayah. Ada kekuatan untuk mengamalkan perintah-perintah Allah swt. (jangan kita ribut, atau menuduh yang bukan bukan, hidayah adalah proses Allah). Biji bayam fitrah atau kejayaan hidupnya dimana ? Allahswt telah meletakkan kejayaanya didalam tanah. Nah kalau biji bayam dibenam kedalam tanah atas proses Allah swt maka berkecambahlah dia, butuh berapa hari ? Telor itik menjadi seekor itik butuh proses Allah swt, berapa hari ? Sperma (maaf)yang antum tumpahkan dirahim istri butuh berapa hari atau bulan menjadi seorang manusia ? Kenapa biji bayam, sperma, telor itik ditarok diluar tidak mengalami perobahan ? Karena bukan tempatnya. Jadi untuk mengalami perobahan ada tempat yang cocok untuk masing masingnya. Manusia mengalami perobahan Allah letakkan dalam pengamalan Agama ditaman taman sorga atau Mesjid. Kalau dirumah ? Hanya ilmu yang bertambah, tetapi kekuatan beramal atau hidayah wallahu’alam. Kenapa? karena hidayah adalah hak prerogative Allah swt.</p>
<p>Ada orang karena merasa berilmu kemudian ngomong, “ Saya lebih ikhlas sholat dirumah saja, ketimbang di mesjid tetapi merasa terpaksa (mungkin maksudnya sholat subuh dan isya).Ini sama artinya dengan : “saya lebih ikhlas mencuri dari pada terpaksa bekerja” Atau ada yang lebih gila lagi “ Orangnya beriman tetapi tidak berilmu” tetapi yang ngomong ini tidak berani mengatakan “ Orangnya berilmu tetapi tidak beriman” Menurut dia mana ada orang berilmu yang tidak beriman. Padahal kalau kita perhatikan orang yang berilmu tak berimanlah yang paling banyak mengisi dunia ini.</p>
<p>Tadi ada yang mengatakan, waktu Nabi saw berdakwah bukan orang orang bodoh yang dikirm tetapi orang orang yang berilmu seperti Ali bin Abu Tholib dsbnya. Apakah Ali ra seorang diri saja yang dikirim ? tentu bukan, bukan. Ali ra adalah amir rombongannya. Karena untuk bepergian rasulullah menganjurkan minimal 2 orang agar terbentuk jemaah bila sholat di perjalanan. Diantara robongan Ali ra tsb tentu ada juga yang ilmunya masih kurang disbanding Ali ra. Begitu juga rombongan Jemaah Tabligh, ada amirnya, ada hafisnya ada alimnya dan ada juga yang masih bodoh. Dalam segi Ilmu ia lemah tetapi dalam segi menghidmat sdrnya ia ikhlas. Bukankah itu relatf ?</p>
<p>Dibeberapa Mesjid banyak Salafy menghidupkan itikaf sepuluh hari diakhir ramadhan. Itu sangat bagus. Satu hari membayar untuk buka dan sahur dll Rp 25.000 per hari / kepala. Kalau 10 hari Rp. 250.000. untuk satu mesjid saja. Ada yang campur, wanita dan laki laki ada laki laki saja dari remaja hingga tua. Banyak kegiatan agama dilakukan. Setelah selesai tentu perlu dievaluasi. Adakah jemaah mengalami peningkatan amal mereka setelah selesai, terutama amalan wajib, seperti sholat berjemaah ? Kalau ilmu jelas bertambah, karena mereka mendatangkan ustaz ustaz pintar. Tentu sesuai dengan kemampuan mereka. Mereka itu di Mesjid yang 3 hari yang berstatus Tamu, 7 hari berikutnya status mereka jelas bukan tamu lagi.</p>
<p>Nah sekarang coba bandingkan dengan Jemaah Tabligh yang itikaf selama 3 hari, melakukan kegiatan Agama juga tetapi lebih komplek. Satu hari masing masing bayar Rp.10.000 untuk keperluan makan 3 kali dan snack serta susu. Tidak ada untuk pengeluaran lain. Setelah 3 hari terjadi perobahan yang signifikan, bayangkan dari preman menjadi akhli ibadah. Memang umat akhir zaman tidak diciptakan sebagai akhli ibadah saja tetapi sebagai akhli dakwah. Untuk menjadi akhli dakhwah harus akhli ibadah dulu atau sejalan kedua duanya. Seperti kata Nabi sampaikanlah walaupun satu ayat.</p>
<p>Akhli ibadah belum tentu akhli dakwah, dan akhli dakwah harus akhli ibadah. Kalau tidak ia akan jadi munafik. Ilmu disampaikan tetapi ilmu tidak diamalkan !<br />
Ciri cirri munafik berkata bohong. Bohong bukan sekedar kata katanya saja bohong , kata katanya benar tetapi orang lain disuruhnya dia sendiri tidak melakukannya. Umumnya orang seperti ini yang banyak mengetahui Ilmu, berilmu. Tetapi tidak ada kekuatan mengamalkannya. Ciri ciri munafik yang lain, kalau berjanji sering tidak ditepati dan kalau dipercaya sering khianat.</p>
<p>Ada ustaz yang mengartikan kalau sudah sudah ada ciri ciri ketiganya baru dikatakan munafik tulen. Kalau Nabi saw memanggil orang munafik itu adalah orang yang tidak sholat subuh dan isya berjemaah. “ Kalaulah orang orang munafik tersebut mengetahui manfaat salat subuh dan isya berjemaah maka ia pasti mendatanginya sekalipun dengan merangkak”. Dan orang munafik tersebut kata Allah swt kekal didalam Neraka sesuai dengan surat at taubah ayat 68. Bahkan dikerak keraknya neraka. Munafik itu lahirnya Muslim hatinya kafir. Dan ajibnya lagi Sifat munafik tsb akan terbebas dari seseorang apa bila ia mampu sholat berjemaah 5 waktu selama 40 hari berturut turut tanpa tertinggal takbirratul ula. Bahkan dua kekbebasan, bebas sifat munafik dan bebas api neraka.</p>
<p>Kok bisa dengan solat berjemaah saja…? Itulah proses Allah swt.</p>
<p>Masuk sorga dengan bebas api neraka lain, nggak sama, walau sama sama masuk sorga.<br />
Masuk sorga bisa jadi masuk neraka dahulu, sementara bebas api neraka artinya langsung masuk sorga.</p>
<p>Makanya didalam 6 sifat para sahabat, setelah beriman, meyakini Allah dan RasulNya yang kedua Sholat khusuk wal khuduk, kemudian ilmu maha zikir, ikramul muslimin, ikhlas dan terakhir dakwah wat tabligh. Itu adalah kerangka dakwah para sahabat, dakwahnya orang orang salaf. (Jangan bangga kita dibilang orang salafy tetapi tidak salaf, maksudnya berilmu saja, tetapi sholat subuh dan isya dirumah). Kerja para sahabat diantaranya mengajarkan orang orang kafir cara sholat sebelum mereka masuk islam. Kemudian baru amalan amalan lain ditambahkan. Termasuk para sahabat itu berdakwah dan bertabligh. Orang orang sekarang menyebutnya jemaah tabligh. Tetapi orang jemaah tabligh belum tentu semua seperti sahabat. Kita “semua” (Salafy, JT dll) sedang meniru-niru seperti sahabat. Sedang berusaha ikut seperti sahabat (sahabat berdakwah kemana mana). Sehingga nantinya insya Allah seperti sahabat. Barang siapa meniru niru suatu kaum maka dia digolongkan kepada kaum tsb. </p>
<p>Mungkin itu yang bisa saya jelaskan tentang Jmaah Tabligh ini. Sebetulnya masih banyak lagi nusroh Allah yang terasa itupun sesuai dengan tingkat pengorbanan kita terhadap agama ini. Pengorbanan untuk Agama Islam berbeda dengan pengorbanan untuk orang orang islam. Lalu ada yang berkata : “Kenapa keluarga dikorbankan / ditinggalkan, kan masih bisa itikaf di mesjid sendiri, dakwah di lingkungan sendiri dan masih banyak yang belum mengamalkan agama”. Kalau cara berfikir antum tersebut diamalkan oleh para sahabat dizaman Rasulullah, maka agama islam tidak akan sampai kepada kita semua. Ketahuilah disaat Rasulullah wafat, di Medinah masih ada orang kafir bahkan seminggu kemudian muncul nabi palsu. Kenapa bukan Madinah dibereskan dahulu kenapa jemaah dikirim juga ke negeri Cina dan seantero dunia.? Itulah sunnahnya.</p>
<p>Yang benar datangnya dari Allah yang salah adalah kelemahan dan keboodohan saya. Kepada Allah.swt saya meminta ampun dan mohon maaf kepada sdr sdr.<br />
Terakhir ada nggak yang lebih baik dari kerja para sahabat, memperbaiki diri, beribadah, dan berdakwah.ke seantero daerah dan dunia.</p>
<p>Subhanakallahumma wa bihamdika Asyhadu Alla ilaaha illa Anta, astaghfiruka wa Atuuba Ilaika</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bambang Dono Kuncoro</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-3282</link>
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Dono Kuncoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 06:05:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-3282</guid>
		<description><![CDATA[Setahu saya, karena saya baru pemula di JT, nama JT pun diberikan oleh orang lain, bukan komunitas ini menamakan dirinya JT. Komunitas ini netral dan fair. Ketika Khuruj, niatnya utk memperbaiki diri (bukan orang lain). Tidak membahas perbedaan2, tidak membahas politik, tidak ada penggalangan dana, egaliter (tidak ada birokrasi kyai besar atau kyai kecil. Secara mudah dapat saya simpulkan (maaf ini kesimpulan seorang pemula), metodanya adalah learning by doing / praktek. Kepahaman akan muncul (tepatnya dipahamkan-Nya) setelah mempraktekkan gaya hidup secara sunnah. tapi penjelasan saya ini tidak akan cukup mewakili yg saya alami. Bila teman2 ingin menangkap rasanya secara persis, kalau berkenan saya menyarankan cobalah ikut Khuruj 3 hari. nanti akan terasa Maak Nyuuss.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setahu saya, karena saya baru pemula di JT, nama JT pun diberikan oleh orang lain, bukan komunitas ini menamakan dirinya JT. Komunitas ini netral dan fair. Ketika Khuruj, niatnya utk memperbaiki diri (bukan orang lain). Tidak membahas perbedaan2, tidak membahas politik, tidak ada penggalangan dana, egaliter (tidak ada birokrasi kyai besar atau kyai kecil. Secara mudah dapat saya simpulkan (maaf ini kesimpulan seorang pemula), metodanya adalah learning by doing / praktek. Kepahaman akan muncul (tepatnya dipahamkan-Nya) setelah mempraktekkan gaya hidup secara sunnah. tapi penjelasan saya ini tidak akan cukup mewakili yg saya alami. Bila teman2 ingin menangkap rasanya secara persis, kalau berkenan saya menyarankan cobalah ikut Khuruj 3 hari. nanti akan terasa Maak Nyuuss.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: HAJI IBRAHIM BIN HAJI BIDIN</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-3258</link>
		<dc:creator><![CDATA[HAJI IBRAHIM BIN HAJI BIDIN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 08:01:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-3258</guid>
		<description><![CDATA[Jemaah Tabligh panggilan orang ramai semata.Jika ada nama lain pati diletakkan nama Usaha atas Iman.Setiap orang perlu usaha atas Iman kerana ia sangat bernialai dan berharga lebih daripada dunia dan seisinya. Seorang yang mati dalam iman-selamat.jika semua ada atas dunia ini,tetapi mati tanpa iman atau mati iman rosak,maka selama-lamanya ia disiksa di neraka.

Usaha atas iman setiap orang perlu,rakyat,pemerintah,dibandar mahupun di kampong,hatta raja sekali.Dunia sementara akhirat adalah kekal.

Jika kita bawa iman yang sempurna hidup kita akan bahagia dunia dan akhirat.Dunia jambatan akhirat.Dunia ibarat tandas.Berapa lama seseorang tinggal dalam tandas,paling lama satu jam.Bagitulah dunia.Paling 100 tahun.kemudian akan kembali kepada Allah S.w.T.Jadi Amanah,siddiq,tabligh dan fatanah adalah sifat nabi Muhammad s.a.w.Jadi sifat ini perlu usaha untuk Ummat ini.Bukan untuk nabi sahaja.Itu secara kebetulan.Tetapi usaha atas iman mustahak dan sangat-sangat penting.Sebagaimana ayat. Wahai orang-orang beriman...bukan orang islam.Iman dan amal soleh.
itulah kejayaan sebenar.

Dakwah dan Islam ada seluruh dunia.Hampir 200 buah negara.Adapun fahaman(politik semasa) berbeza setiap negara.Namun Islam dan Iman tidak dapat dipisahkan.Keluar 3 h 40h dan 40bulan itu nisab sahaja.jika kita kuat sangat tak balik pun tak apa...tapi kena dimsyuaratkan.Bila dimesyuaratkan ada khair(kebaikan).

Sekian,jangan lupa Ijtimaq di kg Air tawar,kuala besut terengganu pada 16-18 Jun 2010 ini (Rabu,Khamis,Jumaat.Sila datang dan ambil bahagian.Jazakallahukhaira.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jemaah Tabligh panggilan orang ramai semata.Jika ada nama lain pati diletakkan nama Usaha atas Iman.Setiap orang perlu usaha atas Iman kerana ia sangat bernialai dan berharga lebih daripada dunia dan seisinya. Seorang yang mati dalam iman-selamat.jika semua ada atas dunia ini,tetapi mati tanpa iman atau mati iman rosak,maka selama-lamanya ia disiksa di neraka.</p>
<p>Usaha atas iman setiap orang perlu,rakyat,pemerintah,dibandar mahupun di kampong,hatta raja sekali.Dunia sementara akhirat adalah kekal.</p>
<p>Jika kita bawa iman yang sempurna hidup kita akan bahagia dunia dan akhirat.Dunia jambatan akhirat.Dunia ibarat tandas.Berapa lama seseorang tinggal dalam tandas,paling lama satu jam.Bagitulah dunia.Paling 100 tahun.kemudian akan kembali kepada Allah S.w.T.Jadi Amanah,siddiq,tabligh dan fatanah adalah sifat nabi Muhammad s.a.w.Jadi sifat ini perlu usaha untuk Ummat ini.Bukan untuk nabi sahaja.Itu secara kebetulan.Tetapi usaha atas iman mustahak dan sangat-sangat penting.Sebagaimana ayat. Wahai orang-orang beriman&#8230;bukan orang islam.Iman dan amal soleh.<br />
itulah kejayaan sebenar.</p>
<p>Dakwah dan Islam ada seluruh dunia.Hampir 200 buah negara.Adapun fahaman(politik semasa) berbeza setiap negara.Namun Islam dan Iman tidak dapat dipisahkan.Keluar 3 h 40h dan 40bulan itu nisab sahaja.jika kita kuat sangat tak balik pun tak apa&#8230;tapi kena dimsyuaratkan.Bila dimesyuaratkan ada khair(kebaikan).</p>
<p>Sekian,jangan lupa Ijtimaq di kg Air tawar,kuala besut terengganu pada 16-18 Jun 2010 ini (Rabu,Khamis,Jumaat.Sila datang dan ambil bahagian.Jazakallahukhaira.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ummi khadijah</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-1704</link>
		<dc:creator><![CDATA[ummi khadijah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 02:37:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-1704</guid>
		<description><![CDATA[saudara farid, niat awal antum ikut usaha dakwah sudah &quot;salah&quot; !!!
khuruj itu # traveling.!!!
memang sama safar(bepergian) tapi khuruj keluar untuk membesarkan AGAMA ALLAH, dan ishlah diri (belajar lbh.baik lagi dlm.amalkan agama) sementara traveling itu jelas jalan-jalan (buang duit) bisa saja terjerumus maksiat.
makanya untuk mencapai kebaikan didalam agama Allah, LURUSKAN DULU NIAT AWAL..!
jangan berdalih tidak suka disuruh bayan (semoga antum kembali ikut usaha didalam agama Allah, walaupun sudah tidak aktif di Jamaah Tabligh, tapi sebenarnya di JT tidak ada YANG KELUAR ATAU MASUK, krn.tidak ada PENDAFTARAN anggota,
wassalam,
ummi khadijah]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saudara farid, niat awal antum ikut usaha dakwah sudah &#8220;salah&#8221; !!!<br />
khuruj itu # traveling.!!!<br />
memang sama safar(bepergian) tapi khuruj keluar untuk membesarkan AGAMA ALLAH, dan ishlah diri (belajar lbh.baik lagi dlm.amalkan agama) sementara traveling itu jelas jalan-jalan (buang duit) bisa saja terjerumus maksiat.<br />
makanya untuk mencapai kebaikan didalam agama Allah, LURUSKAN DULU NIAT AWAL..!<br />
jangan berdalih tidak suka disuruh bayan (semoga antum kembali ikut usaha didalam agama Allah, walaupun sudah tidak aktif di Jamaah Tabligh, tapi sebenarnya di JT tidak ada YANG KELUAR ATAU MASUK, krn.tidak ada PENDAFTARAN anggota,<br />
wassalam,<br />
ummi khadijah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: seaput</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-692</link>
		<dc:creator><![CDATA[seaput]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 06:16:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-692</guid>
		<description><![CDATA[do`akan ana istiqomah dalam da`wah,Allah terima ana dalam da`wah,mati ketika da`wah amin


&lt;em&gt;--&gt; Amien&lt;/em&gt;]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>do`akan ana istiqomah dalam da`wah,Allah terima ana dalam da`wah,mati ketika da`wah amin</p>
<p><em>&#8211;&gt; Amien</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: farid</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-672</link>
		<dc:creator><![CDATA[farid]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 03:00:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-672</guid>
		<description><![CDATA[assalamualaikum

ane pernah ikut JT keluar gara-gara gak bisa bayan (ceramah), ane memang gak pernah akan bisa tampil di depan umum tidak bisa di paksa... makanya jangan maksa2...
kalau di JT ane gak di suruh bayan, ane akan pasti ikut terus,,, enak lho traveling...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum</p>
<p>ane pernah ikut JT keluar gara-gara gak bisa bayan (ceramah), ane memang gak pernah akan bisa tampil di depan umum tidak bisa di paksa&#8230; makanya jangan maksa2&#8230;<br />
kalau di JT ane gak di suruh bayan, ane akan pasti ikut terus,,, enak lho traveling&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Joni</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-408</link>
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Joni]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 02:20:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-408</guid>
		<description><![CDATA[Kepada Rekan 2 Jamaah Tabligh Indonesia



Tolong diinformasikan Website / komunitas jamaah di Internet


Wassalam


Muhammad Joni Pekanbaru


&lt;em&gt;
--&gt; maaf yaa mas-mas..mbak-mbak.. apa tidak sebaiknya hal-hal yang bersifat intern seperti di atas-atas ini anda umumkan di komunitas sendiri. JT mestinya kan punya web toh.&lt;/em&gt;]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada Rekan 2 Jamaah Tabligh Indonesia</p>
<p>Tolong diinformasikan Website / komunitas jamaah di Internet</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Muhammad Joni Pekanbaru</p>
<p><em><br />
&#8211;&gt; maaf yaa mas-mas..mbak-mbak.. apa tidak sebaiknya hal-hal yang bersifat intern seperti di atas-atas ini anda umumkan di komunitas sendiri. JT mestinya kan punya web toh.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Joni</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-407</link>
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Joni]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 02:18:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-407</guid>
		<description><![CDATA[Markas Jamaah Tabligh di Pekanbaru Riau Pulau Sumatera INDONESIA

Masjid Al Falah  Jalan Sumatera  Kota Pekanbaru 



Wasslam 


Muhammad Joni]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Markas Jamaah Tabligh di Pekanbaru Riau Pulau Sumatera INDONESIA</p>
<p>Masjid Al Falah  Jalan Sumatera  Kota Pekanbaru </p>
<p>Wasslam </p>
<p>Muhammad Joni</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Joni</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-406</link>
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Joni]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 02:17:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-406</guid>
		<description><![CDATA[Markas Jamaah Tabligh di Pekanbaru

Masjid Al Falah  Jalan Sumatera  Kota Pekanbaru 



Wasslam 


Muhammad Joni]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Markas Jamaah Tabligh di Pekanbaru</p>
<p>Masjid Al Falah  Jalan Sumatera  Kota Pekanbaru </p>
<p>Wasslam </p>
<p>Muhammad Joni</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Haitan Rachman</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-275</link>
		<dc:creator><![CDATA[Haitan Rachman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 04:19:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-275</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu &#039;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sdr. M. fachmy Al-Ihsan dan Teman-teman

Alhamdulillah di kota Padang telah banyak pelajar terlibat dengan usaha da&#039;wah ini. Sampaikan salam kami pada teman-teman di sana. Dan jangan lupa untuk selalu meningkatkan ikromul muslimin, terutama pada orangtua dan juga guru-guru kita. 

Dan bagi pelajar dan mahasiswa ini, da&#039;wah itu ada di dalam belajar itu sendiri. Sehingga untuk menjaganya kita perlu tingkatkan mudzakarah dan musyawarah. Kami pernah bertemu dengan satu rombongan, ketika kami masih mahasiswa. Dan kami dibuat kagum, karena 5 orangnya hafidz quran. Padahal mereka semua adalah professor atau dosen senior dalam bidang teknik. 

Mudah-mudahan pelajar dapat terus istiqomah dalam usaha yang mulia ini. Karena kita diajarkan untuk INTER-KOMUNIKASI dan INTER-KONEKSI. Dua hal ini snagat kunci untuk pertumbuhan kita di masa depan, apakah kita sebagai ummat Islam atau juga pelajar.

Terimakasih,
Haitan Rachman
http://haitanrachman.wordpress.com
http://usahadawah.wordpress.com]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,<br />
Sdr. M. fachmy Al-Ihsan dan Teman-teman</p>
<p>Alhamdulillah di kota Padang telah banyak pelajar terlibat dengan usaha da&#8217;wah ini. Sampaikan salam kami pada teman-teman di sana. Dan jangan lupa untuk selalu meningkatkan ikromul muslimin, terutama pada orangtua dan juga guru-guru kita. </p>
<p>Dan bagi pelajar dan mahasiswa ini, da&#8217;wah itu ada di dalam belajar itu sendiri. Sehingga untuk menjaganya kita perlu tingkatkan mudzakarah dan musyawarah. Kami pernah bertemu dengan satu rombongan, ketika kami masih mahasiswa. Dan kami dibuat kagum, karena 5 orangnya hafidz quran. Padahal mereka semua adalah professor atau dosen senior dalam bidang teknik. </p>
<p>Mudah-mudahan pelajar dapat terus istiqomah dalam usaha yang mulia ini. Karena kita diajarkan untuk INTER-KOMUNIKASI dan INTER-KONEKSI. Dua hal ini snagat kunci untuk pertumbuhan kita di masa depan, apakah kita sebagai ummat Islam atau juga pelajar.</p>
<p>Terimakasih,<br />
Haitan Rachman<br />
<a href="http://haitanrachman.wordpress.com" rel="nofollow">http://haitanrachman.wordpress.com</a><br />
<a href="http://usahadawah.wordpress.com" rel="nofollow">http://usahadawah.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M.Fachmy Al-Ihsan</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-243</link>
		<dc:creator><![CDATA[M.Fachmy Al-Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2007 03:14:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-243</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah...Asbab Usaha, gerak, mujahaddah dan Kesungguhan Tuan2..Di Padang gerak mahasiswa lagi marak-maraknya!!!di UNP sdh ratusan.Mari istiqmh&amp;istikhlas dalam Kerja Agama.Hidup u da&#039;wah, istqmh dlm da&#039;wah, dan mati dalam da&#039;wah!!!!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;Asbab Usaha, gerak, mujahaddah dan Kesungguhan Tuan2..Di Padang gerak mahasiswa lagi marak-maraknya!!!di UNP sdh ratusan.Mari istiqmh&amp;istikhlas dalam Kerja Agama.Hidup u da&#8217;wah, istqmh dlm da&#8217;wah, dan mati dalam da&#8217;wah!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dipo</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-133</link>
		<dc:creator><![CDATA[dipo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 19:57:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-133</guid>
		<description><![CDATA[saya tertarik dengan kalimat paling atas; tak cukup netral. Siapakah yang cukup sahih dianggap netral? Dan siapakah yang harus menanggung beban sebagai tak Netral? Apakah hidup ini harus disikapi dengan kutub positif dan kutub negatif, atau kutub hitam dan kutub putih?

&lt;em&gt;--&gt; benar.. tidak seorangpun dapat netral-tral. Tapi tulisan yg terlalu memuji atau terlalu mencaci dicoba dihindari. Tentu saja kami ada keberpihakan, wlpun mungkin tdk disadari. Kami hanya berusaha. Kira2.. ungkapan apa yg cocok sbg pengganti-nya?&lt;/em&gt;]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya tertarik dengan kalimat paling atas; tak cukup netral. Siapakah yang cukup sahih dianggap netral? Dan siapakah yang harus menanggung beban sebagai tak Netral? Apakah hidup ini harus disikapi dengan kutub positif dan kutub negatif, atau kutub hitam dan kutub putih?</p>
<p><em>&#8211;&gt; benar.. tidak seorangpun dapat netral-tral. Tapi tulisan yg terlalu memuji atau terlalu mencaci dicoba dihindari. Tentu saja kami ada keberpihakan, wlpun mungkin tdk disadari. Kami hanya berusaha. Kira2.. ungkapan apa yg cocok sbg pengganti-nya?</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: uga ibnu mahyuddin</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-125</link>
		<dc:creator><![CDATA[uga ibnu mahyuddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 10:26:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-125</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#039;alikum

Alhamdulillah kpd tuan yg telah meberikan info tentang dmn saja markas2 jamaah tabligh, MASYA ALLAh hampir seluruh dunia yaaa,,,,jd entr klu saya mau ambil S2 di luar negeri, saya bs pilh2 negara mana yg ada pergerakan jamaah tablighnya,,biar tetep dlm korider islam sampai mati, amin/

from Da&#039;i Aceh]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alikum</p>
<p>Alhamdulillah kpd tuan yg telah meberikan info tentang dmn saja markas2 jamaah tabligh, MASYA ALLAh hampir seluruh dunia yaaa,,,,jd entr klu saya mau ambil S2 di luar negeri, saya bs pilh2 negara mana yg ada pergerakan jamaah tablighnya,,biar tetep dlm korider islam sampai mati, amin/</p>
<p>from Da&#8217;i Aceh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Haitan Rachman</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-105</link>
		<dc:creator><![CDATA[Haitan Rachman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2007 13:32:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-105</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu &#039;alaikum wr. wb.

Tidak menyangka Internet telah banyak memberikan perubahan penyebaran Informasi yang sangat luas, terutama setelah dikembangkannya Web 2.0 dan Blogging. Kami berharap kepada Allah swt, mudah-mudahan tulisan kami yang kecil itu memberikan manfaat kepada kaum muslimin. 

Jika ada kekurangan, itu dari kekurangan kami sendiri. Mudah-mudahan kita saling menasehati dalam kebaikan, dan juga kesabaran. Itulah yang diajarkan oleh agama kita, Al-Islam, sesuai dengan Surat yang sering kita baca.


&lt;blockquote&gt;
&lt;em&gt;--&gt; Amien. Salam kenal mas&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr. wb.</p>
<p>Tidak menyangka Internet telah banyak memberikan perubahan penyebaran Informasi yang sangat luas, terutama setelah dikembangkannya Web 2.0 dan Blogging. Kami berharap kepada Allah swt, mudah-mudahan tulisan kami yang kecil itu memberikan manfaat kepada kaum muslimin. </p>
<p>Jika ada kekurangan, itu dari kekurangan kami sendiri. Mudah-mudahan kita saling menasehati dalam kebaikan, dan juga kesabaran. Itulah yang diajarkan oleh agama kita, Al-Islam, sesuai dengan Surat yang sering kita baca.</p>
<blockquote><p>
<em>&#8211;&gt; Amien. Salam kenal mas</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adamlf</title>
		<link>http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-97</link>
		<dc:creator><![CDATA[adamlf]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2007 00:41:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orgawam.wordpress.com/2007/10/03/jamaah-tabligh/#comment-97</guid>
		<description><![CDATA[&lt;i&gt;Assalaamu&#039;alaykum&lt;/i&gt;

8-) Akhi untuk Referensi lengkap/Info tambahan mengenai Jama&#039;ah Tabligh (Klo ane lebih mengatakan Ikhwah yang aktif di usaha da&#039;wah, karena dari awal &#039;Jama&#039;ah Tabligh&#039; adalah julukan dari Masyarakat. KLo di dunia terkenal dengan &#039;Tableeghy Jama&#039;at&#039;) lagi antum bisa cek di situs kenalan saya yaitu Bapk. Haitan ini alamatnya ;

# Situs Bpk. Haitan ;

1. &lt;a href=&quot;http://shahabat.jamrud.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;shahabat.jamrud.com&lt;/a&gt;
2. &lt;a href=&quot;http://usahadawah.wordpress.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Usaha Da&#039;wah dan Tabligh&lt;/a&gt;
3. &lt;a href=&quot;http://shahabat.wordpress.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Ulasan Ilmiah Bpk. Haitan&lt;/a&gt;

B-) atau antum cari saja dengan kata kunci &#039;Jamaah Tabligh&#039; di situs MyQuran atau Forum sidogiri.com.

Ok itu saja akhi info tambahannya.

&lt;i&gt;Wassalaamu&#039;alaykum&lt;/i&gt;


&lt;blockquote&gt;
&lt;em&gt;--&gt; terima kasih info-nya. Eh.. sidogiri baru KO.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><i>Assalaamu&#8217;alaykum</i></p>
<p>8-) Akhi untuk Referensi lengkap/Info tambahan mengenai Jama&#8217;ah Tabligh (Klo ane lebih mengatakan Ikhwah yang aktif di usaha da&#8217;wah, karena dari awal &#8216;Jama&#8217;ah Tabligh&#8217; adalah julukan dari Masyarakat. KLo di dunia terkenal dengan &#8216;Tableeghy Jama&#8217;at&#8217;) lagi antum bisa cek di situs kenalan saya yaitu Bapk. Haitan ini alamatnya ;</p>
<p># Situs Bpk. Haitan ;</p>
<p>1. <a href="http://shahabat.jamrud.com" rel="nofollow">shahabat.jamrud.com</a><br />
2. <a href="http://usahadawah.wordpress.com/" rel="nofollow">Usaha Da&#8217;wah dan Tabligh</a><br />
3. <a href="http://shahabat.wordpress.com/" rel="nofollow">Ulasan Ilmiah Bpk. Haitan</a></p>
<p>B-) atau antum cari saja dengan kata kunci &#8216;Jamaah Tabligh&#8217; di situs MyQuran atau Forum sidogiri.com.</p>
<p>Ok itu saja akhi info tambahannya.</p>
<p><i>Wassalaamu&#8217;alaykum</i></p>
<blockquote><p>
<em>&#8211;&gt; terima kasih info-nya. Eh.. sidogiri baru KO.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

