“Indonesia Bisa Jadi Masalah Baru Bagi Asia”
Indonesia tidak menangani sumber daya alamnya dengan efektif.
Senin, 30 Januari 2012, 15:16 WIB
Lex Rieffel, Pakar ekonomi dan politik AS
VIVAnews – Berbagai pemimpin dunia dan tokoh ekonomi berdatangan memuji keberhasilan Asia dalam berbagai bidang, terutama ekonomi. Berbagai negara juga berlomba-lomba memperkuat pengaruh mereka di Asia, tidak terkecuali Amerika Serikat.
Tapi kemajuan di Asia bukannya tanpa cela. Beberapa negara seperti China dan India, dua negara termaju di Asia, terancam terganggu perkembangannya jika tidak dapat memenuhi harapan masyarakat.
Selain itu, peluang konflik terbuka antar negara di Asia adalah yang terbesar di dunia. Itulah sebabnya seorang pakar politik dan ekonomi Amerika Serikat, Lex Reiffer, mengatakan bahwa Asia adalah ancaman terbesar terhadap perdamaian dunia.
Indonesia sebagai salah satu negara berkembang–seperti yang digembar-gemborkan pemerintah–tidak mengesankan Lex. Data kemajuan hanyalah data semu, keadaan sebenarnya, Indonesia jadi miskin sumber daya.
Dia mengatakan Indonesia akan menjadi masalah baru bagi Asia, jika negara ini tidak dapat mengatasi masalah perekonomiannya dan mulai memperhatikan upaya melestarikan sumber daya alam.


